Ini adalah film horror - thriller dengan alur cerita yang sangat cerdas dan penuh kejutan. Ya, baru kali ini saya menonton film horor India yang brilian seperti ini. Film arahan Sutradara Akshay Akkineni ini diperani Akshay Oberoi, Parvathy Omanakuttan, dan Dipannita Sharma. Sebenarnya bukan film baru, karena dirilis tanggal 18 Juli 2014 silam. Meski demikian, ceritanya masih sangat menarik untuk disimak.


Dikisahkan Kunal Malkholkar (diperani Akshay Oberoi) dan Nikita (Parathy Omanakuttan) adalah pasangan muda suami-istri yang baru menikah. Tapi mereka berdua belum punya karir dan penghasilan yang baik untuk mendukung kebutuhan keluarga mereka. Kunal adalah Pengantar Pizza dan Nikita adalah Novelis spesialis cerita horor. Masalah hidup mereka bertambah ketika Nikita positif hamil, dan Kunal merasakan kehidupannya menjadi berat.

Satu ketika, dia mendapat pesanan pizza untuk diantar ke sebuah alamat. Saat tiba di alamat tersebut, dia menemukan adanya kejanggalan, karena pemilik rumah tiba-tiba menghilang begitu saja. Dan parahnya, Kunal tiba-tiba terjebak di dalam rumah tersebut. Di dalam rumah, dia mengalami teror yang mengerikan dan membuatnya trauma. Beruntung ada polisi yang berhasil menyelamatkannya.

Pasca keluar dari rumah itu, hidup Kunal berubah. Dia tampak sering melamun, karena istrinya menghilang saat mencoba mencari dirinya di rumah tersebut. Dia pun mengaku sering melihat hal-hal aneh, seolah-olah penunggu rumah mengikutinya kemana pun dia berada. Meski sudah didoakan Dukun dan Orang Pintar, namun dia tetap tidak pulih. Agar tidak membahayakan rekan kerjanya, dan guna mencari istrinya, Kunal pun memutuskan untuk keluar dari tempat kerjanya.

Anda tentu berpikir, "Ya, kalo ceritanya begitu, apa cerdasnya film ini?" Ya, apa yang saya tulis tampak seperti cerita yang biasa-biasa saja. Tapi percayalah, sebenarnya apa yang saya tulis hanyalah garis besar ceritanya saja. Jika menonton sendiri, maka Anda akan tahu seberapa cerdas film ini, karena benar-benar luar biasa dan tidak terduga sama sekali (saya tidak bisa menceritakan konkretnya karena akan merusak rasa penasaran Anda. Anda harus menonton sendiri untuk tahu kedasyatan film ini).

Dengan durasi yang tidak terlalu panjang (hanya 103 menit), film ini merupakan film India "terpendek" yang pernah saya tonton. Dan sepanjang film, penonton akan disajikan dengan adean-adegan seram yang bergerak sangat cepat, dan tidak akan memberikan kesempatan Anda untuk berpikir, apalagi bernafas panjang.




ABOUT "PIZZA" 
Sebenarnya film merupakan remake dari film berjudul sama produksi Tamil yang disutradarai Karthik Subbaraj. Film yang dirilis tanggal 19 Oktober 2012 tersebut diperani oleh Vijay Senthupathi, Remya Nambeesan, Aadukalam Naren, Jayakumar Pooja, dan Simha.

Sama seperti film ini, versi asli film Pizza mengisahkan cerita yang persis sama : tentang seorang pengantar Pizza yang mengirimkan pesanan ke sebuah alamat yang ternyata merupakan rumah hantu, dan dia terjebak di dalam rumah tersebut. Dibuat dengan durasi yang lebih panjang (127 menit), film ini menjadi film box-office yang sangat dasyat (dengan dana pembuatan US$ 220,000, film ini berhasil meraup keuntungan hingga US$ 2.7 juta).

Poster film "Pizza" versi Tamil
Film tersebut tidak hanya untung besar secara finansial, tetapi juga mendapat respon positif dari banyak kritikus film India. Mereka menghujani film ini dengan berbagai pujian dan menyebutkan film Pizza sebagai film "suspens thirller yang paling cerdas, dan berhasil membuat para penonton terpaku sepanjang film".

Selain itu, Pizza juga memenangi banyak penghargaan bergengsi perfilman Bollywood, seperti Best Actor dan Best Debutant Director (2nd South Indian International Movie Awards), Best Screenplay dan Best Cinematography di ajang Vikatan Awards, serta Best Story dan Best Cinematography di Ajang 7th Vijay Awards.

Atas kesuksesan film ini, maka Pizza dibuat sekuelnya dengan judul Pizza 2: The Villa. Sekuel ini dirilis 14 November 2013. Meski mengambil judul layaknya sekuel, tetapi film ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan seri pertama. Yang sama adalah teknik penceritaannya yang mirip dengan Pizza pertama, di mana mengetengahkan cerita horor-thriller, dengan kejutan yang tidak terduga di akhir cerita.

Tidak hanya dibuat sekuelnya, film Pizza sendiri kemudian dibuat ulang dalam versi layar lebar dengan bahasa Dravidia, Telugu, Bengali, dan Hindi.




Di Malam Natal kemarin (24 Desember 2015), saya berkesempatan menonton film "lawas" dari Filipina berjudul Third Eye. Ini kali pertama saya menonton film produksi Filipina. Dan setelah menontonnya, saya berkesimpulan kalau film horor Filipina memiliki banyak kesamaan film horor Indonesia : bertele-tele, dan terlalu "sinetron banget".

Film karya sutradara Aloy Adlawan yang dirilis 26 Februari 2014 di Filipina ini sebenarnya menawarkan plot yang cukup menarik : Mylene (diperani Carla Abellana), saat masih belia menyaksikan sendiri keluarganya dibantai oleh suami tetangganya. Akibatnya, mata ketiganya terbuka dan dia bisa melihat arwah gentayangan. Mylene kemudian tinggal bersama neneknya yang dapat membantunya untuk menutup mata ketiganya itu.

Tapi ketika telah dewasa, mata ketiga Mylene terbuka kembali setelah dia memergoki Jimmy (Ejay Falcon) - suaminya - berselingkuh dengan seorang wanita lain bernama Janet (Denise Laurel).

Paruh pertama film berdurasi 1 jam 33 menit ini tampak menjanjikan dan sangat menarik. Tetapi di paruh kedua - ketika Mylene menguntit suaminya yang mengantar Janet, ceritanya menjadi terkesan ngawur dan dipaksakan.

Saat Mylene mengikuti suaminya yang membawa Janet melewati jalan hutan, mereka tersesat. Kemudian mereka bertemu dengan penduduk di tengah hutan, yang kemudian ternyata adalah penduduk kanibal yang mengincar korban wanita hamil tua, di mana nantinya wanitanya akan dimakan, lalu janinnya akan digunakan untuk menghidupkan penduduk desa itu yang telah mati.

