Judul Film    : Call of Heroes 
Sutradara      : Benny Chan
Pemeran       : Sean Lau, Louis Koo, Eddie Peng, Yuan Quan, Wu Jing, Liu Kai Chi
Tanggal rilis : 18 Agustus 2016

Sebuah film box-office Hong Kong bertabur bintang baru-baru ini tayang dan meraih kesuksesan luar biasa. Didukung dengan cerita yang sangat intens, serta aksi perkelahian yang menegangkan (thanks to Sammo Hung yang menjadi Fighting Director untuk film ini...), film ini menjadi sangat menarik dan sayang untuk dilewatkan.

Film bersetting tahun 1914 ini mengisahkan tentang beberapa saat setelah keruntuhan Dinasti Qing dan dimulailah era baru di mana Pasukan Pemerintah mulai mengambil alih wilayah kekuasaan Kerajaan Qing.

Di sebuah desa terpencil bernama Pucheng, Pasukan Pemerintah mulai membangun benteng-benteng pertahanan. Karena merasa di atas angin, maka perilaku mereka menjadi sangat tidak terpuji. Komandan Cao (Louis Koo) dengan seenaknya memasuki Desa Pucheng dan membantai 3 orang penduduk di desa tersebut.

Atas tindakannya, maka Komandan Cao ditangkap penduduk desa. Berdasarkan aturan desa, atas perbuatannya tersebut, Komandan Cao dijatuhi hukuman mati. Tetapi sebelum hukuman dilakukan, Cheung Yik (Wu Jing) - Penasehat Pasukan Pemerintah - mendatangi Kepala Desa Yeung Hak Nan (Sean Lau) dan menuntut Komandan Cao dibebaskan. Apabila tidak, maka dia mengancam akan menghabisi semua penduduk desa tersebut. Hal ini dibuktikannya dengan mengesekusi beberapa orang penduduk di depan mata Kepala Desa.

Para penduduk yang kebanyakan adalah petani, meminta Kepala Desa Yeung untuk melepaskan Komandan Cao. Tetapi demi menegakkan keadilan dan peraturan, Kepala Desa Yeung menolak. Atas keputusannya itu, Kepala Desa Yeung dan para penduduk akhirnya harus berhadapan dengan Tentara Pemerintah yang bersenjatakan pistol, senapan, meriam, dan granat. Mungkinkah mereka bisa menang?

Film ini dipenuhi dengan perkelahian yang sangat keren, baik perkelahian dengan tangan maupun senjata. Meski durasinya cukup panjang (119 menit), namun tidak akan terasa, karena alur ceritanya yang sangat cepat dan sangat menegangkan.



DO YOU KNOW? 
Film ini awalnya berjudul The Deadly Reclaim dan mulai diproduksi sejak April 2015. Namun karena mengalami banyak hambatan, akhirnya pembuatannya baru dimulai 17 Juni 2015.

Pengambilan gambar dilakukan di Desa Shaoxing, Zhe Jiang, China. Desa tempat shooting berlangsung adalah desa yang khusus dibuat sebagai properti film. Proses pembuatan desa itu memakan waktu 4 bulan.

Sudah 20 tahun Sean Lau tidak bermain dalam film laga (dia biasanya tampil dalam film drama dan bergenre detektif). Karena itu, untuk mempersiapkan diri melakukan aksi lagi di film ini, Sean Lau melakukan latihan intensif selama 4 bulan, termasuk berlatih menggunakan cambuk yang menjadi senjata andalannya di film tersebut.

Film ini dibuat dengan dana US$ 32 juta, dan hingga hari ini telah meraup keuntungan sebesar US$ 19 juta untuk peredaran di Hong Kong saja, belum termasuk negara lain seperti China, Taiwan, dan Singapura.


Judul TV Seri     : Moon Lovers - Scarlet Heart Ryeo 
Ditayangkan       : SBS
Pemeran             : Lee Joon Gi, Lee Ji Eun, Kang Ha Neul
Tanggal tayang   : 29 Agustus - 1 November 2016
Total episode      : 20

Ini adalah salah satu serial televisi Korea Selatan paling heboh dan sudah menjadi bahan pembicaraan banyak orang - terutama para wanita - ketika rencana pembuatan serial ini diumumkan. Hal ini tidak lain karena keterlibatan Si Tampan Lee Joon Gi dalam serial ini. Buat penggemar drama seri Korea, tentu kenal dengan artis ini. Dialah Si Vampir Tampan Kim Sung Yeol di serial televisi Scholar Who Walks the Night (2015). Berkat perannya ini, Joon Gi berhasil menghipnotis para wanita dan membuat mereka tergila-gila dengan wajah Joon Gi yang dingin namun bikin jantung berdebar-debar.

Selain Lee Joon Gi, aktris pemeran utama serial ini juga tidak kalah menghebohkan, yaitu Lee Ji Eun yang tidak lain adalah Penyanyi K-Pop IU (아이유) yang sedang naik daun saat ini.

Tentu saja keterlibatan kedua artis itu sebagai pemeran utama serial ini menimbulkan histeria yang luar biasa, baik di Korea Selatan maupun di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Serial ini merupakan adaptasi dari novel Bu Bu Jing Xin (2005) karya Novelis China Tong Hua. Novel ini merupakan salah satu novel terlaris di tahun ini, dan telah sering diadaptasi ke dalam serial televisi, sandiwara radio, dan film layar lebar China. Baru kali ini serial tersebut diadaptasi ke dalam serial televisi Korea Selatan.

Serial ini mengisahkan tentang Hae Soo (Lee Ji Eun) adalah seorang gadis berusia 25 tahun yang tinggal di masa modern. Saat terjadi gerhana matahari, Hae Soo tiba-tiba terlempar ke dunia masa lalu di Dinasti Goryeo. Dia pun menemukan dirinya telah berubah lebih muda (16 tahun). Pada saat itu, Kerajaan Goryeo sedang mengalami kekacauan dan terjadi perang saudara di mana para pangeran sedang berusaha merebut tahta kerajaan.

Di tengah perang itu, muncullah seorang ksatria bertopeng misterius bernama "Dog Wolf". Dengan kemampuan bela dirinya yang luar biasa, "Dog Wolf" menjadi salah seorang sosok yang sangat ditakuti banyak orang. Hae Soo yang jatuh cinta pada "Dog Wolf" kemudian mengetahui kalau dia tidak lain adalah Pangeran Keempat dari Kerajaan Goryeo bernama Pangeran Wang So (Lee Joon Gi).

Sementara itu, Pangeran Kedelapan Wang Wook (Kang Ha Neul)- yang terlahir sebagai anak selir kerajaan - juga jatuh cinta pada Hae Soo. Namun demi menduduki tahta kerajaan, Pangeran Wang Wook akhirnya melepaskan Hae Soo untuk bertarung dengan Pangeran Wang So demi merebut posisi sebagai pengganti Raja. Dan di akhir cerita akan terjadi pertarungan habis-habisan antara Pangeran Wang So dan Wang Wook untuk menduduki Tampuk Kerajaan. Keduanya sama-sama kuat. Keduanya sama-sama dicintai Hae Soo. Siapakah yang akan menang?



ABOUT "SCARLET HEART"
Scarlet Heart atau Bu Bu Jing Xin (步步驚心) adalah novel fiksi yang dibuat oleh Novelis China Tong Hua. Novel itu merupakan novel pertama yang dibuatnya. Dirilis tahun 2005 secara online oleh Jinjiang Original Network - kemudian dirilis dalam bentuk hard-cover oleh Ocean Press, National Press, Huashan Arts Press, Hunan Literature and Art Publishing House, dan Yeren Culture Publishing - novel itu menjadi novel terlaris di tahun itu.

Hingga hari ini novel tersebut telah terjual hingga jutaan kopi di China dan Taiwan. 

Untuk memperbaiki kualitas ceritanya, Tong Hua telah melakukan 2 kali revisi pada Novel Bu Bu Jing Xin. Revisi dilakukan pada tahun 2009 dan 2011. Dalam revisi yang dibuat tahun 2011, Tong Hua menambahkan Epilog sebanyak 30,000 kata.

Novel ini bertutur tentang seorang wanita yang tinggal di abad 21 bernama Zhang Xiao. Satu ketika, saat pulang kerja, dia mengalami ditabrak mobil saat sedang menyeberangi jalan. Dalam kondisi tidak sadarkan diri, dia terlembar ke masa Dinasti Qing di bawah Kepemimpinan Kaisar Kangxi (tahun 1704). Di masa itu para Pangeran sedang saling berseteru dan berebut tahta kerajaan.

