Judul Film         : Kahaani 2 - Durga Rani Singh
Sutradara          : Sujoy Ghosh
Pemeran            : Vidya Balan, Arjun Rampal, Tunisha Sharma, Jugal Hansraj
Tanggal tayang : 2 Desember 2016

Jika Anda ingin tahu film India paling keren saat ini, maka jawabnya : Kahaani. Film bergenre drama-thriller-misteri ini pertama kali dirilis tahun 2012 dengan sutradara Sujoy Ghosh dan diperani Vidya Balan. Dibuat dengan dana yang cukup "minim" (80 juta Rupee; atau setara dengan Rp 1.62 milyar), film ini mampu meraup keuntungan hingga 1.02 milyar Rupee (atau setara Rp 2.16 milyar). Hasil ini langsung membuat Kahaani menjadi salah satu film India terlaris di waktu itu.

Selain meraih keuntungan finansial yang lumayan, Kahaani juga meraih berbagai penghargaan lokal dan internasional, juga banjir pujian dari para kritikus film dunia. Hal inilah yang kemudian membuat Sujoy Ghosh memutuskan untuk membuat sekuel film tersebut. Dan tahun 2016 kemarin, sekuel berjudul Kahaani 2 : Durga Rani Singh pun dirilis.

Meski disebut "sekuel", film ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan seri pertamanya. Ada pun benang merah yang menghubungkan film pertama dan kedua adalah pemeran utama (Vidya Balan) dan Sutradaranya yang sama.

Sama seperti seri pertamanya, seri kedua juga mengangkat cerita misteri yang penuh kejutan dan tidak terduga sama sekali.

Kahaana 2 : Durga Rani Singh mengisahkan tentang kisah hidup Durga Rani Singh (Vidya Balan), seorang staf kantor sebuah sekolah di kota Kalimpong, Bengal Utara, India. Saat bekerja, dia berjumpa dengan seorang siswi SD berusia 8 tahun bernama Mini Dewan (Naisha Khanna), yang selalu tertidur di kelas. Awalnya, Durga tidak terlalu memperhatikan anak tersebut. Namun ketika setiap hari anak tersebut harus menghadap Kepala Sekolah, Durga pun mulai penasaran untuk mengetahui latar-belakang Mini suka tidur di kelas.

Durga merasa ada yang tidak beres dengan keluarga Mini. Dia pun kemudian berpura-pura menjadi guru sekolah untuk memberikan les privat gratis kepada Mini. Saat di rumah Mini, Durga baru mengetahui kalau Mini diasuh oleh Neneknya, Nyonya Dewan (Amba Sanyal), dan Pamannya Mohit Dewan (Jugal Hansraj). Orang tua Mini telah meninggal karena kecelakaan.

Tebakan Durga benar. Mini ternyata mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh Pamannya dan melakukan perlakukan tidak pantas oleh Neneknya. Akibatnya Mini mengalami trauma dan akhirnya memutuskan untuk bunuh diri. Beruntung Durga berhasil menyelamatkan nyawa Mini, meski kakinya lumpuh akibat meloncat dari lantai atas rumahnya.

Durga kemudian melaporkan tindakan Nenek dan Paman Mini ke polisi, namun justru dia yang disudutkan dan dituduh mencuri di rumah Keluarga Dewan. Belakangan Nyonya Dewan menyewa seorang pembunuh bayaran untuk membunuh Durga dan Mini. Durga berhasil selamat dari kejaran Sang Pembunuh Bayaran, dan secara tidak sengaja membunuh Nyonya Dewan saat dia mencoba membunuh cucunya.

Demi menyelamatkan Mini, Durga pun membawa kabur Mini ke desa terpencil di Chandan Nagar, dan berganti identitas menjadi Vidya Sinha. Setelah 5 tahun bersembunyi, keberadaannya terlacak oleh Mohit Dewan yang mengutus Pembunuh Bayaran untuk menculik Mini. Durga pun dengan berbagai upaya berusaha mencari keberadaan Mini dan menyelamatkannya.

Film seru ini ditampilkan dengan gaya cerita maju-mundur, sehingga butuh fokus untuk bisa benar-benar memahami jalan ceritanya. Akting Vidya Balan sangat memukau dan berhasil mengharu-biru perasaan penonton.

Meski durasinya cukup panjang (128 menit), namun karena ceritanya yang sangat menarik, film Kahaani tidak terasa membosankan. Bahkan membuat penonton terus-menerus penasaran.

Film ini pun sangat berbeda dengan film-film India pada umumnya, karena tidak menampilkan adegan tari-tarian masal atau tiba-tiba menyanyi seperti film-film India pada umumnya. Adegan perkelahian pun dibuat dengan cukup baik, sekelas film Hollywood berbujet tinggi.

Secara umum, film ini sangat menarik untuk ditonton. Saya bahkan sempat terbawa emosi melihat perjuangan Durga yang berusaha menyelamatkan Mini. Jika Anda suka film dengan alur cerita yang menyentuh sekaligus penuh ketegangan serta kejutan tidak terduga, film ini adalah juaranya yang wajib Anda tonton.

Sebagai info, sama seperti film terdahulunya, film Kahaani 2 : Durga Rani Singh pun menjadi film sukses yang melampaui film pertamanya. Berkat film ini, Vidya Balan terpilih sebagai Nominator Best Actress di Ajang Filmfare Awards, sebuah ajang penghargaan untuk film-film India terbaik.

Atas prestasi ini, Sujoy Ghosh berencana untuk menjadikan Kahaani sebagai film franchise yang akan dirilis setiap 2 tahun sekali.



Judul Film          : Tokyo Ghoul
Sutradara            : Kentaro Hagiwara
Pemeran             : Masataka Kubota, Fumika Shimizu, Nobuyuki Suzuki, Yu Aoi, Kunio Murai
Tanggal rilis       : 29 Juli 2017

Penggemar anime dan manga tentu tahu banget dengan Tokyo Ghoul (東京喰種 - Tokyo Guru). Yep... Tokyo Ghoul adalah manga populer karya Sui Ishida yang dirilis di majalah manga seinen Weekly Young Jump antara September 2011 - September 2014 dan menjadi salah satu manga paling populer saat itu, dengan duduk di peringkat ke-4 Best Selling Manga dengan penjualan total 6,9 juta kopi sepanjang tahun 2014. Jika diakumulasi sejak perilisan perdananya (2011) hingga hari ini, maka total penjualan manga ini mencapai 30 juta kopi dan menjadikannya sebagai salah satu manga terlaris saat ini.

Manga ini sebelumnya sudah diadaptasi dalam bentuk anime oleh Pierrot Studio sebanyak 12 episode dan ditayangkan di Tokyo MX antara Juli - September 2014. Sama seperti manga-nya, anime Tokyo Ghoul juga meraih sukses yang luar biasa, sehingga kehidup dibuat Season Keduanya yang diberi judul Tokyo Ghoul : Root A (8 Januari - 26 Maret 2015). Season kedua ini pun meraih sukses yang sama, sehingga rencana untuk membuat Season Ketiga pun disetujui. Season Ketiga anime ini (diberi judul Tokyo Ghoul : re) akan dirilis tahun 2018.

Sebelum Season Ketiga dirilis, baru-baru ini Studio Film Shochiku Company Limited merilis film layar lebar live-action dari Tokyo Ghoul. Film tersebut dirilis tanggal 29 Juli 2017 di Jepang, dan akan dirilis secara internasional tanggal 16 Oktober 2017.

Film layar lebar Tokyo Ghoul terbilang cukup setia mengikuti alur cerita manga dan anime aslinya. Hanya saja karena pertimbangan durasi, maka banyak bagian dari manga dan anime tersebut yang tidak dimunculkan dalam film ini. Meski demikian, esensi ceritanya sama sekali tidak berubah dan masih tetap asyik dinikmati, terutama bagi para penonton yang sama sekali belum pernah membaca manga Tokyo Ghoul sebelumnya.

Film ini mengisahkan tentang Ken Kaneki (Masatoka Kubota), seorang mahasiswa yang jatuh hati pada Rize Kamishiro (Yu Aoi), teman sekampusnya. Perhatian Ken rupanya tidak bertepuk sebelah tangan. Rize pun menyukai Ken, sehingga mereka pun akhirnya bisa berjalan berdua. Namun perhatian Rize pada Ken hanya kedok saja, karena Rize sebenarnya adalah Ghoul - mahluk jadi-jadian yang hidup dari memakan daging manusia - dan dia ingin memangsa Ken.

Ken selamat dari serangan Rize. Namun dia menderita luka parah sehingga harus dibawa ke rumah sakit. Setelah sembuh, Ken baru menyadari kalau saat di rumah sakit, dia menjalani operasi yang telah mengubahnya menjadi manusia setengah Ghoul. Hal ini bisa terjadi lantaran ada sebagian organ tubuh Rize yang ditransplantasikan ke tubuh Ken, yang membuat Ken memiliki sifat seperti Ghoul yang lapar dan ingin memangsa manusia.