Saya katakan ceritanya ngawur karena kemampuan Mylene yang bisa melihat arwah menjadi "mubazir" dan hanya sebatas "bisa" melihat arwah saja. Baik sutradara maupun penulis skenario tidak berusaha menggali lebih dalam apa yang bisa dilakukan Mylene dengan kemampuannya itu. Petemuan Mylene dengan penduduk desa yang kanibal pun terkesan menjadi sebuah cerita yang berdiri sendiri dan tidak ada kaitannya dengan kemampuan Mylene. Kalau pun ada, beberapa bagian terkesan dipaksakan

Misalnya ada tiga adegan di mana Mylene berhadapan langsung dengan arwah yang seolah-olah ingin melukainya. Tapi Mylene dengan tegas mengatakan pada arwah itu, "Kau tidak bisa melukaiku." Dan arwah itu pun menghilang. Dengan fakta ini, Mylene seharusnya tidak perlu takut saat bertemu arwah. Anehnya, ketika ada adegan bertemu arwah,  justru Mylene ketakutan dan bersembunyi dari arwah itu.
Pendukung film Third Eye (ki-ka) : Denise Laurel (Janet), Ejay Falcon (Jimmy), dan Carla Abellana (Mylene)

Film ini pun berjalan sangat lamban, bahkan terkesan bertele-tele sehingga menghilangkan kengerian dan suspens yang sudah dibangun di awal cerita. Semisal adegan saat Mylene dan Janet dikejar-kejar oleh Cenon (Alex Medina), seorang penduduk desa kanibal yang baru bangkit dari kematian. Bagaimana mungkin dalam keadaan dikejar-kejar, kedua wanita itu masih sempat-sempatnya berhenti di tengah hutan lalu berdebat soal Jimmy yang berselingkuh? Hal lain yang lebih menyebalkan adalah adegan ketika Mylene berhadapan dengan beberapa orang penduduk desa tersebut. Mylene beberapa kali punya kesempatan untuk mempersenjatai dirinya dengan senjata tajam yang tergeletak tidak jauh darinya. Tapi entah kenapa dia tidak pernah mengambil senjata itu, dan lebih memilih lari sambil menjerit-jerit dikejar-kejar orang-orang bersenjata tajam. Dan yang lebih parahnya lagi : Bagaimana mungkin Jimmy, Janet, dan Mylene bisa tersesat di tengah hutan, padahal mobil mereka bukanlah mobil "murah" yang dilengkapi dengan teknologi "anti-nyasar" seperti GPS?

Dengan banyaknya kejanggalan dan adegan bertele-tele, film Third Eye bisa saya katakan sama sekali tidak seseram trailer film ini. Bahkan sangat terkesan sebagai sebuah sinetron yang selalu mengulur-ulur adegan (yang semestinya pendek, dibuat berkepanjangan). Akting para pemainnya pun tampak kurang meyakinkan sehingga menimbulkan kesan mereka adalah pemain amatiran yang baru bermain film (padahal dari yang saya baca, para pemain film tersebut rata-rata adalah aktris dan aktor papan atas yang sudah malang-melintang cukup lama di dunia entertainmen Filipina).

Secara umum, saya kurang puas dengan film horor tangung dengan cerita aneh dan terlalu dipaksakan seperti ini. Tapi untuk penonton yang terbiasa menonton sinetron, film ini sepertinya menarik untuk mereka tonton. Selain menampilkan "intrik" cinta segitiga, juga akting nangis Carla Abellana dan Denise Laurel sepertinya bisa bikin trenyuh hati para penonton.


Strange Case of Dr Jekyll and Mr Hyde merupakan novel klasik karya Novelis Scotlandia Robert Louis Stevenson yang terbit tahun 1886. Novel tersebut mengisahkan tentang kasus pembunuhan yang melibatkan sosok misterius bernama Mr Hyde, yang kemudian diketahui merupakan alter-ego dari bangsawan Inggris bernama Dr Jekyll. Hingga hari ini, novel tersebut menjadi novel legendaris yang hingga hari ini masih diminati dan menjadi salah satu literatur wajib yang harus dibaca mahasiswa psikologi, bahasa, dan sastra.



Karya sastra ini telah sering diadaptasi dalam bentuk drama panggung, drama radio, dan film. Dan baru-baru ini, diadaptasi dalam sebuah serial televisi berjudul Jekyll & Hyde. Jaringan televisi ITV dari Inggris merilis serial tersebut sejak tanggal 25 Oktober 2015 silam. Diproduksi dengan total 10 episode, serial ini langsung menarik perhatian banyak penonton di Inggris.

Diawali dari kejadian suatu malam di London tahun 1885, seorang pria - yang kemudian diketahui adalah Edward Hyde - membunuh seorang anggota Senat. Tindakannya dipergoki oleh warga yang kemudian mengejarnya. Edward Hyde kemudian menghilang.

Tiga puluh tahun kemudian, tepatnya tahun 1930, di Kota Cylon, India, seorang dokter bernama Dokter Robert Jekyll (Tom Bateman) sedang menvaksinasi seorang anak, ketika sebuah truk rem blong tiba-tiba menghantam tempat prakteknya. Salah satu pasiennya terhimpit di bawah truk, dan Robert mengangkat truk itu untuk menyelamatkan pasiennya. Tindakan heroik Robert langsung menyebar ke seluruh kota, dan namanya dimuat di harian nasional.

Berita tentang dirinya ternyata menyebar hingga ke Inggris. Adalah Maxwell Utterson (Christian McKay), seorang pengacara yang ayahnya - Gabriel Utterson - sebelumnya adalah pengacara kepercayaan Dr Henry Jekyll, menghubungi Dokter Jekyll untuk datang ke London guna menerima harta warisan peninggalan Dr Henry Jekyll, yang tidak lain adalah kakek dari Robert Jekyll.

Saat Robert berangkat ke London, orang tua angkatnya - Dr Vishal Najaran (Ace Bhatti) dan Gurinder Najaran (Lolita Chakrabarti) - dibunuh oleh sekelompok orang misterius.

Sementara itu, di London muncul sekelompok orang pimpinan Sir Roger Bulstrode (Richard E. Grant) yang bertugas menangkapi mahluk supranatural yang berniat menguasai Inggris. Sudah cukup lama dia mencari keberadaan Edward Hyde. Dan kedatangan Robert Jekyll ke London dianggapnya dapat mengungkap keberadaan pembunuh supranatural psikopat yang sudah diburunya selama 30 tahun terakhir ini.

Banyak kritikus memuji serial ini karena alur ceritanya yang unik dan sangat berbeda, Bahkan banyak orang yang menyebutkan serial ini merupakan gabungan antara kisah supranatural Harry Potter dan cerita misteri Sherlock Holmes. Jika saya pribadi menilai alur cerita serial ini lebih mirip petualangan The Hulk di dunia Hellboy. Satu hal yang sedikit "mengganggu" dalam serial ini adalah transformasi Dr Jekyll menjadi Mr Hyde yang digambarkan sangat mirip dengan kondisi saat Dr Bruce Banner berubah menjadi Hulk. Meski wujudnya tidak berubah, namun faktanya Dr Jekyll baru bisa berubah menjadi Mr Hyde manakala dia sedang dalam kondisi stres atau marah. Dan untuk bisa mengendalikan emosinya, dia harus secara rutin menyuntikkan dirinya dengan obat penenang buatan ayah angkatnya, Dr Vishal Najaran. Selain itu, baik Hyde maupun Hulk punya kesamaan pada kekuatan super di mana mereka bisa mengangkat beban berat. Mereka berdua mirip kan?