Zhang Xiao menemukan dirinya terjebak dalam tubuh Ma'ertai Ruoxi, anak bungsu dari Keluarga Aristokrat Mongol Ma'ertai. Kakaknya adalah Ma'ertai Ruolan, adalah selir dari Pangeran Kedelapan Yinsi. Ruoxi bersahabat dengan Pangeran Keempat Yinzhen dan Pangeran Keempat Belas Yinti. Dia pun kemudian menjalin pertemanan dengan Pangeran Ketiga Belas Yinxiang, dan kemudian mendapat perhatian dari Kaisar, sehingga terpilih menjadi calon menantu kerajaan.

Ruoxi dan Pangeran Kedelapan Yinsi sempat menjalin hubungan cinta. Karena tahu sejarah kalau Yinsi akan masuk penjara jika jadi Kaisar, maka Ruoxi meminta Pangeran Yinsi untuk melepaskan rencana menjadi Kaisar. Yinsi menolak dan hubungannya dengan Ruoxi pun bubar. Setelah pisah dengan Pangeran Yinsi, Ruoxi menjalin hubungan dengan Pangeran Keempat Yinzhen.

Pangeran Yinsi kemudian memfitnah Pangeran Keempat kalau berniat melakukan kudeta. Namun Pangeran Ketiga Belas Yinxiang membala Pangeran Keempat, sehingga dia ditahan oleh Pangeran Yinsi.

Setelah Kaisar Kangxi wafat, Pangeran Keempat melakukan kudeta dan mengangkat dirinya sebagai Kaisar Yongzheng. Pangeran Keempat kemudian membebaskan Pangeran Ketiga Belas dari penjara, dan Pangeran Ketiga Belas kemudian jatuh hati pada Ruoxi.

Melalui Pangeran Kesembilan Yintang, Ruoxi mengetahui fakta bahwa sebenarnya Pangeran Keempat dan Pangeran Kedelapan telah berseteru cukup lama dalam perebutan tahta. Bahkan Pangeran Keempat memang sudah lama merencanakan kudeta. Dan Ruoxi sebenarnya memuluskan jalan Pangeran Keempat untuk menguasai kerajaan.

Kekecewaan Ruoxi membuatnya sakit. Dalam kondisi sekarat, Ruoxi mengirimkan surat kepada Pangeran Keempat agar dapat bertemu untuk terakhir kalinya. Tapi surat itu justru dibuang Pangeran Keempat. Ruoxi meningal tiga hari kemudian. Kematian Ruoxi didengar Pangeran Keempat yang kemudian menyalahkan Pangeran Kedelapan sebagai penyebabnya. Dan perang antara kedua pangeran pun terjadi, di mana dalam perang tersebut - seperti juga tercatat dalam sejarah China - kedua pangeran itu tewas dalam perang di tahun 1726.
Scarlet Heart versi China (2011)
Novel ini pertama kali diadaptasi dalam bentuk serial televisi oleh Chinese Entertainment Shanghai Ltd dengan judul Scarlet Heart (2011). Serial ini ditayangkan pertama kali di Hunan Broadcasting System (HBS) tanggal 10 - 29 Septermber 2011 dengan total 35 episode. Serial yang diperani Cecilia Liu, Nicky Wu, Damian Lau, Kevin Cheng, dan Lin Geng Xin tersebut sangat sukses, tidak saja di China, tetapi juga di Taiwan, Hong Kong, hingga Thailand.

Scarlet Heart 2 (2014)
Atas kesuksesan serial tersebut, maka tahun 2014, sekuel Scarlet Heart dirilis dengan judul Scarlet Heart 2 dan ditayangkan di Zhejiang STV sebanyak 35 episode dari tanggal 22 April - 7 Mei 2014. Alur cerita Scarlet Heart 2 sama sekali baru dengan setting tahun masa kini, melanjutkan petualangan Zhang Xiao (diperani Cecilia Liu) setelah Ruoxi meninggal. Dikisahkan Zhang Xiao telah hidup lagi di masa kini. Dan ternyata Pangeran Keempat Yinzhen (Nicky Wu) telah bereinkarnasi dan hidup juga di masa kini untuk menebus kesalahannya di masa lalu terhadap Ruoxi. Hal yang sama juga terjadi pada di Pangeran Keempat Belas dan Pangeran Ketiga Belas, di mana mereka semua lahir di Keluarga Zhen yang merupakan Pebisnis Ternama di China masa kini, dan pemilik perusahaan Zhen Tian Corporation. Sama seperti kejadian di masa lalu, saat Pemilik Perusahaan Zhen Tian memutuskan untuk pensiun, terjadi perseteruan dan perebutan kekuasaan di perusahaan itu. Dan Zhang Xiao yang bekerja di perusahaan itu, terpaksa ikut terlibat.

Setelah sukses di layar televisi, tahun 2011 Bu Bu Jing Xin kemudian diadaptasi dalam drama radio berjudul Bu Bu Jing Xin dan disiarkan oleh Feiren Zhuosheng Radio Drama Associations.

Tahun 2012, Bu Bu Jing Xin diadaptasi dalam bentuk drama panggung. Shanghai Dramatic Arts Centre, Beijing All Entertainment Co Ltd, dan Culture of China Media Group mengadaptasi cerita itu menjadi sebuah drama panggung kolosal. Drama panggung itu sangat sukses dan mendapatkan apresiasi yang baik dari penonton China.
Poster Film " Time To Love" (2015)

Novel tersebut kemudian diadaptasi kembali di tahun 2015. Kali ini dalam bentuk film layar lebar berjudul Time to Love (The New Bu Bu Jing Xin). Film layar lebar ini disutradarai Di Song dan diperani Ivy Yi Han Chen (sebagai Zhang Xiao / Ruo Xi), Shawn Dou (Pangeran Kedelapan Yinsi) dan Tony Yo Ning Yang (Pangeran Keempat Yinzhen).



DO YOU KNOW? 
Lagu tema serial ini berjudul "For You" dan dinyanyikan oleh 3 anggota boy-band EXO : Baekhyun, Chen, dan Xiumin. Sedangkan lagu lain yang muncul dalam serial ini berjudul "Say Yes" dinyanyikan oleh Loco dan Punch.

Baekhyun (EXO)
Boyband EXO menyiapkan kejutan untuk fans-nya, di mana Baekhyun - salah seorang anggota mereka - akan ikut bermain di serial ini. Baekhyun mendapatkan peran sebagai Pengeran Kesepuluh Wang Eun. Belum jelas di episode mana Baekhyun akan tampil. Jadi buat Penggemar EXO yang ingin melihat akting keren Si Tampan Baekhyun, bisa tongkrongin serial ini mulai dari episode pertama.

IU

Bagi IU, serial Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo merupakan serial bertema kerajaan pertama yang diperaninya. Meski dikenal sebagai penyanyi K-Pop yang telah berkiprah sejak tahun 2011, IU juga kerap berakting dalam beberapa drama televisi. Drama terakhir yang diperaninya - sebelum Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo - adalah The Producers (2015) di mana dia berperan sebagai Cindy. Atas peran ini, dia masuk dalam nominasi KBS Drama Award untuk kategori Excellence Award for Actress in a Miniseries.
Lee Jong Gi
Sebaliknya, meski banyak orang lebih mengenal kiprah Lee Joon Gi di dunia akting, tapi sebenarnya dia juga adalah seorang penyanyi. Sedikitnya sudah 5 album yang dibuat Lee Joon Gi sejak tahun 2007. Album debutnya berjudul My Jun, My Style yang merupakan mini album berisi 3 lagu balada yang dirilis tanggal 26 April 2007. Sedangkan album teranyarnya - berjudul Exhale (berisi 6 lagu) - dirilis tanggal 1 November 2014.






Tinggal beberapa hari lagi, kita sudah akan sambut bulan September 2016. Tentunya bulan September Ceria tidak akan kece tanpa hadirnya film-film keren yang akan mengisi hari-hari indah kita di bulan itu. Apa saja film-film yang bisa ditunggu kehadirannya di bulan September?