Dengan menjalani hidup sebagai manusia setengah Ghoul, Ken harus menyembunyikan jati-dirinya sebagai Ghoul dari manusia, dan harus bisa membaur dalam kehidupan sosial mahluk Ghoul.Tentu saja untuk bisa menjalani hidup seperti ini tidak mudah, mengingat banyak Ghoul yang tidak suka padanya dan berusaha menyingkirkannya.

Sama seperti versi anime-nya, film ini dipenuhi dengan adegan pertarungan brutal serta adegan sadis berdarah-darah. Bahkan bisa dikatakan film ini jauh lebih sadis daripada anime-nya, karena menampilkan adegan mutilasi serta pembunuhan brutal secara eksplisit.

Para kritikus film sangat memuji sinematografi film Tokyo Ghoul yang menampilkan banyak efek keren yang luar biasa. Bahkan jika dibandingkan dengan film-film Hollywood yang menggunakan bujet besar untuk membuat efek tersebut, film Tokyo Ghoul yang masuk kategori "murah-meriah" ini justru mampu menampilkan efek sekelas film-film mahal tersebut.

Untuk tingkat kesadisan dan kengerian, Tokyo Ghoul disebut kritikus film dunia sebagai film adaptasi anime Paling Brutal dan Sadis saat ini. Jadi kalau Anda adalah penonton yang "haus darah", film ini adalah film yang cocok untuk Anda tonton.



ABOUT "TOKYO GHOUL"
Seperti yang sudah diulas di atas, Tokyo Ghoul  merupakan salah satu anime terlaris saat ini, yang merupakan buah karya Mangaka Sui Ishida. Berbeda dengan anime yang ada sebelumnya, Tokyo Ghoul menampilkan cerita yang berbeda dan jauh lebih seram, yaitu tentang mahluk pemangsa manusia bernama Ghoul yang hidup serta menyaru sebagai manusia biasa. Kelebihan anime Tokyo Ghoul terletak dari alur ceritanya yang dibuat sangat cepat dan seru, membuat pembaca selalu penasaran untuk terus mengetahui kelanjutan ceritanya.

Tidak heran jika Tokyo Ghoul menjadi salah satu anime terlaris saat ini.

Tokyo Ghoul seri pertama dirilis tanggal 8 September 2011 - 18 September 2014 di majalah Weekly Young Jump. Manga ini kemudian dikompilasi menjadi 14 tankobon / volume buku komik yang dirilis antara 17 Februari 2012 - 17 Oktober 2014. Saat pertama kali dirilis, komik Tokyo Ghoul menjadi hits dan laris manis terjual lebih dari 2 juta kopi. Hingga hari ini, komiknya masih terus diburu orang dan telah menembus angka 30 juta kopi.

Atas kesuksesan manga tersebut, pada bulan Agustus 2013, Sui Ishida kemudian merilis manga prekuel berjudul Tokyo Ghoul [Jack] yang dirilis secara digital. Cerita yang terdiri dari 7 Bab ini berfokus pada karakter Arima Kisho dan Taishi Fura di mana setting waktu kejadian adalah 10 tahun sebelum kejadian di Tokyo Ghoul.
Sui Ishida, Mangaka di balik kesuksesan manga Tokyo Ghoul

Setahun kemudian - tepatnya 17 Oktober 2014 - Ishida merilis komik berwarna berjudul Tokyo Ghoul Zakki. Komik ini berisi kumpulan gambar dan konsep cerita Tokyo Ghoul awal, dengan tambahan komentar Sui Ishida mengenai ide awal kisah Tokyo Ghoul. Komik ini merupakan komik pendamping sekaligus komik tambahan untuk menyambut perilisan volume terakhir komik Tokyo Ghoul.

Pada tanggal 16 Oktober 2014, Weekyl Young Jump merilis manga sekuel dari Tokyo Ghoul berjudul Tokyo Ghoul : re. Komik ini melanjutkan cerita manga Tokyo Ghoul dengan setting cerita 2 tahun pasca kejadian di manga pertama tersebut. Di awal perilisannya, banyak kritikus yang mengkritik cerita Tokyo Ghoul : re yang terlalu banyak menampilkan gambar-gambar sadis tanpa disertai pengembangan cerita yang berarti. Kritikan ini diterima  Sui Ishida, yang kemudian mengembangkan cerita Tokyo Ghoul : re menjadi cerita yang lebih baik lagi, sehingga seri-seri berikutnya lebih bisa diterima oleh pembaca.

Selain manga, Sui Ishida pun merilis Tokyo Ghoul dalam bentuk novel. Bekerja sama dengan Novelis Shin Towada, mereka pun merilis 3 novel Tokyo Ghoul antara tahun 2013 - 2014. Seri pertama berjudul Tokyo Ghoul : Days (東京喰種トーキョーグール[日々] Tōkyō Gūru[Hibi] ) yang dirilis tanggal 19 Juni 2013. Novel ini mengisahkan pada keseharian hidup karakter-karakter utama dari kisah Tokyo Ghoul.

Novel kedua - Tokyo Ghoul : Void  (東京喰種トーキョーグール[空白] Tōkyō Gūru[Kūhaku] ) - dirilis tanggal 19 Juni 2014, mengisahkan tentang 6 bulan pasca kejadian di komik Tokyo Ghoul volume 8 dan 9.

Dan novel ketiga - Tokyo Ghoul : Past (東京喰種トーキョーグール[昔日] Tōkyō Gūru[Sekijitsu]) - dirilis 19 Desember 2014, di mana mengisahkan tentang latar belakang beberapa karakter utama Tokyo Ghoul, termasuk kisah hidup Ken Kaneki, yang merupakan tokoh sentral dari kisah Tokyo Ghoul.

Kesuksesan  manga Tokyo Ghoul menarik perhatian Studio Film Pierrot yang kemudian mengadaptasi dan memproduksi manga tersebut menjadi serial animasi dengan total 12 episode. Serial anime tersebut ditayangkan di Tokyo MX antara tanggal 4 Juli - 190 September 2014.

Anime tersebut sangat sukses dan mendapatkan respon yang sangat positif, tidak saja di Jepang, tetapi juga di luar negeri, termasuk Amerika, dan Indonesia.

Pasca kesuksesan anime itu, Pierrot kemudian merilis Season Kedua dari anime tersebut berjudul Tokyo Ghoul : Root A yang ditayangkan antara 9 Januari - 27 Maret 2015. Dan sama seperti seri sebelumnya, Season Kedua ini pun sukses luar biasa di dunia.

Atas kesuksesan itu, maka pada tanggal 5 Oktober 2017, Pierrot mengumumkan rencana perilisan Season Ketiga Tokyo Ghoul yang akan ditayangkan tahun 2018. Adapun judul season ketiga tersebut adalah Tokyo Ghoul : re.









Judul Film         : Godzilla - Planet of the Monsters (GODZILLA -怪獣惑星- Gojira: Kaijū Wakusei
Sutradara           : Kobun Shizuno & Hiroyuki Seshita 
Pengisi Suara    : Mamoru Miyano, Takahiro Sakurai, Kana Hanazawa
Tanggal Rilis    : 17 November 2017

Godzilla adalah monster raksasa (Kaiju) Legendaris Jepang yang tidak ada matinya dan terus menjadi pujaan banyak orang. Sejak pertama kali muncul tahun 1954 hingga hari ini, Godzilla telah menjadi mimpi buruk, tetapi juga pahlawan dan sahabat manusia. Dan kebesaran namanya tidak saja dikenal masyarakat Jepang, tetapi telah menyebar hingga seluruh dunia.

Setelah film re-boot Godzilla (Shin Godzilla) - yang merupakan reboot ketiga kalinya - dirilis dan sukses di tahun 2016, Toho Animation segera mengumumkan kalau mereka akan merilis film animasi layar lebar Godzilla yang akan dirilis tahun 2017. Saat proses penulisan skenario, ternyata jalan ceritanya berkembang, sehingga akhirnya diputuskan untuk membuat film animasi tersebut menjadi trilogi, dan seri pertama akan dirilis November 2017.

Film animasi Godzilla : Planet of the Monsters akan menjadi film animasi layar lebar pertama di franchise Godzilla ini, dan akan menjadi film ke-32 dari keseluruhan franchise film Godzilla sejak tahun 1954.

Film ini mengisahkan kondisi bumi di masa depan, yaitu tahun 2048, di mana saat itu Godzilla dan para monster raksasa (kaiju) telah menguasai bumi, sehingga tidak memungkinkan lagi manusia untuk tinggal di sana. Mereka pun memutuskan untuk meninggalkan bumi dan melakukan pencarian tempat tinggal baru. Setelah berkelana selama 20 tahun di ruang angkasa, manusia menemukan sebuah planet baru bernama Tau Ceti E, salah satu planet yang menjadi bagian dari Bintang Raksasa di Konstelasi Cetus yang dalam dunia nyata diyakini memiliki struktur dan kondisi yang sama dengan Tata Surya tempat Bumi berada.