Meski demikian, hal yang patut disaluti dari serial ini adalah kejutan-kejutan dalam film ini yang membuat penonton selalu penasaran untuk terus mengikutinya. Durasi 43 menit untuk setiap episode serial ini terasa "pendek" karena cepatnya alur cerita yang ditampilkan. Meski demikian, serial ini terbilang cukup sadis dengan banyaknya adegan berdarah-darah dan bagian tubuh yang termutilasi. Tidak heran jika baru tayang bererapa episode saja, produser serial ini (Jaringan televisi ITV) telah menerima 459 surat keluhan dari penonton yang keberatan dengan penayangan serial ini, terlebih serial ini ditayangkan di hari Minggu pukul 18.30 yang merupakan waktu untuk tayangan acara keluarga, dan kemungkinan ditonton oleh penonton di bawah usia 15 tahun.

Hingga artikel ini dibuat, serial ini telah memasuki episode 8 dan akan tuntas tayang tanggal 27 Desember 2015. Pasca penayangan di ITV, serial ini akan tayang di stasiun televisi CBC - Kanada awal bulan Januari 2016.
Film yang paling ditunggu-tunggu ini pun akhirnya tayang juga. Tepatnya tanggal 24 Desember 2015, beberapa negara di Asia Tenggara (China, Hong Kong, Indonesia, Singapura, dan Malaysia) secara serentak dapat menikmati film drama-eksyen-biopik dari Master Bela Diri Wing Chun ini. Selain aksi bela diri Wing Chun yang menarik, film ini digadang-gadang akan menjadi film eksyen Donnie Yen terakhir.


Masih disutradarai Wilson Yip, seri ketiga Ip Man ini bersetting Hong Kong tahun 1959, di mana saat itu dunia baru selesai berperang melawan Jepang, dan Hong Kong sedang berbenah pasca perang. Rupanya dalam kondisi yang masih belum kondusif itu, muncul sekelompok gangster sadis yang ingin menguasai kota. Aksi mereka tidak saja untuk mengacaukan keadaan, tetapi juga mengintimidasi penduduk agar mau menjual tanah mereka dengan harga murah, agar bisa dibeli oleh orang kulit putih dan digunakan untuk membangun perumahan, untuk kemudian dijual balk ke penduduk Hong Kong dengan harga tinggi.

Aksi preman itu jelas ditentang Ip Man yang menolong para penduduk yang tertindas tersebut. Aksi patriot Ip Man mengundang amarah para gangster yang kemudian menantang Ip Man untuk bertarung habis-habisan. Akhirnya Ip Man pun menanggapi tantangan itu dan berhadapan dengan Frank (Mike Tyson), pemimpin gangster sekaligus petarung jalanan yang tidak terkalahkan.

Seperti yang sudah digembar-gemborkan banyak orang, di film ini akan menampilkan hubungan antara Ip Man dengan murid kesayangannya, Bruce Lee. Awalnya, karena tidak mendapatkan pemeran yang cocok, pihak produser memutuskan untuk menggunakan sosok Bruce Lee yang dibuat dari teknologi CGI. Namun ide ini kemudian ditentang keras oleh keluarga Bruce Lee.
Danny Chan (pemeran Bruce Lee di Ip Man 3)
Setelah didiskusikan ulang, akhirnya dipilihlah Danny Chan sebagai pemeran Bruce Lee. Sebagai informasi, sebelumnya Danny Chan sudah pernah memerani Bruce Lee dalam serial televisi The Legend of Bruce Lee (2008) produkti CCTV - China.

Selain Donnie Yen, beberapa aktor dan aktris pendukung di seri sebelumnya pun masih ikut serta bermain di film ini, seperti Lynn Hung (pemeran Cheung Wing Sing, istri Ip Man), Simon Yam, dan Louis Fan.



DO YOU KNOW?
Film berdurasi 105 menit ini dibuat dengan dengan biaya US$ 36 juta, dua kali lipat lebih mahal dibandingkan seri sebelumnya (US$ 13 juta).

Saat proses pengambilan gambar perkelahian antara Donnie Yen dan Mike Tyson, jari Tyson patah terkena pukulan Yen. Sebaliknya, Yen sempat tersungkur akibat terkena pukulan keras Tyson yang telak mengenai perutnya.

Awalnya film ini dijadwalkan dirilis akhir Januari 2016, bertepatan dengan Tahun Baru Imlek. Namun kemudian dipercepat menjadi tanggal 24 Desember 2015.

Dikabarkan bahwa film tersebut sudah tayang di bioskop-bioskop di beberapa kota besar di Indonesia tanggal 24 Desember 2015.

Tidak banyak fans yang tahu kalau sejak 4 tahun terakhir ini, Maria Ozawa - Ratu Film Porno Jepang - ini telah memutuskan untuk mundur dari dunia film esek-esek yang telah membesarkan namanya itu. Ya, Ozawa memasuki dunia film dewasa (Adult Video / AV) menggunakan nama Miyabi tahun 2005, saat dia baru berusia 19 tahun. Sejak itu, dia langsung menjadi artis ternama yang disukai banyak orang. Basis fans-nya dalam waktu sangat singkat menyebar hingga ke seluruh dunia.

Ozawa sempat berseteru dengan orang tuanya yang tidak setuju dengan apa yang dilakukan Ozawa. Meski ditentang keras keluarga, dia tetap memutuskan menapak karir di dunianya tersebut. Hingga pada tahun 2011, Ozawa memutuskan untuk berdamai dengan orang tuanya dan "pensiun" dari dunia film dewasa tersebut. Kini dia mulai fokus untuk bermain di film layar lebar berbujet tinggi. Dan film serius berbujet tinggi pertama yang diperaninya adalah film produksi Filipina berjudul Nilalang (Arwah Gentayangan). Di Jepang, film ini akan dirilis dengan judul Sonzai-Sha.

Film ini mengisahkan tentang Tony (Cesar Montano), seorang agen polisi Manila yang diam-diam menjalin hubungan dan menerima uang dari Yakuza Jepang. Satu waktu, terjadi kasus pembunuhan misterius yang memakan 14 korban, yang kesemuanya adalah wanita. Salah satu korbannya adalah Tin (Aubrey Miles), kekasih Tony.

Bersama rekan kerjanya, Jane (Meg Imperial), Tony menelusuri semua bukti yang ditinggalkan pelakunya. yang pada akhirnya menghubungkannya dengan Yakuza. Tony pun menemui Mr Kazudo, pemimpin Yakuza, yang kemudian meminta Miyuki (Maria Ozawa) - anaknya - untuk mendampingi Tony menuntaskan kasus pembunuhan itu.

Ternyata pembunuhan itu dilakukan oleh mahluk supranatural bernama Zahagur yang sebelumnya pernah membunuh adik Miyuki. Tujuan Mr Kazudo menyuruh Miyuki mendampingi Tony bukan saja melacak keberadaan Zahagur, tetapi juga menghabisi mahluk itu, sebagai bentuk balas dendam atas kematian adik Miyuki.

Meski masih dibumbui adegan sensual, tapi dapat dipastikan Anda tidak akan melihat Maria Ozawa berakting seronok di film ini. Aktingnya pun jauh lebih matang, serius, dan berbobot. Selain itu, kehadiran Ozawa sudah bukan lagi sebagai "pemanis" belaka, tapi benar-benar bagian dari cerita film. So... film ini patut ditunggu banget ni.... !!!

Film yang disutradarai Pedring Lopez ini akan tayang di Filipina pada tanggal 25 Desember 2015. Kapan ya akan main di Indonesia? Tunggu saja...



DO YOU KNOW?
Film ini adalah salah satu finalis di Metro Manila Film Festival 2015.