1. MORGAN
Tanggal rilis     : 2 September 2016
Sutradara         : Luke Scott
Pemeran          : Kate Mara, Anya Taylor-Joy, Michelle Yeoh, Jennifer Jason Leigh, Paul Giamatti

Film aksi-thriller seru ini akan menjadi pembuka yang menarik di bulan ini. Morgan (Anya Taylor-Joy) adalah seorang remaja putri yang tidak biasa. Dia adalah manusia yang diciptakan oleh sekelompok ilmuan.

Dibekali dengan DNA komplek, Morgan tumbuh menjadi gadis muda berkekuatan super. Kemampuannya yang meningkat sangat pesat ternyata menjadi masalah, karena Morgan tidak mampu mengontrolnya. Bahkan saat emosinya tidak terkendali, Morgan nyaris membunuh semua ilmuan yang ada di dalam laboratorium. Atas aksinya tersebut, Konsultan Lab Lee Weathers (Kate Mara) diberi tugas untuk "menghabisi" Morgan sebelum dia melakukan aksinya yang lebih sadis lagi.

Sebelum instruksi itu dijalankan, Morgan telah melarikan diri dari laboratorium dan hidup di tengah-tengah manusia.



2. SULLY
Tanggal rilis     : 9 September 2016
Sutradara         :Clint Eastwood
Pemeran          :Tom Hanks, Aaron Eckhart, Laura Linney, Anna Gunn, Jamey Sheridan, Jerry Ferrara

Tidak semua tindakan baik, diterima dengan baik pula. Inilah mungkin ungkapan yang cocok diberikan kepada Kapten Pilot Chesley "Sully" Sullenburger yang terkenal karena aksi heroiknya menyelamatkan para penumpangnya. Tetapi kemudian tindakannya dipertanyakan dan Sully justru dituduh telah menyabot pesawatnya sendiri. Film mengharukan yang diangkat dari kisah nyata ini pada akhirnya mengajarkan pesan moral kepada masyarakat untuk tidak sungkan melakukan kebaikan. Karena kebaikan tidak membutuhkan imbalan. Kebaikan adalah apa yang ada dalam hati yang kita berikan untuk orang lain, tanpa mengharapkan balasan, dan tanpa perduli apakah yang diberi mau menerima atau tidak.

Pada tanggal 15 Januari 2009, Kapten Pilot US Airways Chesley "Sully" Sullenburger (Tom Hanks) dan Petugas Jefferey "Jeff" Skiles (Aaron Eckhart) membawa pesawat mereka US Airways Flight 1549 terbang menju Bandara LaGuardia, New York, Amerika Serikat.

Saat pesawat berpenumpang 155 orang tersebut sudah mendekati bandara, tiba-tiba sekelompok angsa liar terbang ke arah pesawat. Beberapa di antaranya merusak mesin dan membuat mesin mati.

Dalam kondisi mesin mati, Sully dan Jeff berjuang keras untuk bisa mendaratkan pesawatnya dengan baik. Akhirnya pesawat bisa mendarat dengan selamat di Sungai Hudson (di Manhattan, New York City) dan 155 penumpang pun selamat. Sully dan Jeff didaulat menjadi pahlawan dan hari itu kemudian dikenal sebagai hari "Keajaiban di (Sungai) Hudson" (The Miracle on the Hudson).

Namun cerita kepahlawanannya ini tidak berakhir begitu saja. Wartawan dan atasan Sully justru mempertanyakan aksi heroik Sully. Mereka bahkan menduga Sully sengaja menyabotase pesawat agar terjatuh dan lewat aksi heroiknya ini, Sully mendapatkan popularitas. Sully tersudut dan dipaksa mengakui sesuatu yang tidak benar. Karir dan keluarganya terancam habis. Akankah Sully mampu membuktikan tindakannya benar, dan bukan rekayasa?



3. WHEN THE BOUGH BREAKS 
Tanggal rilis     : 9 September 2016
Sutradara         : Jon Cassar
Pemeran          : Morris Chestnut, Regina Hall, Theo Rossi, Jaz Sinclair

Film thriller ini mengangkat cerita yang menarik dan sama sekali tidak terduga.

Sepasang suami-istri John Taylor (Morris Chestnut) dan Laura Taylor (Regina Hall) sudah lama ingin punya anak. Meski telah melakukan berbagai cara, tetapi tetap saja sang buah hati tidak muncul. Mereka kemudian memutuskan untuk menjalani program bayi tabung. Dan kemudian terpilihlah Anna (Jaz Sinclair), seorang wanita dengan kondisi yang sangat sempurna yang akan menjadi Ibu bagi bayi tabung John dan Laura.

Jika Anda mengira Anna adalah seorang psikopat yang akan mencelakai anak John dan Laura, maka Anda keliru besar. Justru sebaliknya : John dan Laura adalah psikopatnya. Dan mereka menggunakan berbagai cara untuk menyiksa dan mengendalikan hidup Anna. Dalam kondisi mengandung, Anna harus berpikir keras untuk dapat menyelamatkan diri, dan bayi yang dikandungnya (meski bayi itu bukan miliknya).



4. BRIDGET JONES' BABY
Tanggal rilis     : 16 September 2016
Sutradara         : Sharon Maguire
Pemeran          : Renee Zellweger, Colin Firth, Patrick Dempsey, Jim Broadbent

Tahun 2001 silam, drama-komedi Bridget Jones' Diary menjadi salah satu film terlaris di masa itu. Film yang diadaptasi dari cerita bersambung karya Penulis Inggris Helen Fielding tersebut mengangkat nama Renee Zellweger sebagai Artis Populer di masa itu karena berakting sangat baik sebagai Bridget Jones, wanita lajang berusia 30an yang jatuh hati pada Atasannya.

Film tersebut pernah dibuat sekuelnya di tahun 2004 dengan judul Bridget Jones : The Edge of Reason yang juga cukup sukses. Film itu melanjutkan kisah seri pertamanya, di mana di film tersebut dikisahkan Atasan Bridget Jones - Mark Darcy (diperani Colin Firth) - melamar Bridget.

Kini, dua belas tahun kemudian, petualangan Bridget Jones dilanjutkan kembali. Di seri ketiga ini, Briget Jones dikisahkan telah putus dengan Mark Darcy setelah memergokinya berhubungan dengan mantan kekasihnya. Di usia Jones yang telah memasuki kepala 4, Bridget memutuskn untuk menikmati hidupnya sebagai wanita lajang.

Dalam sebuah pesta, dia berjumpa dengan seorang pria Amerika bernama Jack Qwant (Patrick Dempsey). Lewat sebuah perkenalan singkat, Bridget menemukan kalau banyak sekali hal menarik yang ada dalam diri Qwant tapi tidak dimiliki Darcy. Tanpa disadarinya, mereka pun melakukan hubungan intim.

Beberapa minggu kemudian, Bridget Jones menyadari dirinya hamil. Seharusnya dengan mudah dia dapat mengetahui siapa ayah dari calon bayi yang sedang dikandungnya, kan? Ternyata tidak. Karena beberapa hari sebelum putus dan bertemu Qwant , dia sempat berhubungan intim dengan Mark Darcy. Bridget Jones pun galau. Siapakah "pelakunya" ? Bridget Jones harus menemukannya sebelum sang bayi lahir.



5. SNOWDEN
Tanggal rilis    : 16 September 2016
Sutradara         : Oliver Stone 
Pemeran          : Joseph Gordon-Levitt, Shailene Woodley, Melissa Leo, Zachary Quinto, Timoty Olypant, LaKeith Lee Stanfield, Rhys Ifans, Nicolas Cage

Film yang dipenuhi dengan aktor-aktor papan atas Hollywood masa kini ini diangkat dari buku The Snowden Files karya Penulis Luke Harding dan buku Time of the Octopus karya Anatoly Kucherena.

Diangkat dari kisah nyata, film ini mengisahkan tentang Edwatd Snowden (Joseph Gordon-Levitt), seorang ahli komputer mantan karyawan CIA (Central Inteligence Agency) yang kemudian dipekerjakan di NSA (National Security Agency) sejak tahun 2013. Selama bekerja di NSA, Snowden ternyata diam-diam mencuri dokumen-dokumen di departemen pemerintah itu dan membocorkannya pada surat kabar The Guardian dan The Washington Post.

Atas aksinya itu, Snowden kemudian dikenal dunia sebagai sosok kontroversi, seorang pahlawan, patriot, dan juga seorang penghianat.