Namun setibanya di planet itu, mereka baru menemukan kalau Tau Ceti E tidak mungkin ditinggali manusia. Tidak ada pilihan, manusia harus kembali ke bumi. Setibanya di bumi, mereka baru menyadari kalau kondisi di bumi telah berbeda dan manusia ternyata telah meninggalkan bumi selama 21,000 tahun. Ekosistem pun telah berubah. Kini Godzilla menjadi satu-satunya mahluk yang ada di bumi, dan dia sedang sangat kelaparan.

Film Godzilla : Planet of the Monsters akan tayang di layar bioskop Jepang pada tanggal 17 November 2017. Selanjutnya, Netflix - selaku pemegang hak siar televisi - akan menyiarkan film ini secara streaming di 190 negara.



Judul Film              : Cult of Chucky
Sutradara                : Don Mancini
Pemeran                 : Brad Dourif, Fiona Dourif, Alex Vincent, Jeniffer Tilly
Tanggal tayang      : 3 Oktober 2017

Jauh sebelum Generasi Milenial mengenal boneka terkutuk Annabelle, ada boneka pembunuh berantai yang sudah lebih dulu menjadi legenda dan menghantui penonton di dunia. Boneka itu bernama Chucky.

Ya, Chucky adalah boneka yang paling mengerikan dan telah menghantui moviegoers sejak tahun 1980an. Dan tahun ini, Chucky muncul kembali lewat film berjudul Culf of Chucky.  Film ini sendiri merupakan seri ketujuh dan sekuel langsung dari film Curse of Chucky yang sebelumnya sudah dirilis tahun 2013 silam.

Pada film Curse of Chucky, dikisahkan kalau boneka terkutuk Chucky (disuarakan oleh Boris Dourif) dikirim ke kediaman Keluarga Pierce. Di kediaman itu, Chucky kemudian membunuh para penghuni rumah : Sarah Pierce (Chantai Quesnelle; sang Ibu), Barbie (Danielle Bisutti; anak sulung), Ian (Brennan Elliot; suami Barbie), Jill (Maitland McConnell; pengasuh anak Barbie), dan Alice (Summer H. Howell; anak Barbie).

Hanya Nica Pierce (Fiona Dourif), anak bungsu Sarah Pierce dan satu-satunya korban yang selamat. Dari Chucky sendiri, Nica mendapatkan fakta mengejutkan : Ternyata saat masih menjadi manusia bernama Charles Lee Ray, Chucky pernah jatuh hati dengan Sarah Pierce. Demi mendapatkan Sarah, Chucky kemudian membunuh ayah Nica dan Barbie. Namun tindakannya diketahui Sarah yang kemudian menjebak Chucky dan dikejar polisi. Itulah sebabnya Chucky memendam dendam pada Sarah dan keluarganya, serta berniat menghabisi mereka semua.

Sebelum Chucky berhasil membunuh Nica, polisi datang ke lokasi kejadian. Karena hanya Nica yang ada di sana, maka dia dinyatakan sebagai pelaku tunggal pembunuhan sadis keluarganya tersebut. Dan karena Nica meracau saat ditangkap, dia dinyatakan mengalami gangguan jiwa, sehingga mendapat perawaran di Institusi Sakit Jiwa.

Chucky kemudian dikirim ke rumah Andy Barclay (Alex Vincent) untuk menuntaskan misinya yang tertunda. Namun, Andy sudah lebih dulu menyadari kehadiran Chucky, sehingga sebelum Chucky bertindak, Andy segera menembak kepala Chucky.

Nah, film Cult of Chucky melanjutkan cerita dari film Curse of Chucky. Di film ini, dikisahkan kalau Nica dipindahkan dari institusi sakit jiwa baru di mana di sana, dia menjalani sesi penyembuhan. Rupanya dalam proses penyembuhan,  Dr Foley (Michael Therriault) - Sang Psikolog - menggunakan Boneka Good Guy, yang tidak lain adalah wujud manifestasi Chucky. Di antara semua pasien, hanya Madeleine (Elisabeth Rosen) yang tertarik untuk merawat boneka tersebut seperti anaknya sendiri.

Tidak lama setelah itu, ternyata serangkaian pembunuhan sadis di rumah sakit tersebut. Pelakunya sudah jelas : Chucky. Tetapi tidak ada orang yang mempercayai, bahkan semua menuding Nica adalah pelaku sebenarnya.

Di lain tempat, Andy Barclay punya hobi baru, yaitu menyiksa Chucky yang hanya tersisa kepala. Saat mendengar adanya pembunuhan di rumah sakit jiwa dengan modus-operandi seperti yang biasa dilakukan Chucky, Andy menjadi penasaran karena seolah-olah ada orang lain yang menjiplak gaya Chucky. Ternyata, saat membunuh keluarga Piece, Chucky sempat memindahkan rohnya ke tubuh Alice, dan menjadikannya sebagai medium untuk memultiplikasi dirinya. Jadi kini Chucky ada di beberapa boneka Good Guy dan leluasa membunuh siapapun yang diingininya.

Guna menghentikan aksi Chucky, Andy pun bergegas menuju ke rumah sakit jiwa, buat menghadapi Chucky untuk yang keterakhir kalinya.

Banyak pengamat dan penggemar film Chucky memuji film ini karena memiliki alur cerita yang jauh lebih berkembang dibandingkan seri-seri sebelumnya. Hal yang paling menarik dari Cult of Chucky adalah banyaknya kejutan yang sama sekali tidak terduga sehingga film ini tidak membosankan dan tidak mudah ditebak alurnya.


ABOUT "CHUCKY"
Mungkin setelah menonton film ini, Anda akan sangat penasaran dengan sosok boneka Chucky dan berusaha menemukan semua film Chucky. Tapi Anda harus kecewa karena mungkin hanya ada 4 dari total 7 film saja yang berjudul Chucky yang akan Anda temukan.
Brad Dourif sebagai Charles Lee Ray (Child's Play)

Chucky sendiri adalah karakter antagonis yang awalnya muncul di film Child's Play. Film ini adalah film bertema horor kreasi Don Mancini. Child's Play pertama dirilis tanggal 9 November 1988, dengan sutradara Tom Holland dan diperani Alex Vincent, Catherine Hicks, Chris Sarandon, serta Brad Dourif. Film ini mengisahkan tentang Charles Lee Ray (diperani Brad Dourif), seorang pembunuh berantai yang selalu membunuh korbannya dengan cara yang sangat kejam. Pembunuh yang punya nama panggilan "Chucky" ini dikenal juga dengan sebutan "Si Pencekik dari Lakeshore". Selain hobi membunuh, Chucky juga seorang praktisi sihir Voodoo yang memungkinkannya tidak bisa mati saat ditempak polisi.

Dalam sebuah aksinya, Chucky tertembak oleh seorang polisi. Sebelum meninggal, Chucky berhasil memindahkan rohnya ke sebuah boneka Good Guy. Boneka tersebut ditemukan oleh gelandangan yang kemudian menjualnya pada keluarga Barclays. Boneka itu akhirnya diberikan pada Andy Barclays (Alex Vincent) sebagai hadiah ulang tahun. Chucky kemudian ingin memindahkan rohnya pada Andy, tetapi tindakannya gagal. Marah karena tidak berhasil menguasai Andy, Chucky pun membantai keluarga Andy.

Dibuat dengan biaya yang cukup murah (US$ 9 juta), film ini meraih penghasilan sebesar US$ 44.2 juta. Prestasi ini cukup menggembirakan sehingga sekuel film ini pun disetujui untuk dibuat.

Maka tahun 1990, film Child's Play 2 dirilis. Sama seperti seri pertamanya, skenario dibuat oleh Don Mancini serta disutradarai John Lafia. Hanya Alex Vincent dan Brad Dourif yang kembali bermain di film ini. Sementara itu, pemeran lain yang bergabung antara lain Gerrit Graham, Jenny Agutter, dan Christine Elise (sebagai Kyle, kakak angkat Andy).

Mengambil setting 2 tahun pasca kejadian di seri pertama, Child's Play 2 mengisahkan tentang perusahaan PlayPals - yang memproduksi boneka Good Guy - membuat ulang boneka Good Guy yang dirasuki Chucky. Dan boneka itu pun hidup kembali serta membunuhi orang-orang di dalam perusahaan tersebut. Chucky kemudian memburu Andy untuk menuntaskan misinya: memindahkan rohnya ke tubuh Andy. Namun sebelum aksinya berhasil, Andy dan Kyle berhasil menghancurkan boneka Chucky kembali.

Sama seperti seri pertamanya, film Child's Play 2 pun meraih kesuksesan yang sama. Dengan biaya produksi US$ 13 juta, film ini berhasil meraup keuntungan hingga US$ 35.7 juta. Dan kembali lagi Produser akhirnya setuju untuk memproduksi seri ketiga dari Child's Play.