Saat proses pembuatan film, sempat terjadi insiden yang kurang mengenakkan. Awalnya karakter Tony akan diperani aktor Robin Padilla. Tapi karena istrinya, Mariel Rodriguez, mengalami masalah kesehatan karena sedang hamil, maka Padilla memutuskan untuk mundur dari proyek itu, dan digantikan Cesar Montano. Rupanya mundurnya Padilla dianggap Maria Ozawa sebagai bentuk ketidakprofesionalan, dan kekesalannya pada Padilla ditumpahkan Ozawa lewat akun Twitter-nya. Rupanya cuitan Ozawa dibaca Padilla, dan terjadilah perang cuitan antara mereka. Kasus ini sempat ramai dan menjadi bahan pembicaraan netizen Filipina. Pada akhirnya Ozawa meminta maaf pada Padilla, dan hubungan mereka membaik.

Film ini menjadi film internasional keempat Maria Ozawa. Film internasional pertamanya adalah Invitation Only (2008, produksi Taiwan), diikuti oleh Menculik Miyabi (2009) dan Hantu Tanah Kusir (2010) yang merupakan produksi Indonesia.

Saya jarang menonton serial komedi, dan ini adalah serial televisi bergenre komedi pertama yang saya ulas. Satu hal yang membuat saya tertarik mengulas serial ini adalah karena serial ini merupakan serial PERTAMA yang menampilkan aktor dan aktris Asia sebagai pemeran utamanya. Meski merupakan produksi Hollywood, tetapi kehadiran orang Asia (dalam hal ini Asia Tenggara ras Mongoloid) tentu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Asia, terutama yang tinggal di Indonesia.

Serial ini mengadaptasi kisah masa kecil Eddie Huang, seorang chef keturunan Taiwan-Amerika ternama sekaligus penulis dan pemilik restoran sandwich BaoHaus yang cukup populer di East Village di Manhattan. Dikisahkan pada tahun 1995, Eddie Huang (diperani Hudson Yang) yang masih berusia 12 tahun dan tinggal di Chinatown, Washington DC, harus pindah bersama keluarganya ke Orlando, Florida, setelah ayahnya, Louis Huang (Randall Park), memutuskan untuk membuka usaha restoran steak di sana.

Di kota itu, keluarga ini ternyata harus beradaptasi dengan kondisi yang sangat berbeda dengan kondisi mereka saat masih tinggal di Chinatown. Jumlah penduduk Asia yang sangat kecil, membuat mereka mau-tidak mau harus berusaha beradaptasi dengan masyarakat sekitar yang notabene mayoritas orang bule. Tentu saja ini tidak mudah, terutama bagi Jessica Huang (Constante Wu) - ibu dari Eddie Huang - yang masih memegang teguh budaya Tionghua kental dari keluarganya. Hal inilah yang kemudian memunculkan banyak kejadian kocak yang bikin sakit perut.

Salah satunya adalah ketika Louis mengajak keluarganya berlibur dan menginap di hotel. Karena sudah "terlatih" dalam keluarga yang berhemat, Jessica enggan berlibur karena menganggapnya sebagai kegiatan menghambur-hamburkan uang. Namun setelah dibujuk, akhirnya dia bersedia. Konyolnya, karena sudah mengeluarkan uang cukup banyak, Jessica tidak mau rugi, dan memanfaatkan semua fasilitas hotel sepuas-puasnya (mumpung semuanya gratis).

Serial berdurasi 21 menit ini memang sangat kocak, dan daya tarik serial ini memang ada pada karakter Jessica Huang yang unik dengan tradisi super kolot keluarga Tionghua Totok. Tidak heran atas penampilannya ini, Constance Wu mendapatkan apresiasi dan respon yang sangat positif dari para penonton. Selain itu, keseluruhan serial Fresh Off the Boat ini mendapatkan pujian dari para kritikus yang menilainya sebagai tontonan yang menyegarkan karena menghadirkan cerita yang sama sekali baru dan baru pertama kali ini menampilkan dilema kehidupan masyarakat Tionghua di Amerika Serikat.

Serial yang pertama kali tayang 4 Februari 2015 ini, kini sedang tayang Season Kedua, dan sepertinya akan berlanjut ke Season Ketiga.


DO YOU KNOW? 
Dua episode pertama serial ini ditonton lebih dari 7.94 juta penonton, menjadikan serial ini sebagai serial komedi kedua dengan rating tertinggi. Posisi pertama diduduki oleh serial Modern Family.
Nahnatchka Khan, kreator serial Fresh Off the Boat. Wajahnya mirip karakter Sadness di film animasi Inside Out kan?

Kreator serial ini adalah Nahnatchka Khan, produser dan penulis naskah film keturunan Iran yang lahir di Las Vegas, Amerika Serikat. Wanita berwajah mirip karakter Sadness di film Inside Out ini bekerja untuk Disney Television Animation dan membuat serial animasi popler American Dad! serta sitkom Don't Trust the B--- in Apartment 23.

Season Pertama serial ini bertotal 13 episode. Awalnya, Season Kedua juga akan dibuat sebanyak 13 episode. Namun karena tingginya Rating serial ini, maka Jaringan ABC - produser serial ini - setuju untuk merilis Season Kedua menjadi 24 episode. Season Kedua baru tayang 22 September 2015 dan hingga hari ini masih tayang.

Eddie Huang (kiri) dan buku yang ditulisnya
Serial ini mengadaptasi kehidupan Eddie Huang dari bukunya yang berjudul Fresh Off the Boat : A Memoir. 

Eddie Huang ikut berpartisipasi dalam Season Pertama serial ini. Selain menjadi Penasihat Kreatif, dia pun menjadi Narator dalam beberapa episode awal Season Pertama.

Di Season Kedua, Eddie Huang tidak ikut serta lagi dalam pembuatan serial ini dikarenakan perbedaan pandangan dengan produser ABC. Menurutnya, pihak ABC memiliki cara pandang sendiri terhadap kehidupan masyarakat Asia-Amerika, sehingga memilih menggunakan persepsi mereka sendiri dalam mengadaptasi cerita ini, dan mengabaikan semua masukan Eddie Huang. Karena perbedaan pandangan inilah, Eddie akhirnya memilih mundur dari proyek ini.

Hal yang sama juga diutarakan Constance Wu yang merasa komedi yang diangkat dalam serial ini sudah "terlalu" komedi khas Amerika, karena telah menghilangkan aspek tradisi masyarakat Tionghua sebenarnya.

Serial Fresh Off The Boat masuk dalam beberapa nominasi penghargaan serial televisi bergengsi. Beberapa di antaranya : Critics Choice Televisian Award, TCA Awards, Ewwy Awards, dan NAACP Image Award.

Meski serial ini mengisahkan kehidupan keturunan Taiwan-Amerika, namun hanya Constante Wu yang merupakan satu-satunya artis keturunan Taiwan-Amerika yang bermain di serial ini. Hudson Yang, Forrest Wheeler (pemeran Emery Huang, anak kedua keluarga Huang), dan Ian Chen (Evan Huang, anak bungsu keluarga Huang) adalah keturunan Tionghua-Amerika. Sedangkan Randall Park adalah keturunan Korea-Amerika.



Setelah film Everest (2015) sukses di layar lebar dunia beberapa waktu lalu, di bulan ini sebuah film bertema petualangan pendakian gunung akan hadir lagi. Judulnya The Himalayas. Film Korea Selatan ini disutradarai Lee Suk Hoon dan diperani Hwang Jung Min, Jung Woo, Cho Seung Ha, Kim In Kwon, dan Ra Mi Ran.