Tanggal 21 Juni 2013, Departemen Kahakiman Amerika Serikat memutuskan Snowden bersalah karena telah melakukan tindakan mata-mata dan mencuri barang milik negara. Namun Snowden telah melarikan diri dan mendapatkan suaka politik dari Rusia. Hingga hari ini, keberadaannya tidak diketahui.



6. BLAIR WITCH 
Tanggal rilis     : 16 September 2016
Sutradara         : Adam Wingard
Pemeran          : Callie Hernandez, James Allen McCune, Brandon Scott, Wes Robinson

Tahun 1999 silam, sebuah film "found footage" sempat meresahkan masyarakat karena disebutkan sebagai film temuan yang dibuat para mahasiswa yang mengadakan penyidikan Legenda Blair Witch di Maryland. Film itu ditemukan di hutan, namun para mahasiswa dalam film itu hilang. Meski masyarakat Maryland sendiri tidak pernah mendengar legenda yang dimaksud, serta melihat adanya mahasiswa yang memasuki hutan Black Hills Forest, namun karena film itu dibuat dengan sangat nyata, ditambah gencarnya iklan, banyak orang mengira film The Blair Witch Project adalah rekaman kejadian nyata.

 Berkat "kehebohan" itu, The Blair Witch Project menjadi film laris yang mempopulerkan genre film "found footage" yang terkenal hingga hari ini. Kini setelah 17 tahun pasca perilisannya, sekuel The Blair Witch Project pun dirilis tahun ini. Kisahnya sendiri melanjutkan cerita sebelumnya. Film ini pun masih tetap dibuat dengan teknik "found footage", sehingga sama seperti apa yang dilihat penonton 17 tahun silam.

Dikisahkan 20 tahun pasca menghilangnya para mahasiswa di Black Hills Forest, Maryland, James Donahue (James Allen McCune) memutuskan untuk melakukan pencarian terhadap adiknya, Heather, yang menghilang di Black Hills Forest di Maryland. Heather adalah salah satu mahasiswa yang menghilang 20 tahun silam saat menyidiki Legenda Blair Witch di hutan tersebut.Maka bersama dengan para mahasiswa pecinta alam, James pun melakukan perjalanan menuju hutan terlarang tersebut. Awalnya para mahasiswa mendapatkan bantuan dari beberapa penduduk lokal yang mengantar mereka menuju ke Black Hills Forest. Tapi setelah di dalam hutan, para mahasiswa mulai melihat banyak penampakan misterius.

Penampakan yang mereka lihat, lambat laun menjadi sangat intens. Tidak saja hanya tampak sebagai roh, penampakan itu juga berubah menjadi mahluk menyeramkan yang menghabisi para mahasiswa satu-persatu. Dan mereka pun kemudian baru menyadari kalau yang mereka temui itu adalah penghuni hutan yang mereka cari-cari selama ini : Si Penyihir Blair (Blair Witch). Namun pengetahuan itu sudah terlambat, karena mereka tidak akan keluar hidup-hidup dari hutan tersebut.



7. STORKS 
Tanggal rilis     : 2 September 2016
Sutradara         : Nicholas Stoller
Pengisi Suara   : Michel Key, Jennifer Aniston, Jordan Peele, Ty Burrell, Danny Trejo

Animasi kocak ini mengangkat cerita klasik masyarakat Amerika Selatan tentang burung bangau pengantar bayi ke keluarga yang membutuhkan. Dikisahkan bahwa di masa lalu para burung bangau bertugas untuk mengantar bayi. Namun di masa serba canggih seperti sekarang, mereka sudah tidak dibutuhkan lagi untuk mengantar bayi. Karena itu, para bangau beralih profesi menjadi karyawan pengantar paket dan pengiriman barang.

Junior (Andy Samberg) adalah Bangau Putih yang bekerja di perusahaan pengiriman barang Cornerstore.com, sebuah perusahaan pengiriman paket terbesar di dunia. Karena prestasi kerjanya yang bagus, Junior rencananya akan dipromosikan. Namun sebelum promosi itu dilakukan, secara tidak sengaja, Junior mengaktifkan Mesin Pembuat Bayi, sehingga terciptalah seorang bayi lucu. Karena kehadiran bayi itu tidak diharapkan dan dapat menimbulkan masalah pada karirnya, maka Junior berniat menyingkirkan bayi itu.

Dibantu temannya Tulip (Katie Crown) - seorang manusia - maka mereka membawa kabur bayi itu dari Cornerstore.com, dan mencari orang yang mau mengasuh sang bayi. Maka dimulailah petualangan seru Junior dan Tulipmencari keluarga manusia di bumi. Sementara itu, para petinggi Cornerstore.com yang tahu kecerobohan Junior itu, berusaha menangkap Junior dan meminta pertanggung-jawaban atas kesalahan yang dibuatnya itu.



8. DEEPWATER HORIZON
Tanggal rilis     : 27 September 2016
Sutradara         : Peter Berg
Pemeran          : Mark Wahlberg, Kurt Russell, John Malkovich, Gina Rodriguez, Kate Hudson

Film bertabur bintang dengan cerita yang super-seru ini mengangkat kisah nyata yang terjadi tanggal 20 April 2010 silam, di mana terjadi ledakan yang hebat di lokasi pengeboran minyak bumi lepas pantai di Macondo Prospect, sekitar 60 kilometer tenggara Pantai Lousiana. Ledakan itu menewaskan 11 pekerja dan melukai 17 lainnya.

Mike Williams (Wahlberg) adalah salah seorang pekerja di tempat pengeboran minyak lepas pantai. Saat kondisi cuaca memburuk, Mike menyadari ada kesalahan pada salah satu pipa penyedot minyak. Saat dia dan tim berusaha memperbaiki pipa itu, tekanan dalam pipa meningkat drastis dengan tiba-tiba, dan terjadilah ledakan hebat. Akibatnya banyak pekerja di pengeboran itu luka dan meninggal. Mike sendiri terjebak di tengah-tengah lokasi kejadian.

Tim SAR mencoba mendekati lokasi kejadian, namun terhalang api dan cuaca yang tidak bersahabat. Dalam kondisi terjepit, Mike masih berusaha untuk menyelamatkan teman-temannya. Mampukah dia selamat dari bencana hebat itu?





Judul Serial TV :  Maigret
Ditayangkan      : ITV
Pemeran            : Rowan Atkinson, Lucy Cohu
Tanggal tayang : 28 Maret 2016 - sekarang
Total Episode    : Season 1 (2016) - 2 episode, Season 2 (2017) - 2 episode

Kita mengenal Rowan Atkinson sebagai Mr Bean dan komedian handal. Jadi ketika mendengar kabar kalau dia bermain serial detektif, tentu yang terbersit dalam benak : Pastilah serial itu adalah serial bergenre komedi, seperti yang biasa dia bawakan. Nyatakan keliru. Roman Atkinson memang bermain dalam serial televisi bergenre detektif, namun serial ini adalah serial yang cukup serius. Atkinson memainkan karakter yang sama sekali berbeda dengan yang biasa dia bawakan. Jadi jika Anda berharap ada kelucuan konyol seperti yang biasa dibawakan Atkinson di serial televisi Mr Bean, maka Anda harus kecewa kali ini.

Di serial Maigret, Rowan Atkinson akan berperan sebagai Detektif Jules Maigret, seorang detektif asal Perancis yang cukup legendaris. Kisah Jules Maigret sendiri adalah adaptasi dari serial novel berjudul sama karya Georges Simenon yang sangat populer di tahun 1931 - 1972 di Perancis. Kisah petualangan Maigret sendiri telah diadaptasi dalam berbagai media : Film layar lebar, serial televisi, dan sandiwara radio.

Rumah Produksi Ealing Studios memproduksi 2 episode pertama petualangan Detektif Jules Maigret yang ditayangkan 28 Maret 2016 dan Desember 2016.

Episode pertama berjudul "Meigret Sets A Trap" yang diadaptasi dari novel "Meigret Tend Un Piege" yang diterbitkan tahun 1955. Bersetting Perancis tahun 1955, dikisahkan bahwa selama 5 bulan terakhir telah terjadi pembunuhan sadis terhadap 4 para wanita yang melewati Jalan Mintmartre di malam hari. Keempat korban tersebut tidak punya keterkaitan. Satu-satunya kesamaan di antara mereka adalah kesemuanya berambut pirang.