Tahun 1991, film Child's Play 3 akhirnya dirilis. Skenario tetap ditulis oleh Don Mancini, namun penyutradaraan diserahkan kepada Jack Bender. Kali ini hanya aktor Brad Dourif saja yang kembali dipercaya menjadi pengisi suara Chucky. Sedangkan para aktor pendukung film ini antara lain Justin Whalin, Dakin Matthews, Perrey Reeves, Dean Jacobson, dan Travis Fine.

Dikisahkan 8 tahun sejak kejadian di film Child's Play 2, Andy Barclay (Justin Whalin) telah remaja dan dikirim ke Sekolah Tentara Kent Military Academy.

Sementara itu, bekas boneka Chucky telah didaur ulang dan digunakan kembali di boneka Good Guy versy baru. Akibatnya sudah dapat ditebak : Chucky hidup lagi dan kembali mencari keberadaan Andy Barclays.

Namun ketika menemukan keberadaan Andy di barak tentara, Chucky pun memindahkan sasarannya pada Ronald Tyler (Jeremy Sylvers), salah seorang rekan Andy. Beberapa kali usaha dilakukan Chucky agar dapat memindahkan rohnya ke tubuh Tyler, tetapi selalu gagal. Namun ketika dia sudah berhasil menguasai Tyler, Andy berhasil mencegah arwah Chucky berpindah ke Tyler, kemudian berhasil membunuh Chucky kembali dengan melemparkannya ke kipas raksasa, sehingga tubuh Chucky hancur berantakan.

Sayang, hasil yang diraih Child's Play 3 tidak sebaik yang kedua seri sebelumnya. Selain perolehan penghasilan yang sangat kurang (hanya meraup US$ 20.5 juta), banyak kritikus yang mengkrisi film ini lemah dalam plot cerita. Meski demikian, satu hal positif yang ada di film ini adalah penggunaan boneka animatronik yang cukup baik. Boneka robot tersebut berhasil menampilkan perubahan ekspresi Chucky dengan sangat sempurna.

Bagi Don Mancini sendiri, Child's Play 3 adalah film terburuk yang pernah dibuat, sehingga dia enggan untuk terlibat dalam pengerjaan sekuel film Child's Play lagi.

Tujuh tahun kemudian (1998), sekuel film Child's Play dirilis. Namun berbeda dengan 3 seri sebelumnya, mulai seri keempat ini, film boneka pembunuh ini menggunakan nama Chucky sebagai judul film. Karena itu, di tahun ini, sekuel tersebut dirilis dengan judul Bride of Chucky. Don Mancini masih menulis skenario film. Sedangkan sutradara film ini adalah Ronny Yu, Sutradara Hong Kong yang sebelumnya sukses membuat dwilogi film wuxia The Bride With White Hair (1993; diperani Leslie Cheung dan Bridgitte Ling Ching Sia).

Brad Dourif masih dipercaya sebagai pengisi suara boneka Chucky. Sedangkan aktris Jennifer Tilly mendapat peran sebagai Tiffany Valentine, kekasih Chucky yang juga nantinya menjadi boneka. Selain mereka berdua, artis lain pendukung film ini adalah John Ritter, Katherine Heigl, dan Nick Stabile.

Meski dibuat 7 tahun kemudian, namun film Bridge of Chucky mengambil setting 1 bulan pasca kejadian di Child's Play 3.

Dikisahkan pasca pembantaian di Barak Tentara, Tiffany Valentine (Jennifer Tilly) - kekasih Charles Lee Ray - diam-diam mengambil sisa tubuh Chucky, lalu membangkitkan Chucky kembali dengan ilmu voodoo yang dipelajarinya. Setelah Chucky hidup kembali, Tiffany memaksa Chucky untuk menikahinya. Namun Chucky menolak, sehingga dia dikurung di sebuah lemari. Chucky berhasil melarikan diri, kemudian membunuh Tiffany. Setelah itu, Chucky memasukkan arwah Tiffany ke dalam boneka wanita, dan boneka itu pun hidup.

Karena masih berkeinginan untuk menjadi manusia kembali, Chucky mengajak Tiffany untuk mencari tubuh yang tepat. Mereka pun menemukan Jesse (Nick Stabile) dan kekasihnya, Jade (Katherina Heigl) sebagai sasaran.  Saat Chucky berusaha memindahkan arwahnya dan Tiffany ke tubuh Jesse dan Jade, terjadi pertarungan hebat. Jade berhasil membunuh Chucky. Sedangkan Tiffany - yang saat itu ternyata sedang hamil - melahirkan anak-anak berbentuk boneka, sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Film ini memiliki perbedaan dengan seri-seri film Chucky sebelumnya, karena sangat dominan dengan komedi yang dibalur dengan adegan sadis khas film-film Child's Play. Alhasil formula ini mampu merebut hati penonton. Dibuat dengan dana US$ 25 juta, film ini mampu meraup keuntungan hingga US$ 50.7 juta.  Film ini pun mendapat pujian dari para kritikus dan penonton dan dianggap jauh lebih baik daripada 3 seri Child's Play. Selain itu, banyak penonton yang juga memuji penampilkan Chucky yang baru : penuh jahitan dan guratan di wajahnya. Penampilan ini membuat Chucky tampak jauh lebih seram dan sadis.

Meski banjir pujian, namun tidak sedikit penonton yang kecewa karena tidak melihat perseteruan Chucky - Andy Barclay yang menjadi "trade-mark" dan benang merah cerita film-film Child's Play.

Karena itu - dan sehubungan dengan suksesnya film Bridge of Chucky - maka pada tahun 2004 dibuatlah sekuel berikutnya dari Chucky yang berjudul Seed of Chucky. Kali ini, kursi penyutradaraan dipercayakan pada Don Mancini sendiri, selaku kreator Chucky. Brad Dourif masih dipercaya sebagai pengisi suara Chucky. Begitu juga Jennifer Tilly yang masih dipercaya mengisi suara Tiffany Valentine.

Film ini mengambil setting waktu 6 tahun pasca kejadian film Bridge of Chucky. Dikisahkan Glenn (Billy Boyd), anak Chucky berbentuk boneka mencari kedua orang tuanya. Setelah tahu kedua orang tuanya telah meninggal, Glenn menggunakan ilmu voodoo untuk membangkitkan kedua orang tuanya. Chucky dan Tiffany pun hidup kembali. Mereka bertiga kemudian mencari tubuh manusia yang bisa mereka gunakan untuk bertukar jiwa. Tetapi setelah bertukar jiwa dengan pasangan artis, dan artis tersebut melahirkan anak kembar, Chucky berkeinginan untuk menjadi orang baik. Hal ini ditentang Tiffany, yang kemudian berusaha membunuh Chucky. Namun Chucky justru berhasil membunuh kekasihnya terebut.

Melihat ibunya dibunuh, Glenn pun kemudian membunuh Chucky. 

Berbeda dengan seri-seri sebelumnya, film ini lebih kental unsur komedi daripada horornya.Inilah yang menjadi sebab film ini kurang sukses di pasaran, bahkan mendapat cercaan dari para penonton dan kritikus film.

Buruknya hasil yang didapat Seed of Chucky, membuat produser franchise film Chucky memutuskan untuk menghentikan produksi Chucky. Namun karena merasa penggemar Chucky masih banyak yang menantikan kemunculan Chucky kembali, Don Mancini akhirnya mencari produser baru untuk merilis seri Chucky berikutnya. Dan tahun 2013, sekuel Chucky berikutnya - Curse of Chucky - dirilis. Sayangnya, film tersebut dirilis dalam bentuk video (Video-On-Demand) dan menjadi seri pertama yang dirilis dalam bentuk demikian.

Meski dirilis dalam bentuk video, film Curse of Chucky meraih kesuksesan yang luar biasa, sehingga akhirnya dibuat kembali sekuel dari Curse of Chucky - yaitu Cult of Chucky - yang kita ulas di atas.






Wa... sudah akhir bulan lagi ni. Berarti sudah waktunya kita mengulas film-film apa yang akan tayang Oktober mendatang. Tampaknya Oktober 2017 ini, para produser Hollywood makin gencar menampilkan film-film terbaik mereka. banyak film keren bulan Oktober nanti yang layak ditonton.

Nah, kira-kira apa saja film yang wajib ditonton Oktober nanti ni?

Ini dia rekomendasi dari saya....

1. BLADE RUNNER 2049 (6 Oktober 2017)
Sutradara      : Denis Villeneuve
Pemeran       : Harrison Ford, Ryan Goslin, Ana de Armas, Mackenzie Davis

Tahun 1982 silam, Blade Runner pernah tayang dan menjadi film bertema neo-noir fiksi ilmiah paling keren di masa itu. Selain menjadi film box-office saat itu, film ini menorehkan sejarah yang unik, di mana hampir semua sponsor yang merek produknya muncul di film ini, tiba-tiba jatuh bangkrut beberapa saat setelah film tersebut tayang. Kebetulan? Entahlah...