Diangkat dari kisah nyata tentang pendakian tim pendaki pegunungan Korea Selatan tahun 2005, film ini mengisahkan tentang perjuangan Park Moo Taek (Jung Woo) dan teman-temannya untuk bisa menaklukkan Gunung Everest, Himalaya. Dengan persiapan yang sangat matang, Moo Taek dan timnya berhasil tiba ke puncak Everest. Tapi masalahnya, saat turun dari gunung tersebut, terjadi bencana Avalanche yang menyebabkan Moo Taek terkubur dan meninggal di Everest.

Keluarga Moo Taek kemudian menghubungi Pendaki Gunung Um Hong Gil (Hwang Jun Gil) untuk mencari dan membawa pulang jenazah Moo Taek. Karena sudah pernah beberapa kali mendaki Everest, Hong Gil tahu kalau tugas ini tidak mudah dan sangat berisiko. Tapi demi keluarga Moo Taek, Hong Gil akhirnya setuju untuk mendaki Gunung Everest, yang waktu itu sedang berada dalam kondisi yang sangat tidak bersahabat.

Dan seperti yang diduga, perjalanan itu benar-benar sangat sulit dan berbahaya, bahkan mengancam jiwa anggota tim Hong Gil. Namun dengan semangat baja, anggota tim Hong Gil berjuang pantang menyerah, dan berhasil menemukan jenazah Moo Taek yang tertimbun di salju Everest.

Film yang menguras emosi dan mengharukan ini baru tayang tanggal 16 Desember 2015 silam di Korea Selatan, dan akan tayang internasional dalam waktu dekat.


ABOUT  UM HONG GIL
Mungkin sangat sedikit orang yang kenal dengan Um Hong Gil, padahal dia adalah salah satu pendaki gunung senior yang sangat disegani di dunia. Lahir tanggal 14 September 1960 di Korea Selatan, Um Hong Gil adalah pendaki gunung yang telah sering mendaki gunung-gunung tertinggi di dunia. Gunung Aconcagua di Argentina menjadi gunung pertama yang ditaklukkannya pada tahun 1988. Sejak itu, dia sering menjadi pemimpin ekspedisi untuk membawa para pendaki Korea Selatan mendaki gunung tersebut.

Tahun 2000, dia berhasil menaklukkan Gunung K2 (terletak di perbatasan Tiongkok-Pakistan), Gunung Tertinggi kedua setelah Gunung Everest. Gunung tersebut menjadi gunung tertinggi (dengan ketinggian 8,000 meter di atas permukaan laut) ke-14 yang ditaklukkannya dalam kurun waktu 12 tahun. Atas prestasinya tersebut, dia dianugrahi Mahkota Himalaya, dan menjadi orang Korea Selatan pertama serta pendaki ke-11 di dunia yang meraih mahkota tersebut.

Dia pernah memimpin tiga kali pendakian ke puncak Gunung Everest, yaitu tahun 2001, 2002, dan 2003. Ketiganya sukses dan Hong Gil menjadi orang Korea Selatan pertama yang menapaki puncak Gunung Everest lebih dari 1 kali. Dia pernah mencoba mendaki Gunung Everest untuk yang keempat kalinya tahun 2005, tapi gagal.

Selain menjalani hidup sebagai pendaki profesional, Um Hong Gil juga bergabung dengan organisasi nirlaba The Beautiful Foundation di Korea Selatan, dan menjalankan program "Gil Sarang Fund" guna mendukung aktivitas pelestarian budaya yang dilakukan para penyandang cacat.

Serial bertotal 13 episode ini sebenarnya sudah selesai tayang dua bulan silam. Ditayangkan tanggal 15 September 2015, serial ini berakhir tayang tanggal 2 Oktober 2015. Meski demikian, tidak ada salahnya untuk diulas. Selain seru, serial ini sudah dipastikan akan diperpanjang dan Season Kedua dari serial ini akan tayang pertengahan tahun depan.

Zoo merupakan serial televisi yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya James Patterson dan Michael Ledwidge. Meski judulnya terkesan seperti film anak-anak, namun dapat dipastikan serial ini bukan serial yang cocok untuk ditonton anak-anak karena mengandung banyak adegan sadis dan mengerikan.

Di Botwana, Afrika, terjadi kejadian aneh yang tidak biasa. Hewan-hewan liar yang tadinya tinggal di hutan dan sabana, tiba-tiba menyerang para penduduk tanpa alasan. Sang hewan tidak saja menyerang, tapi juga membunuh dan memakan manusia dengan sadisnya. Jackson Oz (James Wolk), seorang Zoologis (Ahli Binatang) dari Amerika menyidiki kasus misterius ini. Bersama sahabatnya yang berasal dari Kenya Abraham Kenyatta (Nonso Anozie), dan Reporter Los Angeles Jamie Campbell (Kristen Conolly), mereka kemudian mencari penyebab serangan hewan liar tersebut. Kasus itu menjadi aneh, setelah mereka menyadari ada yang aneh dalam perilaku para hewan. Bahkan kucing peliharaan di rumah yang biasanya jinak pun tiba-tiba menampakkan perilaku aneh yang membahayakan pemiliknya.

Rupanya apa yang terjadi di Botswana adalah awal dari sebuah bencana besar yang mengancam jiwa manusia. Karena tidak lama kemudian, di berbagai kota di belahan dunia lain - Amerika Serikat - terjadi kasus yang sama. Para binatang biar - seperti burung gagak, kelelawar, buaya, kera, dan serigala - mengamuk dan menyerang manusia. Korban tewas pun berjatuhan dengan sangat cepat. Dokter Oz dan teman-temannya bertarung dengan waktu, untuk segera mengungkap penyebab amukan para binatang itu, sebelum manusia di dunia punah dimakan para binatang.

Serial ini terbilang cukup menarik karena menampilkan cerita yang berbeda tentang kepunahan manusia. Jika biasanya manusia digambarkan punah karena virus atau wabah zombie, maka serial ini menampilkan cerita lain di mana ancaman kepunahan tersebut datangnya justru dari para binatang yang berinteraksi sangat dekat dengan manusia.

Secara umum, serial ini cukup asyik untuk dinikmati. Alurnya yang cepat, tidak membuat penonton bosan, bahkan akan sangat antusias untuk menontonnya. Tidak sabar untuk menunggu Season berikutnya....



DO YOU KNOW? 
Umumnya, setiap serial televisi harus dibuat Seri Pilot (seri perdana) untuk ditonton para produser eksekutif. Jika mereka puas dengan tayangan seri tersebut, maka mereka akan setuju untuk memproduseri seri-seri berikutnya.  Zoo mendapatkan kesempatan langka dari CBS - produser serial ini - di mana serial ini langsung mendapat persetujuan para petinggi CBS untuk langsung dibuat sebanyak 13 episode tanpa perlu membuat Seri Pilotnya dulu.

Ketika ditayangkan, serial ini ditayangkan serentak di Amerika Serikat, Australia, Kanada, dan Inggris.

Episode pertama serial ini ditonton oleh 8.8 juta orang di Amerika Serikat. Sedangkan episode berikutnya ditonton rata-rata 6 - 7 juta orang penonton.