Kementerian Hukum menugasi Kepala Inspektur Jules Maigret (Atkinson) untuk mencari pelakunya. Maigret kemudian meminta bantuan Polisi Wanita Marthe Jusserard (Eva-Jane Willis) untuk memancing sang pelaku pembunuhan. Marthe berhasil menjebak sang pelaku muncul. Tetapi dia sendiri nyaris menjadi korban, jika Maigret dan polisi tidak segera bertindak. Sang pelaku berhasil kabur, namun Maigret berhasil mendapatkan petunjuk kalau pelakunya adalah Madame Moncin (Fiona Shaw), seorang wanita paruh baya yang mengidap gangguan jiwa dan sebelumnya telah melakukan 6 pembunuhan. Tetapi masalahnya, Madame Moncin sendiri sedang berada dalam penjara, sehingga tidak mungkin melakukan pembunuhan itu.

Penyidikan Maigret kemudian mengarah pada Marcel Moncin (David Dawson), anak Madame Moncin yang diduga melanjutkan "tugas" Sang Ibu. Karena itu Maigret harus segera menemukan anak Marcel Moncin, sebelum jatuh korban berikutnya.

Episode pertama ditonton 7.17 juta penonton Inggris. Hasil ini membuat ITV sangat optimis dengan kesuksesan Maigret, sehingga - pada saat Episode Kedua Maigret baru selesai produksi tanggal 25 Juni 2016 silam - mereka langsung setuju untuk memproduksi Season Kedua Maigret yang akan tayang tahun 2017 mendatang.



ABOUT "MAIGRET"
Jules Meigret - bernama lengkap Jules Amedee Francois Maigret - adalah detektif fiksi hasil kreasi novelis Belgia Georges Simenon. Terdapat 66 novel dan 28 cerita pendek petualangan Detektif Maigret yang dibuat Simenon (diterbitkan dalam kurun waktu 1931 - 1972), yang kesemuanya mendapatkan respon yang sangat positif dari para pembaca. 
Sosok Maigret versi Novel

Detektif (atau disebut juga Kepala Inspektur) Jules Maigret adalah seorang detektif yang kerap mengenakan topi, jas terusan, serta mengisap pipa rokok. Dalam memecahkan kasus, selain mengumpulkan informasi dari berbagai sumber dan barang bukti, dia juga sering berdiskusi dengan istrinya - Madame Maigret - yang sama cerdasnya, bahkan bisa menganalisa hal detil yang tidak terlihat. Meski jarang terlibat secara langsung, namun semua masukan istri Maigret itu seringkali menjadi hal krusial yang membantu Maigret dalam memecahkan kasus-kasus yang diselidikinya.



DO YOU KNOW ? 
Episode 1 - Maigret Sets a Trap dalam serial ini merupakan adaptasi kelima yang pernah dibuat. Sebelumnya, kisah ini telah diadaptasi dalam bentuk film dan serial televisi. Kisah ini pertama kali diadaptasi dalam bentuk film layar lebar berjudul sama tahun 1958 di mana Jean Gabin berperan sebagai Meigret. Selanjutnya, kisah ini dibuat ulang dalam serial televisi Meigret (produksi BBC) tahun 1960. ITV kemudian membuat kembali cerita ini dalam serial Meigret (1992) yang diperani Michael Gambon. Dan terakhir, cerita ini diadaptasi serial Meigret produksi Perancis (1996) di mana Aktor Perancis Brune Cremer berperan sebagai Meigret.

Episode Pertama Meigret dibuat di Budapest, Hongaria.

Rowan Atkinson adalah penggemar berat tokoh Jules Maigret. Dia bahkan telah membaca semua seri petualangan Meigret berulang-ulang. Karena itu, saat mendapat kesempatan memerani karakter favoritnya, Rowan Atkinson merasa sangat bahagia dan terharu sekali.

Banyak penonton yang menilai akting Rowan Atkinson di episode pertama Maigret sangat baik dan sempurna. Mereka bahkan mengharapkan dapat melihat lebih banyak lagi aksi Atkinson di seri-seri Maigret selanjutnya.


Judul Serial TV : Decoded
Ditayangkan      : Hunan TV
Pemeran             : Ying Er, Chen Ce Ney, Jing Chau
Tanggal tayang  : 20 Juni - 14 Juli 2016
Total episode     : 44

Dari pengalaman saya menonton film-film produksi China, ada 2 genre film yang tampaknya "diharamkan" untuk diproduksi : Genre Horor dan Spionase. Genre horor diharamkan karena Pemerintah China menghendaki penduduknya menjadi masyarakat yang rasional dan tidak mudah percaya hal-hal tahayul. Film horor jelas akan membuat masyarakat mudah percaya dengan hal-hal supranatural seperti hantu, dukun, roh jahat, dan lain-lain, sehingga Pemerintah melarang keras sutradara China untuk membuat film jenis ini.

Sedangkan Genre Spionase sudah sangat jelas dilarang. Hal ini dikarenakan Pemerintah China kuatir informasi rahasia negara terekspos di film jenis tersebut, sehingga dapat membahayakan negara. Karena itu, film jenis ini tidak pernah diproduksi. Biasanya yang diproduksi adalah film-film bergenre perang atau keluarga, di mana Pemerintah China berharap film demikian dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air, sikap solidaritas, serta semangat berjuang. Mereka pn berharap film-film demikian akan terus mendorong masyarakat untuk cinta keluarga, menghormati orang tua, dan menghargai orang di sekitar.

Meski demikian, belakangan ini sepertinya Pemerintah China sedikit "melunak" dan memberikan ruang kreativitas lebih besar kepada sineas China untuk merilis film-film bergenre horor dan spionase. Di tahun ini saja sudah ada beberapa film horor yang beredar, meski tidak murni horor (karena dicampur dengan genre psikologi-thriller). Bahkan yang lebih mengejutkan lagi adalah perilisan novel Decoded (解密 ; Jie Mi) karya pertama Novelis Mai Jia (bernama asli Jiang Ben Hu), yang menguak aksi tim inteligen China bernama Unit 701 yang dibentuk tahun 1956.

Meski Pemerintah China membantah adanya tim inteligen tersebut, tapi berdasarkan investigasi yang dilakukan Mai Jia selama 15 tahun terakhir, dia berhasil menemukan banyak dokumen dan bukti tentang keberadaan Unit 701 dan bagaimana sepak-terjang unit ini dalam membongkar rencana dan aksi banyak pihak yang berusaha menggulingkan Pemerintah (yang pada masa itu dipegang oleh Presiden Mao Ze Dong).

Novel Decoded menjadi salah satu novel yang sangat populer, tidak saja di China, tetapi juga di Eropa dan sempat menjadi bahan pembahasan CNN dan New York Times tahun 2014 silam.

Meski berisi informasi yang cukup sensitif, novel tersebut tidak disensor oleh Pemerintah China dan diizinkan untuk dirilis.

Dua tahun pasca perilisan novel itu, Hunan TV mengadaptasi novel laris itu menjadi sebuah serial televisi bertotal 44 episode berjudul Jie Mi (Decoded). Serial tersebut telah tayang bulan Juni - Juli 2016 silam, dan mendapatkan respon yang sangat positif dari para penonton.

Saya sudah menonton serial ini, dan isinya jauh lebih "ringan" daripada novel aslinya. Ceritanya pun lebih mengedepankan drama, tidak terlalu membahas sepak terjang Unit 701. Wajar jika serial televisi ini mendapat restu Pemerintah China untuk ditayangkan di televisi.

Bersetting tahn 1950-an, serial Decoded mengisahkan tentang adanya rencana perebutan kekuasaan negara yang dilakukan oleh para pemberontak. Mereka memasukkan semua informasi dan rencana perebutan kekuasaan itu dalam sebuah dokumen yang diberi nama Purple Secret. Dokumen itu berhasil diperoleh oleh Pemerintah China. Tetapi untuk dapat memecahkan isi dokumen itu, hanya ada 1 orang yang bisa. Dia adalah Profesor Ching dari Beijing. Pemerintah kemudian membawa Profesor Ching ke Huang An untuk dapat membantu memecahkan kode rahasia Purple Secret. Tapi di tengah perjalanan, para pemberontak berhasil membunuh Profesor Ching.