Blade Runner 2049 bukan remake, tetapi akan menjadi sekuel dari Blade Runner (1982) tersebut. Alurnya sendiri melanjutkan cerita yang ditinggalkan cerita sebelumnya, di mana Rick Deckard (Harrison Ford) - mantan anggota polisi LAPD - dinyatakan hilang selama 30 tahun pasca berseteru dengan Android "Replicant". Di masa itu, seorang polisi bernama K (Ryan Gosling) mendapat tugas untuk menyidiki sebuah kasus pembunuhan yang disinyalir dilakukan oleh android "Replicant".

Penyidikan yang dilakukan K justru menyeretnya pada sebuah kasus konspirasi yang dapat mengakhiri hidup seluruh manusia di muka bumi. Saat berusaha mencegah konspirasi itu terjadi, K justru berhasil menemukan Rick Deckard yang telah menghilang selama 30 tahun. Bersama Sang Legenda, K pun berjuang keras melawan orang-orang yang berusaha menghancurkan dunia dan menyingkirkannya.



2. THE MOUNTAIN BETWEEN US (Rilis : 6 Oktober 2017)
Sutradara                : Hany Abu-Assad
Pemeran                 : Kate Winslet, Idris Elba

Film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Novelis Charles Martin ini merupakan sebuah drama mengharukan sekaligus seru yang wajib ditonton ni.

Dr Ben Bass (Idris Elba) - seorang Ahli Bedah - dan Alex Martin (Kate Winslet) - seorang jurnalis harus berpergian guna keperluan kerja mereka. Naas, pesawat yang mereka tumpangi tidak bisa berangkat karena cuaca sedang tidak mendukung dan sedang terjadi badai. Karena tetap ngotot ingin berangkat, maka mereka berdua menyewa sebuah pesawat kecil untuk membawa mereka pergi ke tujuan.

Di tengah perjalanan, pesawat yang mereka tumpangi terhempas oleh badai dan jatuh. Beruntung mereka berdua selamat, tetapi terjebak di tengah hutan. Dalam kondisi terluka, mereka terpaksa harus berjuang untuk bertahan hidup, sembari mencari cara untuk meminta bantuan.

Proyek pembuatan film ini sebenarnya sudah dilakukan sejak bulan Januari 2012. Sutradara yang ditunjuk untuk membuat film ini adalah Gerardo Naranjo. Sayangnya, di bulan Agustus 2012, terjadi perombakan besar-besaran pada skrip film dan Sutradara Gerardo Naranjo diganti Hany Aby-Assad.

Selain proses pembuatannya yang mengalami perubahan, proses casting juga mengalami hal serupa. Meski pemilihan pemeran sudah dilakukan di bulan Maret 2012 (dengan terpilihnya aktor Michael Fassabender sebagai Dokter Bass), tetapi di bulan September 2014, terjadi perubahan setelah Fassabender memutuskan untuk keluar dari proyek ini, sehingga digantikan Charlie Hunnam. Tetapi Hunnam pun mundur. Shooting film menjadi terkatung-katung tanpa pemeran utama hingga Februari 2016, saat Idris Elba terpilih menjadi Pemeran Utama dan memerani Dokter Bass.

Meski telah melewati beberapa masalah di awal, banyak Kritikus film yang memuji film ini sebagai film yang menarik karena menampilkan akting prima dari Kate Winslet dan Idris Elba. Keduanya memiliki chemistry yang sangat baik sehingga akting keduanya sangat pas dalam film ini.



3. HAPPY DEATH DAY (Rilis : 13 Oktober 2017)
Sutradara        : Christopher B. Landon
Pemeran          : Jessica Rothe, Israel Broussard, Ruby Modine

Bagaimana rasanya jika Anda harus mengalami kondisi dibunuh berkali-kali setiap hari? Setiap kali sudah mati, keesokan harinya Anda terbangun untuk kemudian dibunuh lagi?

Inilah yang menjadi dasar cerita film slasher seram yang akan tayang 13 Oktober 2017 ini.

Tree Gelbman (Jessica Rothe) adalah seroang gadis belia yang saat merayakan ulang tahunnya, tiba-tiba dibunuh oleh seorang pembunuh bertopeng. Anehnya, keesokan harinya, Tree terbangun dan hidup di hari ulang tahunnya, serta mengalami kembali kejadian pembunuhan tersebut.

Lama-kelamaan, Tree mampu belajar dan memprediksi kejadian yang akan menimpanya, serta mampu mencegah dirinya dari korban pembunuhan tersebut. Tree kemudian berusaha mencari tahu siapa pelaku pembunuhan atas dirinya, dan mengapa dia harus mengalami pengulangan itu terus-menerus.



4. THE FOREIGNER (Rilis : 13 Oktober 2017)
Sutradara               : Martin Campbell
Pemeran                : Jackie Chan, Pierce Brosnan, Charlie Murphy, Michel McElhatton

Nama Sutradara Martin Campbell menjadi terkenal di dunia berkat kepiawaiannya menyutradarai film James Bond GoldenEye (1995) dan Casino Royale (2006). Kedua film box-office itu membuat dirinya dikenal sebagai salah satu Sutradara Papan Atas Spesialis Film Eksyen.

Di tahun ini, Martin Campbell kembali menyutradarai film eksyen super-seru. Kali ini aktor yang diarahkannya tidak main-main : Jackie Chan dan Pierce Brosnan.Yep... kedua aktor itu dipertemukan untuk saling bertarung hidup dan mati.

Bersetting di London, film yang diadaptasi dari novel The Chinaman karya Stephen Leather ini mengisahkan tentang Quan (Jackie Chan), seorang pebisnis yang baik hati dan pendiam. Saat mengantar anaknya ke sekolah, tiba-tiba terjadi ledakan di sekolah yang menewaskan anaknya tersebut. Quan meminta bantuan polisi dan Pemerintah Inggris untuk menyidiki kasus pengeboman yang diduga dilakukan teroris tersebut. Tetapi permintaannya seolah-olah tidak ditanggapi serius. Bahkan celakanya, Petugas Pemerintah Liam Hennessy (Pierce Brosnan) ternyata punya hubungan sangat baik dengan kelompok yang diduga sebagai pelaku pengeboman tersebut.

Merasa tidak ada orang yang bisa membantunya, Quan pun turun tangan menegakkan keadilan. Dengan menggunakan kemampuannya saat masih bergabung dengan Tentara China, Quan pun menghabisi para teroris satu-persatu, termasuk Hennessy.

Alur cerita film ini sekilas mengingatkan saya pada film First Blood, Jason Bourne, dan Mission : Impossible. Dan seperti film-film Jackie Chan pada umumnya, film ini juga menampilkan adegan perkelahian cepat khas Jackie Chan, disertai adegan stunt yang mendebarkan. Wajib ditunggu ni... !!



5.THE SNOWMAN (Rilis : 13 Oktober 2017)
Sutradara                : Tomas Alfredson
Pemeran                 : Michael Fassbender, Rebecca Ferguson, Charlotte Gainsbourg, Val Kilmer

Jika Anda penggemar film thriller-misteri, kayaknya ga akan melewatkan film ini. Film keren ini merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Jo Nesbo, Novelis Norwegia yang namanya sudah sangat mendunia berkat novel-novel serial misteri Inspektur Harry Hole karyanya. Dan The Snowman merupakan salah satu novel petualangan Inspektur Harry Hole yang diadaptasi ke layar lebar.

Film ini mengisahkan tentang sebuah kejadian pembunuhan berantai brutal yang terjadi 10 tahun silam di sebuah kota sepi. Rangkaian pembunuhan tersebut terjadi tepat di hari pertama musim salju, dan pelakunya dikenal dengan sebutan "The Snowman". Meski polisi telah melakukan penyidikan intensif, tetapi tidak mampu menemukan pelaku kejahatan tersebut. Kejahatan itu kemudian dipeti-eskan dan terlupakan.

Namun kini, sebuah pembunuhan terjadi lagi di hari pertama musim salju. Korban tewas dengan cara eksekusi yang sangat sadis, persis sama seperti yang dilakukan "The Snowman" 10 tahun silam.

Inspektur Harry Hole (Michael Fassbender), mendapat tugas untuk menyidiki kasus ini. Dia pun segera menemukan adanya korelasi antara pembunuhan yang terjadi sekarang dengan pembunuhan 10 tahun silam. Pelakunya sudah pasti "The Snowman". Tetapi siapakah dia sebenarnya? Mengapa selama 10 tahun ini dia bersembunyi dan tiba-tiba muncul untuk melakukan aksinya lagi. Harry Hole harus segera menemukan jati diri "The Snowman" sebenarnya, sebelum korban-korban kembali berjatuhan.

Untuk menampilkan suasana otentik sesuai gambaran di novel, pengambilan gambar untuk film ini dilakukan di wilayah Bergen, Norwegia. Selain di kota Bergen, beberapa tempat spesifik juga menjadi lokasi pengambilan gambar, seperti Gunung Ulkiren, Kota Bryggen, Kantor Pemadam Kebakaran Skansen, dan Restoran Schoder.