Film apa yang asyik ditonton akhir Desember ini? Kalau untuk film Hollywood, Anda sudah dapat informasinya (untuk detilnya, silakan klik saja link berikut ini). Kalau untuk film Hong Kong, sepertinya Anda perlu tonton Mojin : The Lost Legend (鬼吹灯之寻龙诀). Film ini akan tayang di Hong Kong dan China pada tanggal 18 Desember 2015 mendatang.
Disutradarai Wu Er Shan, film ini diperani oleh aktor dan aktris papan atas Hong Kong Shu Qi, Chen Kun, Huang Bo, Angelababy, dan Xia Yu. Dengan durasi 127 menit, film bergenre eksyen-fantasi yang diadaptasi dari novel Ghost Blows Out the Light (鬼吹灯) karya novelis Zhang Mu Ye ini mengisahkan tentang Wang Kai Xuan (dipernai Huang Bo), mantan pemburu harta karun ternama dari China, kini telah pensiun dan memutuskan untuk menikmati hari tuanya sebagai pedagang barang antik kaki lima di New York City.

Tapi waktu pensiunnya tidak lama, ketika seorang klien misterius memintanya untuk mencari harta terpendam di sebuah makam kuno di China. Tanpa banyak berpikir, Kai Xuan segera berangkat ke China untuk mencari harta tersebut.

Informasi kepergian Kai Xuan sampai ke telinga Hu Ba Yi (Chen Kun) dan Shirley Yang (Shu Qi), sahabat Kai Xuan. Mereka berdua kuatir Kai Xuan yang sudah tua dan ceroboh akan terperangkap di dalam makam tersebut. Keduanya segera menyusul untuk melindungi sahabat mereka tersebut.

Meski tampak seperti misi sederhana yang pernah dialami Kai Xuan di masa lalu, ternyata pencarian harta karun itu tidaklah sesederhana yang diduga. Selain harus berhadapan dengan para monster dan mayat hidup, Ba Yi dan Kai Xuan harus berhadapan dengan Ding Si Tian (Angelababy), gadis yang pernah sama-sama mereka cintai tetapi telah meninggal 20 tahun silam. Si Tian bangkit kembali dari kematian dan berniat membunuh mereka. Akankah Ba Yi dan Kai Xuan tega menghabisi Si Tian? Berhasilkah mereka mendapatkan harta dalam makam tersebut?

Film ini dirilis dalam format 2D, 3D, dan IMAX 3D. Format terakhir merupakan format yang saat ini sangat digandrungi para penonton Hong Kong dan China. Dua film sebelumnya - Monster Hunt dan Lost in Hong Hong, yang tayang beberapa bulan silam - mendulang sukses yang luar biasa saat tayang di bioskop IMAX 3D.



DO YOU KNOW? 
Ghost Blows Out the Light - yang juga dirilis dengan judul Candle in the Tomb - adalah novel karya Novelis Zhang Mu Ye yang dipublikasikan secara online bulan Maret 2006 silam. Novel ini langsung menjadi novel online terlaris di China, di mana pembacanya mencapai lebih dari 6 juta orang. Novel ini kemudian dicetak dalam bentuk hard-copy dan dirilis bulan Oktober di tahun yang sama. Hingga hari ini, novel tersebut telah terjual sebanyak 500,000 kopi.

Lagu tema film ini berjudul Xun Long Jue (寻龙诀) dan dinyanyikan oleh Chen Kun, yang juga pemeran utama film ini. Lagu tersebut diciptakan oleh Penyanyi dan Komposer Yan Yi Dan, yang juga dikenal dengan nama panggung "Ivyan". Banyak orang mengira penulis lagu tersebut adalah pria (karena konten lagu tersebut sangat maskulin), padahal Yan Yi Dan adalah seorang wanita. Lagu tema film tersebut bisa Anda dengar dengan meng-klik video di bawah ini :

Judul awal film ini adalah "The Ghouls". Namun karena film ini lebih condong mengisahkan petualangan ala Indiana Jones, judul film tersebut dirasa kurang tepat. Sehingga akhirnya diputuskan untuk menggunakan judul Mojin : The Lost Legend.

Film ini sudah dipastikan akan tayang di Indonesia, dengan jadwal tayang yang sama dengan Hong Kong dan China (18 Desember 2015). Jadi tunggu saja kehadiran film ini di Indonesia...



Dan akhirnya.... kita pun memasuki bulan terakhir di tahun 2015 ini. Menjelang akhir tahun ini, ada beberapa film wajib notnon yang perlu kita tunggu kehadirannya. Film apa sajakah itu?

Tanpa perlu basa-basi lama, berikut ini adalah film-film pilihan yang akan dirilis Desember 2015 mendatang...


1. KRAMPUS
Tanggal Rilis       : 4 Desember 2015
Sutradara             : Michael Dougherty
Pemeran              :  Adam Scott, Toni Collette, David Koechner, Allison Tolman

Diangkat dari legenda mahluk pegunungan bernama Krampus, film ini mengisahkan tentang 2 keluarga yang anak-anak mereka saling berseteru. Kedua keluarga itu memutuskan untuk merayakan pesta Natal bersama. Namun pesta itu berubah menjadi kengerian, manakala mahluk Krampus tiba-tiba meneror keluarga tersebut.

Sebagai info, Krampus sebenarnya adalah legenda masyarakat pegunungan Jerman. Nama lengkapnya Krampuslauf. Mahluk ini diyakini muncul menjelang Natal dan bertugas menghukum anak-anak nakal yang tidak taat pada orang tua dan guru. Di Indonesia, karakter ini dikenal dengan nama Piet Hitam.



2. IN THE HEART OF THE SEA
Tanggal Rilis       : 11 Desember 2015
Sutradara             :  Ron Howard
Pemeran              :  Chris Hemsworth, Benjamin Walker, Cillian Murphy, Tom Holland

Meski judulnya mirip film drama, tapi sebenarnya film ini adalah film drama-thriller yang merupakan kisah nyata tenggelamnya kapal penangkap ikan paus Essex pada tahun 1820. Dengan menggunakan data berdasarkan buku In The Heart of The Sea : The Tragedy of the Whaleship Essex (2000) karya Nathaniel Philbrick, film arahan sutradara Ron Howard ini mengisahkan tentang perjalanan kapal penangkap Ikan Paus Essex yang dipimpin oleh Kapten George Pollard Jr (Benjamin Walker).


Dalam perjalanannya, kapal ini tiba-tiba diserang oleh seekor Ikan Paus Raksasa, yang menyebabkan kapal tersebut terbelah dan tenggelam. Beruntung para awak kapal berhasil selamat. Selama 90 hari mereka terombang-ambing di lautan. Dalam kondisi kelaparan, mereka akhirnya berubah menjadi kanibal yang saling bunuh untuk bisa bertahan hidup.



3. STAR WARS : THE FORCE AWAKENS
Tanggal Rilis       : 18 Desember 2015
Sutradara             :  J.J. Abrams
Pemeran              :  Harrison Ford, Mark Hamill, Carrie Fisher, Adam Driver, Daisy Ridley

Akhirnya saga terbesar sepanjang masa ini tayang juga di bulan Desember. Film ini adalah seri pertama dari Trilogi ketiga Star Wars, dan mengangkat cerita 30 tahun pasca Star Wars V : Return of the Jedi. Hingga tulisan ini dibuat, belum ada informasi jelas tentang alur cerita film ini. Tapi dipastikan film ini akan mengisahkan tentang keturunan Luke Skywalker yang akan memulai petualangan baru, menghadapi kekuatan gelap baru yang berniat menghancurkan dunia.