Pemerintah China menyerahkan dokumen Purple Secret kepada Unit 701 untuk dipelajari, tetapi mereka pun tidak mampu memecahkan informasi di dalam dokumen tersebut. Mereka kemudian mendengar kalau ada mahasiswa super cerdas yang mampu memecahkan semua kode dan persoalan matematika. Maka mereka pun dipertemukan dengan Rong Jing Zhen (Cheng Zue Dong), seorang mahasiswa yang dijuluki Si Kepala Besar Rong karena perilaku autisnya yang membuat dia seperti orang bodoh. Meski demikian, Jing Zhen sebenarnya adalah orang berotak brilian yang memiliki kemampuan membaca kriptologi (huruf dan angka rahasia). Dengan kemampuannya, Jing Zhen berhasil memecahkan kode rahasia dokumen Purple Secret, dan Pemerintah berhasil mencegah aksi perebutan kekuasaan yang dilakukan para pemberontak.

Atas kesuksesannya ini, Jing Zhen diangkat menjadi anggota Unit 701 dan mendapat tugas untuk membongkar kode-kode rahasia lain. Meski sudah menjadi anggota kehormatan Unit 701, namun Jing Zhen kemudian menyadari kalau Pemerintah justru takut padanya, dan kuatir kalau-kalau suatuhari Jing Zhen dapat berbalik dan menjadi musuh negara paling berbahaya. Karena itu segala gerak-gerik Jing Zhen dimonitor. Hal ini membuat Jing Zhen stres dan depresi.

Puncaknya, adalah ketika dia dihadapkan pada sebuah kode rahasia super (Supercode) yang diciptakan oleh musuh negara yang dikenal dengan sebutan  "Shell of A Man" dan "Madman's Work". Kode ini merupakan kode super rumit yang harus dipecahkan Jing Zhen. Karena terlalu memaksakan diri, Jing Zhen nyaris menjadi gila. Namun berkat dukungan dan bantuan rekan-rekannya di Unit 701, akhirnya Jing Zhen berhasil memecahkan kode tersebut.


ABOUT "MAI JIA"
Mai Jia - bernama asli Jiang Ben Hu - adalah salah seorang novelis kenamaan di China.  Lahir di Fuyang, Propinsi Zhejiang tahun 1964, Jiang Ben Hu kemudian bekerja sebagai Tentara Pemerintahan China selama 17 tahun.


Mai Jia
Saat menjadi tentara, Ben Hu mendalami pengetahuan tentang radio nirkabel dan menulis. Dia mulai menyukai dunia tulis tahun 1986, lalu mengambil pendidikan Sastra di People's Liberation Army Arts College tahun 1987 dan lulus tahun 1991.

Novel "Decoded"
Setelah tidak menjadi tentara, Ben Hu bekerja di Chengdu Satelite TV pada tahun 1997. Tahun 2002, dia merilis novel pertamanya berjudul Decoded, yang merupakan novel berdasarkan pengalamannya bekerja sebagai tentara pemerintah. Novel ini mengangkat tema yang cukup sensitif, yaitu tentang Unit 701 yang merupakan unit rahasia pemerintah khusus menangani dokumen rahasia dan kode sandi. Meski sempat dicurigai Pemerintah, namun novel ini akhirnya mendapat persetujuan untuk dirilis. Dan saat dirilis, novel tersebut menjadi salah satu novel terlaris China yang terjual hingga jutaan kopi. Novel ini pun laris saat dijual di Eropa dan Amerika Serikat.


Judul TV Serial   : Cinderella and Four Knights
Ditayangkan        : tvN
Pemeran              : Park So Dam, Jung Il Woo, Ahn Jae Hyun, Lee Jung Shin
Tanggal tayang    : 12 Agustus - 1 Oktober 2016
Total episode       : 16

Meski baru tayang 2 episode - pada saat artikel ini dibuat - tetapi serial Cinderella and Four Knights langsung melesat ke posisi puncak serial televisi Korea Selatan dan bersaing ketat dengan beberapa Doctors dan W.

Meski judulnya "Cinderella", serial bergenre drama-komedi ini sama sekali tidak bercerita tentang dunia fantasi atau kisah peri seperti yang Anda duga. Serial ini diadaptasi dari novel sukses "Cinderellawa Nemyungui Kisa" karya Baek Myo yang diterbitkan BandiBooks pada tanggal 4 November 2011 silam.

Serial ini mengisahkan tentang Eun Ha Won (Park So Dam), seorang gadis muda yang sedang kuliah di jurusan Fashion Design dan bercita-cita menjadi seorang guru, sesuai permintaan Ibunya. Sayang, ibunya meninggal dalam sebuah kecelakaan lalu lintas, dan ayahnya menikah lagi. Ibu tiri dan adik tirinya tinggal bersama Ha Won dan mereka memperlakukan dirinya dengan tidak baik. Bahkan kuliahnya tidak mendapatkan dukungan dari ayahnya, sehingga mau-tidak mau dia harus mencari uang untuk biaya kuliah. Ha Won kemudian mengambil pekerjaan paruh-waktu. Tapi ketika dia ditagih uang pemindahan abu Ibunya yang dikremasi yang nilainya sangat besar, Ha Won berpikir harus mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang lebih besar lagi.

Nasib baik kemudian mempertemukan Ha Won dengan Direktur Kang (Kim Yong Gun), pemilik perusahaan Sky Group, yang menawarinya pekerjaan mengurusi rumahnya, Sky House. Direktur Kang tinggal bersama 3 orang keponakannya dan seorang Pengawai ketiga keponakan itu yang semuanya pria tampan :
- Kang Hyun Min (dipernai Ahn Jae Hyun) : keponakan tertua. Sombong, playboy, dan sangat pandai berbicara yang selalu berhasil mendapatkan apa yang diinginkannya. Dengan kemampuannya berbicara, dia sangat yakin mampu mengambil hati semua wanita di dunia.

- Kang Ji Won (Jung Il Woo) : seorang anak yatim-piatu yang tadinya hidup miskin, kemudian diangkat menjadi anak. Meski sangat pemberontak, Ji Won adalah pria yang sangat berhati lembut, dan penyendiri.

- Kang Seo Woo (Lee Jung Shin) : keponakan bungsu yang merupakan penulis lagu dan penyanyi terkenal. Dia adalah orang yang sangat ceria dan langsung jatuh jati pada Ha Won ketika pertama kali bertemu.

- Lee Yoon Sung (Choi Min) : sekretaris Direktur Kang, dan sekaligus Pengawal Pribadi ketiga keponakan Direktur Kang.

Sepanjang cerita dikisahkan bagaimana Ha Won yang keras harus berhadapan dengan 3 orang keponakan Direktur Kang yang berwatak saling berseberangan. Untungnya dia mendapat dukungan dan bantuan dari Sang Pengawal Yoon Sung, sehingga dia tidak terlalu kewalahan menghadapi ketiga keponakan itu.



DO YOU KNOW? 
Awalnya serial ini berjudul "Niga Cheoeumiya" (You Are The First), lalu kemudian diputuskan untuk menggunakan judul yang sama seperti judul novelnya.

Jika Anda penasaran dengan Park So Dam - pemeran Ha Won - karena merasa wajahnya sangat familiar, berarti Anda pernah menonton film Korea Selatan The Silenced dan The Priests. Berkat kedua film tersebut Park So Dam meraih banyak nominasi dan penghargaan. Sejak itu, namanya sangat terkenal dan menjadi salah satu aktris papan atas Korea Selatan. Sebelum bermain di serial Cinderella and Four Knights, dia bermain sebagia pemeran utama di serial televisi produksi KBS Beautiful Mind yang tayang 20 Juni - 2 Agustus 2016 silam.

Jung Il Woo - pemeran Kang Ji Won - adalah aktor tampan yang mengawali karirnya di dunia perfilman dengan bermain di serial sitkom Unstoppable High Kick (2006). Namanya mulai dikenal orang setelah bermain dalam serial Korea terkenal The Return of Iljimae (2009), 49 Days (2011), Flower Boy Ramyun Shop (2011), dan The Night Watchman's Journal (2014).

Sang Playboy Tampan Kang Hyun Min diperani oleh Ahn Jae Hyun. Ada alasan mengapa Ahn Jaen Hyun terpilih memerani karakter ini, karena dia adalah salah seorang model top Korea Selatan yang cukup digandrungi para wanita. Jae Hyun sudah dikenal sebagai seorang model setelah banyak tampil dalam berbagai iklan pakaian di tahun 2009. Namanya di dunia film baru terkenal setelah memerani film komedi You're All Surrounded (2014), webtoon Fashion King (2014), dan drama Blood (2015).