6. GEOSTORM (Rilis : 20 Oktober 2017)
Sutradara                : Dean Devlin
Pemeran                 : Gerarl Butler, Jim Sturgess, Abbie Cornish, Alexander Maria Lara, Daniel Wu

Inilah film bencana alam paling ditunggu-tunggu bulan ini. Bersetting dunia masa depan, di mana manusia telah berhasil mengendalikan iklim dan cuaca dunia melalui penggunaan satelit. Satu ketika, satelit tersebut tiba-tiba tidak dapat berfungsi, sehingga menimbulkan kekacauan cuaca di mana-mana.

Bencana alam sontak terjadi di seluruh dunia. Mulai dari badai pasir, tsunami, tornado raksasa, hujan badai, hingga gempa bumi melanda dunia. Jake Lawson (Gerald Butler) dan kru astronot segera meluncur ke ruang angkasa untuk memperbaiki satelit-satelit yang tidak berfungsi tersebut. Namun mereka menemukan kalau satelit tersebut ternyata tidak mengalami kerusakan. Sebaliknya, semua satelit tersebut ternya telah disabotase dan dikendalikan oleh seseorang yang ingin menguasai dunia : Presiden Andrew Palma (Andy Garcia).

Karena itu, tugas para astronot kini adalah mencari tempat rahasia pengendali satelit tersebut di bumi, agar mereka mampu menghentikan bencana alam yang mengancam hidup manusia. Dan waktu mereka tidak banyak, sebab nyawa semua umat manusia di muka bumi sedang terancam.



7. ONLY THE BRAVE (Rilis : 20 Oktober 2017)
Sutradara         : Joseph Kosinski
Pemeran          : Josh Brolin, Miles Teller, Jeff Bridges, Jennifer Connelly

Diadaptasi dari kisah nyata, film Only the Brave menampilkan cerita kepahlawanan yang sangat luar biasa dan mengagumkan.

Bersetting bulan Juni 2013, terjadi kebakaran hebat di hutan sekitar Bukit Yarnell, Arizona, yang dikenal dengan sebutan Kebakaran Bukit Yarnell (The Yarnell Hill Fire). Kebakaran tersebut merupakan kebakaran terbesar sepanjang sejarah kebakaran hutan di Amerika Serikat, di mana menewaskan 25 orang, dan 19 di antaranya adalah Pasukan Pemadam Kebakaran Arizona.

Film ini mengetengahkan perjuangan Pasukan Pemadam Kebakaran Arizona pimpinan Eric Marsh (Josh Brolin) yang berjuang memadamkan kebakaran yang menggila tersebut. Selain berusaha memadamkan kebakaran hutan, Para anggota Pemadam Kebakaran juga melakukan evakuasi terhadap lebih dari 300 orang penduduk yang tinggal di sekitar hutan di bawah kaki Bukit Yarnell. Evakuasi ini tidak mudah, karena seluruh wilayah telah terkepung api dan sangat mustahil untuk membawa keluar semua penduduk. Namun berkat perjuangan mati-matian mereka, akhirnya mayoritas penduduk berhasil dievakuasi.

Film ini menampilkan adegan kebakaran yang sangat spektakuler dan mengerikan. Meski mayoritas adegan menggunakan tambahan efek khusus, namun semuanya tampak sangat realistis dan mampu membawa Penonton ikut hanyut dalam keseruan dan tindakan heroik Pasukan Pemadam Kebakaran Arizona.



8.  LEATHERFACE (Rilis : 20 Oktober 2017)
Sutradara                : Julien Maury & Alexandre Bustillo
Pemeran                 : Stephen Dorff, Vanessa Grasse, Sam Strike, Lili Taylor

Bagi penggemar film horror - terutama era 1970an - karakter Leatherface adalah salah satu karakter legendaris yang sama terkenalnya seperti Jason Voorhees (Friday the 13th), Michael Myers (Helloween), Freddy Krueger (A Nigthmare on The Elm Street), dan Pennywise (It).  Leatherface adalah karakter super-sadis yang muncul di franchise film Texas Chainsaw Massacre.

Setelah sukses dihidupkan kembali tahun 2003 lewat trilogi terbaru The Texas Chainsaw Massacre - The Texas Chainsaw Massacre (2003), The Texas Chainsaw Massacre : The Beginning (2006), dan Texas Chainsaw Massacre 3D (2013) - maka tahun ini karakter Leatherface dimunculkan kembali lewat film terbaru berjudul Leatherface. Film ini akan mengisahkan latar belakang dan masa muda Leatherface (Sam Strike), sang pembunuh psikopat yang membantai semua korbannya dengan gergaji listrik.

Alur cerita film ini akan diset sebagai prekuel dari film The Texas Chainsaw Massacre versi tahun 1974 yang merupakan film pertama dari franchise ini. dikisahkan Leatherface di masa kecilnya bernama Jedidiah Sawyer (Sam Strike). Lahir dari keluarga yang mengalami gangguan jiwa, Jedidiah tumbuh abnormal dan mengalami gangguan kejiwaan yang kronis.

Setelah berhasil melarikan diri dari Rumah Sakit Jiwa, Jedidiah pun bergabung dengan orang tuanya yang juga psikopat untuk menjebak orang-orang, lalu membunuh, dan memakan daging mereka. Film ini pun akan menceritakan latar belakang, bagaimana proses Jedidiah menjadikan wajah manusia - korban yang dikulitinya - sebagai topeng bagi dirinya, sehingga dia dikenal dengan nama Leatherface.

Asli, film ini sangat sadis dan brutal, dengan menampilkan banyak adegan berdarah-darah, termasuk mutilasi. Jika Anda tidak kuat melihat darah dan potongan bagian tubuh yang berserakan, mending jangan nonton film ini....



9. JIGSAW (Rilis : 27 Oktober 2017)
Sutradara                : Michael dan Peter Spierig
Pemeran                 : Matt Passmore, Callum Keith Rennie, Cie Bennett, Hannah Emily Anderson

Tahun 2010, film Saw 3D (a.k.a. Saw : The Final Chapter) - yang merupakan seri ketujuh dari franchise film Saw - menjadi seri terakhir dari rangkaian kengerian film Saw. Di seri tersebut, dikisahkan Jigsaw / John Kramer (Tobin Bell) - sang pembunuh berantai yang super cerdas - meninggal karena sakit yang dideritanya. Namun sebelum meninggal, dia telah mempersiapkan penggantinya, yaitu Lawrance Gordon (Cary Elwes), yang tidak lain adalah dokter yang merawat John Kramer saat dia menderita kanker.

Meski film Saw 3D dinyatakan sebagai film terakhir, namun karena hasil yang diperoleh film tersebut sangat luar biasa (US$ 136 juta, padahal dibuat dengan biaya hanya US$ 17 juta), maka akhirnya diputuskan untuk membuat lanjutan film tersebut. Dan karena penerus The Jigsaw Killer sudah terungkap di film Saw 3D, maka tidak mungkin lagi meneruskan cerita Saw, sehingga harus membuat alur baru untuk sekuel film tersebut.

Karena itu, setelah lewat menggodokan skenario yang cukup lama, akhirnya lewat tangan dingin Penulis Josh Stolberg dan Peter Goldfinger, maka skenario Jigsaw pun jadi.

Masih tetap mengusung konsep film Saw sebelumnya, maka di film Jigsaw, cerita akan bergulir 10 tahun pasca kematian John Kramer. Setelah kasus Pembunuhan Jigsaw dinyatakan selesai dan ditutup polisi, tiba-tiba muncul kembali kasus penculikan beberapa orang dan korban-korban pembunuhan Jigsaw kembali bermunculan. Polisi kembali dibuat bingung. Siapakah pelakunya? Apakah ada orang lain lagi yang menjadi Penerus dari kebengisan Jigsaw Killer?



10. PROFESSOR MARSTON AND THE WONDER WOMAN (Rilis : 27 Oktober 2017)
Sutradara              : Angela Robinson
Pemeran               : Luke Evans, Rebecca Hall, Bella Heathcote

Tahukah Anda siapa tokoh di balik pembuatan karakter superhero Wonder Woman? Dialah William Moulton Marston. Marston bukan sembarangan orang, karena dia adalah psikolog ternama Amerika Serikat yang hidup antara tahun 1893 - 1947. Selain menjadi psikolog, dia juga diam-diam menjadi penulis komik yang menggunakan nama samaran Charles Moulton.

Film ini akan mengupas kisah hidup William Moulton Marston (Luke Evans) dan bagaimana hubungannya dengan sang istri - Elisabet Holloway Marston (Rebecca Hall) - serta sahabatnya, Olive Byrne (Bella Heathcote) - yang menjadi dasar penciptaan karakter superhero Wonder Woman. Film biografi yang luar biasa ini bakal menjadi inspirasi banyak wanita, bagaimana kondisi wanita di era 1940an, dan bagaimana lewat komiknya, Marston berhasil mendobrak dan mendorong wanita Amerika Serikat untuk beremansipasi serta memperjuangkan kesetaraan mereka dengan kaum pria.