Untuk informasi detil mengenai hal-hal yang berkenaan dengan film ini, saya sudah menulisnya dalam artikel saya yang lain (untuk membaca artikel tersebut, silakan klik link berikut ini) .   



4. JOY
Tanggal Rilis       : 25 Desember 2015
Sutradara             :  David O. Russell
Pemeran              : Jennifer Lawrence, Robert De Niro, Bradley Cooper

Film drama-keluarga yang inspiratif ini diangkat dari kisah hidup dan perjuangan Joy Mangano (Lawrence), seorang penemu dan juga pemilik perusahaan Ingenious Designs, LLC.

Joy Mangano adalah seorang wanita beranak tiga yang baru berpisah dengan suaminya. Dengan kondisi yang sangat kekurangan, Joy mencoba untuk bertahan hidup dan membesarkan anak-anaknya tanpa mengharapkan belas kasihan dari siapapun, termasuk ayahnya, Rudy Mangano (De Niro). Kehidupannya berubah secara tidak sengaja menciptakan Miracle Mop, sebuah alat pel canggih yang mampu membantu pekerjaan banyak orang. Joy berhasil menjadikan produk itu sebuah produk best-seller yang membuatnya kaya-raya, serta memiliki perusahaan sendiri.

Di dunia nyata, Joy Mangano masih duduk sebagai pemimpin perusahaan Ingenious Designs dan telah mematenkan lebih dari 100 penemuannya. Produknya selain dijual di toko, juga dijual secara online dan Home TV Shopping. Pengguna produk Joy tidak hanya masyarakat umum, bahkan para selebritis pun menjadi pengguna setia produk ciptaan Joy. Beberapa diantara mereka adalah Serena Williams, Oprah Windfrey, Frank Sepe, Rosie O'Donnell, dan Chef Todd English.



5. POINT BREAK
Tanggal Rilis       : 25 Desember 2015
Sutradara             : Kurt Wimmer
Pemeran              : Edgar Ramirez, Luke Bracey, Teresa Palmer, Ray Winstone

Remake dari film berjudul sama yang dirilis tahun 1991 dan mempopulerkan nama Patrick Swayze dan Keanu Reeves ini tayang di penghujung tahun 2015.

Film ini mengisahkan tentang agen FBI Johnny Utah (Luke Bracey) yang mendapat tugas menyidiki kasus perampokan bank yang dilakukan oleh kelompok perampok bernama "Ex-Presidents". Dari penyidikannya, Utah menduga para perampok itu adalah peselancar air. Dia pun menyusup ke dalam komunitas peselancar air dan berkenalan dengan pemimpin kelompok peselancar bernama Bodhi (Edgar Ramirez).

Setelah bergaul cukup lama, Utah mencurigai Bodhi sebagai pemimpin "Ex-Presidents" yang melakukan perampokan bank. Benarkah dugaannya? Akankah Utah mampu menangkap Bodhi dan kelompoknya?

Sama seperti versi aslinya, film ini dipenuhi dengan adegan berselancar air. Lokasi pengambilan gambar selancar air dilakukan di Teahupo'o, sebuah desa kecil yang terletak di pantai selatai Pulau Tahiti. Tempat itu dikenal sebagai tempat favorit para peseluncur dunia karena memiliki ombak tinggi mencapai 3 - 7 meter. Lokasi itu merupakan lokasi Perlombaan Selancar Air Profesional Tahiti yang disponsori Billabong dan berlangsung setiap tahun.

Saat shooting berlangsung, terjadi insiden di mana Laurie Towner - stunt-double Luke Bracey yang memerani Johhny Utah - mengalami patah rahang akibat terpental ombak di Teahupo'o saat proses pengambilan gambar.



6. THE  HATEFUL EIGHT
Tanggal Rilis       : 25 Desember 2015
Sutradara             : Quentin Tarantino
Pemeran              : Samuel L. Jackson, Kurt Russell, Jennifer Jason Leigh, Tim Roth, Walton Goggins

Film terakhir arahan sutradara Quentin Tarantino - Djanjo Unchained - tayang 3 tahun silam. Waktu yang cukup lama untuk melihat kembali film terbaru sutradara kontroversi ini. Sebenarnya rencana pembuatan film ini sudah dibuat Tarantino sejak November 2013. Naskah pun sudah selesai di waktu itu. Tapi bulan Januari 2014, skenario itu bocor di internet, sehingga Tarantino membatalkan pembuatan film ini, dan mengubah skenario tersebut menjadi novel. Skenario dibuat ulang dan baru selesai Desember 2014.

Film bergenre western-action ini mengambil setting pasca Perang Saudara Amerika Serikat pada abad 18. Adalah John "The Hangman" Ruth (Russell) mendapat tugas mengawal buronan Daisy "The Prisoner" Domergue (Leigh) dari Wyoming ke Red Rock untuk menjalani peradilan atas tuduhan pembunuhan. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan 2 orang pemburu bayaran - Major Marquis Warren (Jackson), Chris Mannix (Googins) - yang secara kebetulan menuju tujuan yang sama dengan John Ruth. Kemudian terjadi badai salju dasyat yang memaksa mereka berempat berlindung di dalam sebuah gubuk. Ternyata di dalam gubuk itu sudah ada 4 orang yang lain, yaitu Bob The Mexican (Demian Bichir), Oswaldo Mobray (Roth), Joe Gage (Madsen), dan Sanford Smithers (Bruce Dern).

Meski pertemuan kedelapan orang itu di dalam gubuk tampak seperti kebetulan, tapi ternyata semuanya telah direncanakan. Dan mereka semua dipastikan tidak akan dapat keluar hidup-hidup dari gubuk itu.






Film Hungaria ini adalah film drama yang sangat mengharukan dan merupakan film panjang pertama karya sutradara Laszlo Nemes. Pertama kali ditayangkan di Cannes Film Festival tanggal 15 Mei 2015 silam, film ini langsung menarik perhatian banyak orang dan mendapatkan sambutan yang sangat hangat dari para penonton. Tidak sedikit penonton yang meneteskan air mata karena terharu menonton film ini.

Bersetting di bulan Oktober 1944, Saul Auslander (dipernai Geza Rohrig), seorang Yahudi Hongaria yang dipenjara di Auschwitz. Dia mendapat tugas dari Sonderkommando (divisi kerja Nazi Jerman di penjara yang bertugas menyiksa dan membunuh orang Yahudi yang menjadi tawanan mereka) untuk membakar mayat-mayat orang Yahudi di krematorium. Saat sedang membakar para mayat, Saul melihat ada mayat seorang anak kecil di tengah-tengah tumpukan mayat manusia tersebut.

Dengan bersusah-payah, Saul mengeluarkan mayat itu dari dalam tempat pembakaran mayat. Iba dengan kondisi sang anak, Saul memutuskan untuk memberikan pemakaman yang layak untuk anak tersebut. Maka dia pun menjadi seorang Rabi untuk dapat melakukan prosesi pemakaman untuk anak tersebut.

Sementara itu, para anggota Sonderkommando mendapat instruksi untuk menghabisi para tahanan di penjara tersebut, sekaligus meratakan penjara dengan tanah. Maka Sonderkommando pun dengan kejam menghabisi semua tawaran Yahudi di dalam penjara. Dalam kondisi panik dan kacau, Saul tetap berusaha untuk menepati janjinya pada mayat anak kecil itu. Mampukah Saul menepati janjinya sebelum dia dihabisi pasukan Sonderkommando?