Wajah pemeran Kang Seo Woo sudah barang tentu bukan wajah asing. Dialah Lee Jung Shin, salah seorang anggota band rock terkemuka di Korea Selatan : CNBLUE. Bermain film bukanlah hal baru buat Jung shin karena sejak tahun 2012, dia sudah "rajin" tampil di banyak serial televisi. Diawali dengan serial KBS2 Seoyoung My Daughter (2012), The Blade and Petal (produksi KBS, 2013), Temptation (SBS, 2014), dan Thank You My Son (KBS, 2015). Selain menjadi aktor, sejak 19 Maret 2015, Jung Shin juga menjadi presenter di acara musik televisi M Countdown yang disiarkan Mnet. Dalam acara ini, Jung Shin membawakannya bersama Key, anggota grup musik SHINEE.

Judul Film         : Ini Kisah Tiga Dara
Sutradara           : Nia Dinata
Pemeran            : Tara Basro, Shanty, Tatyana Akman, Rio Dewanto, Titiek Puspa, Ray Sahetapy
Tanggal Rilis     : 1 September 2016

Ada film Indonesia yang sangat populer yang beredar tahun 1957. Judulnya Tiga Dara. Film garapan sutradara Usmar Ismail tersebut diperani Chitra Dewi, Mieke Wijaya, dan Indriati Iskak, bertutur tentang tiga saudari yang tinggal bersama neneknya. Karena sang nenek sudah tua, maka ketiganya diminta menikah sesegera mungkin sebelum sang nenek menutup mata selamanya. Film drama-komedi-musikal itu menjadi salah satu film terlaris di masa itu, dan menaikkan popularitas ketiga pemeran film tersebut.

Kini, setelah hampir 60 tahun pasca perilisan film itu, Sutradara Nia Dinata mencoba mengangkat kembali nostalgia masa lalu tersebut dengan membuat ulang (remake) film ikonik tersebut dan merilisnya dengan judul Ini Kisah Tiga Dara.

Sama seperti versi aslinya, Ini Kisah Tiga Dara dibuat dalam bentuk drama-musikal. Alur ceritanya pun dibuat mirip dengan versi aslinya, dengan beberapa perubahan yang cukup krusial, mengikuti perkembangan jaman masa kini.

Dikisahkan tiga kakak-beradik - Gendhis (Shanty), Ella (Tara Basro), dan Bebe (Tatyana Akman) - menjalankan bisnis hotel milik keluarganya yang berada di Maumere, Nusa Tenggara Timur. Ketiganya terlalu fokus menjalankan bisnis sehinga tanpa sadar usia mereka sudah tidak muda lagi. Hal ini sangat menguatirkan Oma mereka (diperani Titiek Puspa). Dia takut ketiga cucu kesayangannya itu akan menjalani hidup tanpa pasangan hidup. Karena itu, dia mendatangi ketiga cucunya di Maumere dan menanyakan soal ambisi dan rencana masa depan mereka. Masalahnya, Oma tidak saja membahas soal masa depan ketiga cucunya. Dia pun turut memikirkan dan memilih jodoh untuk para cucunya. Nah, pusinglah Ketiga Dara itu sekarang, karena dipaksa Oma untuk buru-buru menikah dengan orang yang tidak mereka kenal sebelumnya.

Film ini terbilang menarik karena mengambil lokasi shooting di Maumere, NTB. Banyak pemandangan indah yang ditampilkan di film ini, membuat penonton mungkin tidak akan percaya kalau lokasi indah itu berada di Indonesia. Dengan durasinya yang hanya 91 menit, film ini dipastikan dapat menghibur penonton, terutama yang pernah menonton Tiga Dara versi 1957.



TENTANG "TIGA DARA" (1957)
Seperti yang sudah saya ulas di depan, film Tiga Dara merupakan salah satu film box-office fenomenal di tahun 1957. Film hitam-putih yang disutradarai Usmar Ismail ini diproduksi dan didistribusikan oleh PT Perfini Films.  Proses pembuatan film ini tidaklah mudah, karena untuk bisa memproduksi film ini, Perfini harus meminjam uang dari Pemerintah dalam jumlah yang sangat besar. Sebelumnya, PT Perfini telah mengalami kerugian yang cukup besar karena film-film produksi mereka sebelumnya - beberapa di antaranya adalah Lagi-Lagi Krisis (1955) dan Tamu Agung (1955) - tidak sukses. Sehingga film Tiga Dara menjadi pertaruhan besar bagi Perfini. Apabila film itu juga gagal, maka Perfini bisa bangkrut dan tutup.

Meski para Direksi Perfini sempat ketar-ketir ketika film ini dirilis, tapi ternyata film ini mampu meraup keuntungan finansial yang luar biasa. Film ini tidak saja membuat nama Usmar Ismail - sebagai sutradara film ini - menjadi masyur, para pemain di film itu pun (Chitra Dewi, Mieke Widjaja, dan Indriati Iskak) langsung menjadi populer.

Film ini mengisahkan tentang tiga bersaudari kandung - Nunung (Chitra Dewi), Nana (Mieke Widjaja), dan Nenny (Indriati Iskak). Ketiganya dibesarkan oleh nenek mereka (Fifi Young). Ibu mereka telah tiada dan ayah mereka terlalu sibuk bekerja. Nunung, selaku anak sulung, berperan sebagai ibu bagi kedua adiknya. Karena terlalu fokus dalam memperhatikan kebutuhan adik-adiknya, tanpa disadari usia Nunung sudah tidak muda lagi, dan dia belum punya pasangan. Neneknya berusaha mencarikan pasangan untuk Nunung, tapi semuanya tidak sesuai.

Satu ketika Nunung terserempet skuter yang dibawa Toto (Rendra Karno). Nunung sangat marah pada Toto dan mengumpat-umpatnya. Saat Toto mendatangi rumah Nunung dan mencoba minta maaf malah ditanggapi dengan sikap kasar. Di rumah itulah Toto berkenalan dengan Nana. Hubungan mereka berlanjut serius, hingga kemudian Toto melamar Nana. Lamaran Toto ini justru menjadi konflik antara Nana dan Nunung, karena Nunung tidak terima dilangkahi menikah oleh adiknya.

Film Tiga Dara menjadi film Indonesia pertama yang ditayangkan secara internasional, yaitu di Venice Film Festival (1959). Film ini meraih Penghargaan Best Musical Arrangement di ajang Indonesian Film Week (1960).

Film Tiga Dara pertama kali ditayangkan di Capitol Theatre di Jakarta bulan Agustus 1957. Presiden Sukarno menonton film ini pada tanggal 20 September 1957 di Istana Presiden di Bogor. Beliau secara khusus mengatur acara menonton bersama keluarga tersebut dalam rangka merayakan ulang tahun istrinya, Hartini.

Sebelum Ini Kisah Tiga Dara, film Tiga Dara pernah dibuat ulang pada tahun 1980 dan dirilis dengan judul Tiga Dara Mencari Cinta, dengan sutradara Djun Saptohadi. Film ini disebut-sebut menjadi inspirasi dari film Teguh Karya berjudul Pacar Ketingalan Kereta (1989).


Baru-baru ini film Tiga Dara telah direstorari ulang dan dibuat dalam format gambar 4K, sehingga tampilan gambarnya lebih terang. Selain itu, agar pemirsa masa kini bisa tahu bagaimana kerennya film Tiga Dara, film yang telah direstorasi ini ditayangkan di bioskop seluruh Indonesia pada tanggal 11 Agustus 2016 silam.
Judul Serial TV    : A Fist Within Four Walls
Ditayangkan         : TVB Jade (Hong Kong)
Pemeran               : Ruco chan, Nancy Wu, Benjamin Yuen, Phillip Ng
Tanggal tayang     : 1 - 28 Agustus 2018
Total episode        : 28

Hal pertama yang langsung menarik perhatian saya saat memutuskan menonton serial ini adalah koreografi perkelahiannya yang sangat tidak biasa. Selain realistis, banyak gaya perkelahiannya yang diadaptasi dari gaya berkelahi di komik-komik manhwa produksi Hong Kong (seperti Long Hu Men), sehingga penonton seolah-olah sedang menonton komik.