Judul Film    : The Sleep Curse 
Sutradara      : Herman Yau 
Pemeran       : Anthonny Wong, Michelle Wai, Jo Jo Goh, Lam KaTung
Tanggal rilis :  12 Juni 2017

Banyak orang tentu setuju kalau tidur adalah salah satu keharusan bagi setiap manusia agar mereka dapat mengembalikan stamina mereka kembali. Tetapi tahukah Anda, kalau tidak semua manusia bisa tidur? Bahkan ada yang menderita penyakit susah tidur (Insomnia) sehingga tidak dapat tidur selama berhari-hari.

Kondisi susah tidur inilah yang menjadi tema dasar dari film thriller-horror karya sutradara Herman Yau. Bagi penggemar film Hong Kong, nama Herman Yau bukan nama asing. Dia sudah dikenal sejak tahun 1980-an sebagai Sutradara spesialis film-film thriller sadis. Karyanya yang paling terkenal adalah The Untold Story (1993) yang mengangkat kisah nyata penjual bakpao di Kowloon yang menggunakan daging manusia sebagai isian bakpaonya. Film yang menampilkan banyak adegan sadis yang "terlalu realistis" ini mengundang kontroversi, sekaligus pujian dari para kritikus film. Tidak heran jika film itu menjadi film legendaris yang hingga hari ini masih banyak disukai penonton.

Film Herman Yau selanjutnya adalah Ebola Syndrome (1996) yang masuk Category III (film semi-porno). Film ini tidak saja menampilkan adegan sensual yang sangat vulgar, tetapi juga adegan sadis yang bikin miris penonton.

Tahun ini, Herman Yau kembali merilis film ultra-sadis terbarunya berjudul The Sleep Curse. Bertemakan thriller-horror, film ini mengambil cerita tentang seorang Profesor bernama Lam Sik Ka yang menderita Insomnia Akut yang membuatnya bertahun-tahun tidak dapat tidur. Dari pengalamannya tersebut, dia berpendapat kalau manusia dapat hidup tanpa tidur sama sekali. Dengan tidak tidur, efektivitas hidup manusia akan jauh lebih baik dan manusia dapat melakukan lebih banyak hal lagi dengan tidak tidur sepanjang hidupnya. Saat dia mengajukan dana untuk penelitian ke kampus tempatnya bekerja, para Direksi Kampus menolak mendanai penelitiannya tersebut karena dinilai tidak masuk akal dan sangat berbahaya.

Tak lama kemudian, Monique (Jo Jo Goh) - mantan kekasih Sik Ka yang kini tinggal di Malaysia - mendatangi Sik Ka untuk meminta bantuan menyidiki kasus keluarganya yang juga tiba-tiba menderita insomnia akut. Bahkan kakaknya mengalami halusinasi dan tewas akibat menderita Insomnia Akut (tidak bisa tidur selama 18 hari). Sik Ka akhirnya setuju membantu Monique untuk menyidiki kasus Insomnia yang dialami keluarga Monique tersebut.

Selama menyidiki kasus keluarga Monique, Sik Ka melihat penampakan arwah wanita misterius yang terus-menerus mengikutinya. Sik Ka kemudian meminta bantuan Ahli Nujum untuk mengetahui latar-belakang wanita tersebut. Ternyata wanita tersebut berhubungan dengan kehidupan masa lalu Sik Ka. Wanita itu ternyata yang menurunkan kutukan Insomnia pada ayah Sik Ka, yang kemudian menurun pada Sik Ka. Yang lebih mengejutkan lagi, ternyata kutukan itupun dialami oleh keluarga Monique.

Ini adegan mutilasi yang super sadis..... !!!
Bagaimana Sik Ka dan Monique berhasil melepaskan kutukan yang menghantui turun-temurun keluarga mereka? Ternyata jawabannya sangat mengejutkan, dan .... SADIS... !!!

Film berdurasi 108 menit ini - sama seperti film-film Herman Yau sebelumnya - menampilkan adegan kesadisan yang terbilang sangat luar biasa mengerikan dan bikin trauma. Banyal adegan ditampilkan dengan sangat vulgar dan nyaris di luar ambang batas toleransi penonton normal, misalnya adegan pemerkosaan, adegan menguliti tubuh manusia, adegan mengambil otak, hingga adegan mutilasi (termasuk mutilasi alat vital pria yang ditampilkan tanpa sensor sama sekali) serta pemenggalan kepala. Semuanya ditampilkan dengan jelas dan "apa-adanya". Bahkan ekspresi dingin wajah Anthonny Wong yang melakukan sebagian adegan itu terbilang sangat sempurna karena mampu membawa aura kengerian bagi penonton.

Secara umum, film ini adalah sebuah film yang keren. Tetapi buat Anda yang ga kuat jantung, saya sarankan untuk tidak menonton film ini. Selain karena penuh kejutan, film ini juga penuh dengan adegan sadis nan brutal yang benar-benar di luar kewajaran dan perikemanusiaan.







Judul TV Seri     : Marvel's Inhumans
Produksi             : ABC
Pemeran             : Serinda Swan, Ken Leung, Eme Ikwuakor, Isabelle Cornish, Ellen Woglom
Tanggal tayang  : 29 September 2017 - seterusnya
Total episode     : 8

Satu lagi serial televisi bertema superhero akan tayang di televisi : Inhumans (atau lengkapnya Marvel's Inhumans). Serial ini merupakan adaptasi dari komik berjudul sama produksi Marvel Comics. Alur ceritanya tidak berdiri sendiri tetapi berkaitan langsung dengan Marvel Cinematic Universe (MCU), di mana serial ini merupakan lanjutan dari serial televisi Agent of S.H.I.E.L.D (yang masih tayang hingga hari ini), dan rencananya akan berhubungan dengan alur cerita Thor, Guardians of the Galaxy, dan The Avengers.

Mungkin sebagian dari kita kurang familiar dengan karakter Inhumans, padahal karakter ini tergolong karakter Marvel yang cukup populer di Amerika Serikat. Kelompok ini pertama kali muncul di komik Fantastic Four #45 (terbit : Desember 1965), sedangkan 2 orang anggotanya - Medusa dan Gorgon - sudah lebih dulu muncul, yaitu di komik Fantastic Four #36 dan #44.

Kisah Inhumans bersetting kondisi galaksi ribuan tahun yang lalu, saat Kree dan Skrull - 2 spesies mahluk ruang angkasa paling kuat - baru memulai perang besar mereka. Atas pertimbangan posisi strategis, Kree membangun stasiun di Planet Uranus. Mereka kemudian melakukan penelitian pada manusia yang tinggal di bumi, kemudian mengembangkan mahluk dengan kemampuan di atas manusia biasa. Mahluk tersebut mereka namakan Inhuman.

Meski penelitian mereka berhasil, tetapi Kree memutuskan untuk meninggalkan proyek Inhuman karena mereka mendapatkan ramalan kalau mahluk yang mereka ciptakan akan menghancurkan supremasi Kree di galaksi.

Meski ditinggalkan begitu saja di bumi, Inhuman terbukti sangat kuat dan dapat bertahan hidup berkat kemampuan mutagenik Terrigen Mist (Terrigenesis) yang mereka miliki. Inhuman kemudian berkembang menjadi kelompok tersendiri. Mereka kemudian mendirikan kelompok yang diberi nama Inhuman Royal Family, yang dipimpin oleh Black Bolt (Anson Mount). Selain memimpin kelompok Inhuman, Black Bolt juga adalah Penguasa dari kerajaan Inhuman bernama Attilan.

Black Bolt adalah seorang Inhuman yang memiliki kekuatan pada suaranya. Sekecil apapun suara yang dikeluarkannya, dapat menimbulkan kehancuran dasyat di sekitarnya. Itulah mengapa Black Bolt nyaris tidak pernah berkata-kata. Dia didampingi oleh para pengikutnya yang setia (sekaligus keluarga terdekatnya) : Medusa (Serinda Swan), Karnak (Ken Leung), Gorgon (Eme Ikwuakor), Triton (Mike Moh), Crystal (Isabel Cornish), dan Maximus the Mad (Iwan Rheon). Black Bolt dan para pengikutnya dikenal dengan nama Inhuman Royal Family.

Sebagai catatan, Maximus adalah Sandara Kandung Black Bolt.

Meski merupakan adik Black Bolt, namun Maximus mendapat perlakukan yang tidak pantas karena dia kehilangan gen Inhuman saat menjalani proses Terrigenesis. Karena itu, dia diasingkan oleh para Inhuman. Karena hal itulah, Maximus memendam amarah pada Inhuman dan diam-diam mempersiapkan kudeta untuk menjatuhkan kakaknya.

Aksi kudeta Maximus berhasil. Dia pun berhasil menjatuhkan dan menyingkirkan Black Bolt dari Tahta Attilan. Black Bolt pun terpaksa harus melarikan diri ke Hawaii.

Setelah menguasai Attilan, Maximus berencana untuk membuat para Inhuman tunduk padanya.

Mengetahui rencana jahat saudaranya itu, Black Bolt pun mengumpulkan para pengikut setianya untuk mengalahkan Maximus. Perang besar menyelamatkan galaksi pun dimulai..... !!!!



DO YOU KNOW? 
Sebelum serial ini dibuat, karakter Inhumans sendiri sudah pernah muncul di serial televisi Agents of S.H.I.E.L,D (Season 3). Hanya saja waktu itu, yang ditampilkan bukan karakter Inhuman Royal Family, tetapi hanya disebutkan sebagai mahluk "Alpha Primitives" atau disingkat "Primitives" dari Kerajaan Attilan.

Karakter Inhumans pertama kali muncul di televisi pada tahun 1978, di mana mereka muncul di salah satu episode serial animasi Fantastic Four (berjudul "Medusa and the Inhumans"). Namun berbeda dengan cerita aslinya, dalam animasi tersebut, pemimpin Inhumans adalah Medusa, dan karakter Medusa merupakan karakter antagonis.

Sepanjang serial Inhumans, karakter Black Bolt ditampilkan nyaris tidak pernah mengucapkan sepatah katapun. Meski demikian, tidak berarti Anson Mount - pemeran Black Bolt - hanya diam saja. Dia tetap berakting. Hanya saja untuk berkomunikasi, dia menggunakan bahasa isyarat. Namun karena Inhumans adalah mahluk ruang angkasa, maka bahasa isyarat yang digunakan bukan bahasa yang umum digunakan oleh manusia bumi, terutama penderita tuna-rungu. Anson Mount menciptakan sendiri sistem bahasa isyarat untuk karakternya. Bahasa isyarat yang digunakannya merupakan gabungan antara Bahasa Sinyal Standar Amerika (ASL - American Sign Language) dengan gerakan Konduktor Orkestra.

Dalam serial Inhumans ada karakter Anjing Buldog Raksasa bernama Lockjaw. Anjing ini adalah anjing raksasa dengan kemampuan teleportasi dan merupakan anjing setia milik Inhuman Royal Family. Di serial televisi Inhumans, karakter ini dibuat sepenuhnya dengan teknik CGI.  Produser Inhumans - Roel Reine - mengatakan kalau Lockjaw merupakan karakter televisi pertama yang dibuat sepenuhnya menggunakan teknik CGI.

Rencana pembuatan serial televisi Inhumans sebenarnya sudah dimulai sejak Maret 2011.  Awalnya Inhumans akan dibuat dalam bentuk film layar lebar dan menjadi bagian dari Fase Ketiga Marvel Cinematic Universe (MCU). Film tersebut rencananya akan dirilis 2 November 2018. Sosok Inhumans pun sudah mulai diperkenalkan di serial televisi Agents of S.H.I.E.L.D.. Namun dalam berjalannya waktu, setelah serial televisi Marvel's Agent Carter gagal, Para Petinggi Marvel mengubah strategi dan mengubah film Inhumans menjadi serial televisi. Dan pada tahun 2015, skenario untuk 8 seri Inhumans selesai dibuat, serta diputuskan untuk diproduksi.

Menurut Para Petinggi Marvel Comics, Inhumans akan tetap dibuat dalam bentuk film layar lebar. Meski demikian, rencana perilisan film ini diubah dan baru akan diatur kembali setelah tahun 2020, yang berarti Inhumans akan ada di Fase Keempat MCU.

Pada tanggal 1 September 2017, episode pertama serial Inhumans ditayangkan di layar lebar IMAX. Penayangan ini menjadi catatan sejarah dalam pertelevisian Amerika Serikat, karena untuk pertama kalinya sebuah episode serial televisi ditayangkan di layar lebar IMAX. Episode pertama Inhumans tayang selama 2 minggu. Selanjutnya, Inhumans akan tayang di jaringan televisi ABC mulai 29 September 2017.


Judul TV Seri       : Midnight, Texas
Ditayangkan         : NBC
Pemeran               : Francois Arnaud, Dylan Bruce, Parisa Fitz-Henley, Arielle Kebbel
Tangggal tayang   : 24 Juli 2017 - sekarang
Total episode        : 10

Gimana rasanya tinggal di 1 kota yang penduduknya adalah mahluk jadi-jadian semua? Serial Midnight, Texas mencoba membawa sensasi menyeramkan itu ke hadapan penontonnya. Serial ini merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Novelis Charlaine Harris.

Bagi penggemar novel-novel horor, Charlaine Harris sudah bukan nama asing lagi. Dialah yang menulis novel serial The Southern Vampire Mysteries, yang sudah diadaptasi ke serial televisi berjudul True Blood (ditayangkan HBO, sejak 7 September 2008 - 24 Agustus 2014). Nah, berbeda dengan True Blood yang menampilkan drama percintaan manusia dan vampir, maka di serial Midnight, Texas justru menceritakan perseteruan antara manusia dan para mahluk supranatural, serta antar mahluk supranatural sendiri. Serial ini sangat seru, sehingga nyaris tidak memberi kesempatan penonton untuk beranjak dari tempat duduknya.


Serial ini mengisahkan tentang Manfred Bernardo (Francois Arnaud), seorang cenayang yang mampu berkomunikasi dengan orang mati serta bisa menjadi medium bagi arwah untuk berbicara dengan orang yang masih hidup. Neneknya - Xylda (Joanne Camp) - adalah seorang cenayang yang semasa hidupnya sering menipu orang. Satu ketika, dia menipu seseorang bernama "Hightower" sehingga orang tersebut berniat membunuh Xylda. Sayangnya, Xylda keburu meninggal karena kanker tenggorokan.

Tidak berhasil membalaskan dendam pada Xylda, "Hightower" mengarahkan sasarannya pada Mandfred. Demi keselamatan cucunya, arwah Xylda menyuruh Mandfred untuk bersembunyi di kota kecil bernama Midnight, yang terletak di wilayah Texas.

Meski awalnya terlihat sebagai kota kecil yang biasa-biasa saja, ternyata sudah bertahun-tahun lamanya kota itu merupakan tempat persembunyian para mahluk serta manusia yang memiliki kemampuan supranatural yang tidak biasa. Di kota tersebut, ada Fiji Cavanaugh (Parisa Fitz-Henley), seorang penyihir muda dengan kekuatan psikokinesis serta kemampuan mengusir Roh Jahat. Lalu ada Lemuel Bridger (Peter Mensah), seorang vampir yang sudah tinggal di kota Midnight sejak tahun 1950. Kemudian ada Joe Strong (Jason Lewis), seorang malaikat yang terjebak di dunia manusia. Serta Emilio Sheehan (Yul Valquez), seorang Pendeta yang setiap bulan purnama selalu berubah menjadi Harimau Jadi-Jadian.

Selain mahluk supranatural, Manfred pun bertemu dengan manusia biasa penghuni kota tersebut. Ada Olivia Charity (Arielle Kebbel), seorang pembunuh bayaran yang juga kekasih Lemuel, serta Creek Lovell (Sarah Ramos), seorang pramusaji yang jatuh cinta pada Manfred.

Saat baru tiba di kota Midnight, Manfred segera dihadapkan pada kasus pembunuhan misterius yang terjadi pada seorang wanita bernama Audrey, tunangan Bobo Winthrop (Dylan Bruce), penduduk kota tersebut. Awalnya polisi mencurigai Bobo adalah pelaku pembunuhan setelah pistol miliknya ditemukan tidak jauh dari lokasi pembunuhan. Tetapi dari penyidikan Manfred - termasuk menyuruh Audrey merasuki dirinya untuk mengetahui kejadian sebelum kematiannya - dia menemukan kalau Audrey dibunuh oleh mantan suaminya, yang tidak lain adalah Pemimpin Geng Motor The Son of Lucifer.

Namun sebelum polisi berhasil menyidiki anggota geng motor tersebut, The Son of Lucifer telah menyerang polisi terlebih dahulu.

Di lain pihak, pasca membuka komunikasi dengan Audrey, tanpa sengaja Manfred telah membuka pintu neraka yang terletak di bawah rumah yang disewanya. Akibatnya, semua arwah muncul dari menghantui penduduk di sekitar. Salah satunya mengincar nyawa Fiji dan bermaksud membawanya menjadi korban Altar Iblis di Neraka.

Serial ini terbilang sangat seru dan mendebarkan. Setiap episode dipenuhi dengan adegan kejar-kejaran, pertempuran, serta misteri. Nyaris tidak ada celah untuk menikmati serial ini dengan santai. Jika Anda penggemar cerita-cerita supranatural yang seram sekaligus menegangkan, serial ini ga boleh dilewatkan....



NewerStories OlderStories Home