Serial ini mengambil latar belakang cerita tentang kehidupan masyarakat Kowloon di era 1940-1960an, di mana saat itu Kowloon masih dikelilingi benteng dan kota itu dikenal dengan sebutan "Kowloon Walled City". Di masa itu, kota Kowloon dikuasai oleh Triad dan mereka menjalankan bisnis prostitusi, penjudian, serta penjualan narkoba dengan sangat leluasa.

Dikisahkan pada tahun 1945, Pasca Kekalahan Tentara Jepang dalam Perang Dunia Kedua, Kowloon menjadi sebuah kota tanpa Pemerintahan. Kejahatan merajalela di masa itu. Guru Duen Tung Tin dan Chiu Mang San dari Aliran Bela Diri Ba Ji Quan membentuk sebuah aliansi untuk menciptakan keamanan bagi warga Kowloon. Namun aliansi itu pecah setelah Guru Duen tewas diracun oleh seseorang, dan Guru Chiu menjadi tersangka utama. Guru Chiu kemudian bunuh diri. Akhirnya Kota Kowloon kembali dikuasai oleh para kriminal.

Lima belas tahun kemudian, Chor Au Kuen (Ruko Chan), anak sulung Guru Chiu - yang sebelumnya tinggal di luar Kowloon - pulang ke Kowloon untuk mencari adik perempuannya yang hilang. Tiba di sana, dia berkenalan dengan Tiu Lan (Nancy Wu), seorang wanita pemilik salon, yang kemudian mempekerjakan Kuen setelah tahu dia punya kemampuan bela diri. Kuen pun bertemu dengan Duen Ying Fung (Benjamin Yuen), anak tunggal Guru Duen yang kini telah menutup perguruan Ba Ji Quan milik ayahnya dan kini berprofesi sebagai Dokter Gigi. Meski demikian, diam-diam Fung masih belajar Ba Ji Quan secara sembunyi-sembunyi, dan dia memiliki kemampuan Ba Ji Quan yang luar biasa.

Kota Kowloon saat itu berada dalam kekuasaan kelompok kriminal yang menamakan mereka The Association. Mereka banyak melakukan kejahatan sehingga meresahkan para penduduk. Untuk melindungi penduduk, Kuen dan Fung kemudian mengumpulkan para ahli bela diri untuk diajak bergabung ke dalam kelompok mereka, Kowloon Walled City Welfare Association. Meski Kuen memiliki bakat bela diri, tetapi dia menolak belajar Ba Ji Quan dan memilih belajar Mix Martial Arts (MMA) dari Yuk Bo Fung (Yuen Qiu), seorang wanita mantan guru bela diri Wing Chun dan Muay  Thai. Sementara itu, anak Yuk Bo Fung yaitu Lung Shing Fu (Phillip Ng) adalah seorang petarung Muay Thai terhebat saat ini dan tidak pernah terkalahkan. Sayangnya, Shing Fu lebih memilih bergabung dengan The Assosiation, sehingga berseteru dengan Kuen dan Fung.

Masalah terjadi ketika Pimpinan The Assosiation tewas akibat pukulan Ba Ji Quan, dan Fung menjadi tersangka utama. Kuen dan Tiu Lan menyidiki kasus tersebut dan menemukan kalau pelakunya adalah Fa Man (Grace Wong), seorang wanita pemimpin grup tari populer di Kowloon. Fa Man ternyata punya keterkaitan dengan kejadian 5 tahun silam yang merengut nyawa Guru Duen. Dan terkuaklah kalau ada orang kuat yang tidak saja mengendalikan The Assosiation, tetapi juga menguasai semua aspek kehidupan masyarakat Kowloon.



ABOUT "KOWLOON WALLED CITY"
Di masa Dinasti Song (960 - 1279 Setelah Masehi), Kowloon menjadi kota pusat perdagangan garam. Guna memonitor para pendatang - terutama orang barat - yang mendatangi Kowloon, maka pada tahun 1668, Pemerintah mendirikan benteng yang mengelilingi kota Kowloon. Orang hanya bisa masuk Kowloon dengan melalui sebuah pintu yang dijaga oleh 30 orang tentara.

Kota Kowloon yang dibenteng (1910)
Pada tahun 1842, ketika Kaisar Dao Guang dari Dinasti Ching menyerahkan Pulau Hong Kong kepada Pemerintah Inggris melalui Perjanjian Nanjing, Kaisar tidak terima kalau Kowloon juga diserahkan kepada Inggris. Karena itu dia memperkuat benteng Kowloon, membuatnya semakin tebal dan tinggi agar tidak ikut diambil. Benteng tebal itu selesai dibuat pada tahun 1847. Ketika Hong Kong secara resmi diserahkan kepada Inggris untuk dikuasai selama 99 tahun, Kota Dinding Kowloon tidak ikut diserahkan, dan dibiarkan menjadi kota mandiri sendiri.
Kondisi Kowloon yang kumuh (1960)

Karena tidak diurusi, kondisi Kowloon menjadi sangat buruk. Penduduk tidak kesulitan mencari pekerjaan dan makanan sangat sulit didapat. Hal ini kemudian diperparah saat Perang Dunia Kedua, di mana banyak pengungsi Hong Kong yang melarikan diri ke Kowloon dan bersembunyi di sana.

Akibat banyaknya pengungsi yang mencari perlindungan di Kowloon, populasi penduduk Kowloon meningkat tajam, dari awalnya hanya 700 orang, menjadi 17,000 orang. Dengan jumlah penduduk yang membengkak secara signifikan, sudah jelas makanan menjadi semakin sulit didapat. Penduduk Kowloon semakin miskin. Kejahatan merebak di mana-mana. Demi bertahan hidup, banyak orang yang kemudian membuat kelompok triad dan menjalankan bisnis prostitusi, judi, dan narkoba. Kowloon pun menjadi kota yang sangat kumuh dan tidak layak huni.

Pada tahun 1950, Kowloon dikuasai oleh 2 triad besar, yaitu Triad 14K dan Traid pimpinan Sun Yee On. Kedua grup itu sama-sama menjalankan bisnis lokalisasi PSK, perjudian, dan lahan jual-beli opium. Akibatnya keduanya sering bentrok karena berebut wilayah. Pertikaian mereka terus berlangsung hingga mencapai puncaknya tahun 1973, membuat Pemerintah Hong Kong turun tangan dengan mengerahkan 3,500 orang polisi dan menangkapi lebih dari 2,500 pengikut kedua kelompok itu.
Kota Kowloon pasca pemugaran (1991)


Dinding pembatas kota Kowloon akhirnya dihancurkan pada tahun 1960, dan Kota Kowloon pun mulai ditata menjadi kota yang jauh lebih baik dan nyaman untuk ditinggali. Sebagian besar rumah di Kowloon dihancurkan dan diganti dengan apartemen yang lebih nyaman dan layak huni. Meski tingkat kejahatan masih tinggi di masa itu, tetapi berkat kesigapan Pemerintah dan Kepolisian Hong Kong, akhirnya tingkat kejahatan bisa ditekan hingga titik terendah pada tahun 1978, dan saat itu Pemerintah Hong Kong menyatakan tingkat kriminalitas di kota tersebut telah berhasil dikendalikan dengan sangat baik.


Sejarah suram Kowloon di masa lalu sering menjadi inspirasi para sineas untuk membuat film bertemakan Triad Kota Kowloon. Salah satu yang paling terkenal adalah film Brothers from The Walled City (1982) produksi Shaw Brother. Film yang disutradarai Lam Ngai Kai dan diperani Chin Siu Ho, Philip Ko Fei, dan Wang Lung Wei ini mengisahkan tentang hubungan persaudaraan antar anggota triad yang tinggal di Kowloon, dan menjadi salah satu film yang cukup sukses di masa itu.
Kondisi Kowloon hari ini (lokasi : Kowloon Park, 2016)


Tahun 1984, film Long Arm of the Law yang disutradarai Johnny Mak dirilis. Film ini diperani Chen Jing, Kong Lung, Lam Kwok Bun, dan David Lam Wai, mengangkat kisah nyata tentang seorang pengungsi asal Guang Dong yang di masa penjajahan Jepang melarikan diri dan bersembunyi di Kowloon. Namun karena harus bertahan hidup, dia menjadi anggota geng dan harus berhadapan dengan polisi. Film tersebut juga sukses luar biasa, sehingga dibuat sekuelnya (Long Arm of the Law 2 dan Long Arm of the Law 3).








NewerStories OlderStories Home