Film berdurasi 107 menit ini benar-benar menguras emosi dan air mata. Semua kritikus film memberikan nilai tertinggi untuk film ini dan menyebutkan film ini sebagai fim yang menampilkan "keberanian dan kepahlawanan yang luar biasa" (Peter Bradshaw dari The Guardian). Boyd van Hoeij dari The Hollywood Reporter pun memuji film ini karena menampilkan sinematografi yang sangat menawan, sehingga hanya lewat gambar saja, Sutradara Nemes sudah mampu mengharu-biru emosi penonton.

Di ajang Cannes Film Festival, film ini juga sukses dengan meraih 4 penghargaan dari 6 nominasi.

Film yang baru tayang di Hungaria tanggal 11 Juni 2015 ini mungkin tidak akan tayang di Indonesia, mengingat banyaknya adegan "seram" yang mungkin bisa bikin trauma, seperti mayat-mayat yang berserakan, tumpukan mayat yang dibakar, serta adegan pembunuhan brutal dan kejam yang dilakukan Sonderkommando.
Setelah saya mengulas tentang serial televisi Jessica Jones yang tayang beberapa waktu silam (untuk mengetahui informasi detil serial ini, klik saja artikel tersebut di sini ), maka berikut ini saya hadirkan fakta-fakta unik dan ekstrim yang mungkin tidak Anda ketahui tentang Jessica Jones.

Siapakah Jessica Jones sebenarnya?


LATAR BELAKANG "JESSICA JONES"
Sebagian dari kita mungkin awam dengan karakter ini, padahal di negara asalnya (Amerika Serikat), karakter superhero ini tergolong karakter yang cukup disegani, sama seperti Spiderman, Captain America, Iron Man, Hulk, dan lain-lain.

Karakter kreasi penulis Brian Michael Bendis dan pelukis Michael Gaydos ini bernama lengkap Jessica Campbell Jones Cage. Karakter ini pertama kali muncul dalam komik Alias #1 (terbit November 2001). Dia adalah istri dari Luke Cage, salah seorang anggota New Avengers. Jessica sendiri bergabung dengan kelompok itu pada tahun 2010. Selain dikenal dengan namanya sendiri, Jessica juga sering menggunakan nama superhero seperti Jewel, Knightress, dan Power Woman.

Ketika masih anak-anak, Jessica keluarganya mengalami kecelakaan lalu lintas, ketika mobil mereka ditabrak konvoi kendaraan militer yang membawa bahan kimia radioaktif. Semua anggota keluarganya meninggal. Jessica sendiri terkena cairan radioaktif, yang membuatnya memiliki kekuatan luar biasa, melebihi manusia pada umumnya. Jessica kemudian diadopsi oleh keluarga Jones, dan namanya berubah menjadi Jessica Jones.

Saat SMA, Jessica satu sekolah dengan Peter Parker. Dia menaruh hati pada Parker dan sempat ingin mengungkapkan isi hatinya saat mereka melakukan kunjungan ke laboratorium, tapi keburu perhatian Parker terganggu karena digigit laba-laba yang terkena radiasi (dan kelak membuat Parker menjadi Spiderman).

Di masa kuliah, Jessica sempat jatuh hati pada Johnny Storm (anggota Fantastic 4), namun cintanya bertepuk sebelah tangan, karena Johnny adalah playboy yang tidak suka dengan hubungan asmara yang mengikat.

Satu ketika, dia menjadi saksi pertarungan antara Spider-Man dan Sandman. Hal ini kemudian menginspirasinya untuk menggunakan kekuatan yang dimilikinya pada hal-hal yang positif. Dan sejak itulah dia menjadi Superhero.

Jessica Jones memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Daredevil dan sering bersama superhero ini bertarung bersama Zebediah Killgrave (berjuluk Purple Man). Dia pun menjalin hubungan yang dekat dengan X-Men, setelah ditolong dan dirawat Jean Grey dari X-Men, saat koma pasca disiksa oleh anggota Avengers setelah mencoba membunuh Daredevil. Saat itu, pikiran Jessica berada di bawah kendali Killgrave, sehingga dia tidak menyadari semua tindakannya itu.

Pasca tersadar dari koma dan trauma akibat penyiksaan yang dialaminya, Jessica memutuskan untuk mundur dari dunia superhero dan menjadi Detektif Swasta dengan membuka Agensi Detektif bernama Alias Investigating. Di masa ini, dia sempat menjalin hubungan asmara dengan Scott Lang (Ant-Man). Hubungan mereka tidak lama, dan kandas. Setelah itu, Jessica menjalin hubungan dengan Luke Cage, yang kelak menjadi suaminya.



FAKTA-FAKTA UNIK TENTANG JESSICA JONES
Sebelum menonton serial Jessica Jones, ada baiknya Anda memahami dulu fakta-fakta unik tentang Jessica Jones, yang mungkin tidak akan Anda temukan dalam serial tersebut. Ada pun fakta tersebut adalah :

Setelah menikah dengan Luke Cage, Jessica melahirkan seorang anak yang diberi nama Danielle Cage. Danielle merupakan nama sahabat Luke Cage, yaitu Danny Rond, yang tidak lain adalah nama asli dari superhero Iron Fist. Kelak, Jessica akan menitipkan Danielle kepada Doctor Strange di Sanctum Santorum, sebuah rumah pelatihan milik Doctor Strange yang berlokasi di Greenwich Village. Doctor Strange akan menjadi mentor Danielle yang melatihnya bela diri dan ilmu sihir.

Jessica Jones tercatat sebagai satu-satunya pahlawan super yang mundur sebagai superhero tetapi tetap melanjutkan perannya sebagai penolong manusia dalam wujud manusia tanpa kostum superhero. Dalam cerita komik, dia sempat ditawari untuk bergabung dengan anggota S.H.I.E.L.D. tapi Jessica menolaknya, dan lebih memilih menjadi Detektif Swasta.

Komik Jessica Jones merupakan komik pertama Marvel Comics yang menampilkan tema-tema dewasa dengan gambar yang sangat eksplisit, sadis, dan adegan seks yang vulgar. Sebagai dampak dari perilisan komik ini, Marvel merilis divisi Marvel MAX, yang merupakan divisi penerbitan komik-komik dewasa yang menampilkan tema-tema dewasa, vulgar, dan sadis.

Selain menjadi Detektif Swasta, Jessica Jones pun dikisahkan pernah menjadi reporter dan satu kantor dengan Peter Parker di Daily Bugle.
Supergirl vs Jessica Jones : Siapa yang Akan Menang?
Saat ditayangkan, serial Jessica Jones bersaing ketat dengan serial Supergirl yang juga tayang di waktu bersamaan. Untuk mengetahui detil tentang serial Supergirl, Anda bisa baca review-nya di sini.   

Meski Jessica Jones punya sejarah hubungan yang cukup unik dengan Spider-Man (terlebih karena Peter Parker adalah cinta pertamanya) dan Human Torch / Johnny Storm dari Fantastic Four, Anda jangan harap kedua karakter itu akan muncul di salah satu episode Jessica Jones, karena elemen cerita yang diusung Jessica Jones sama sekali tidak relevan dengan Spiderman dan Fantastic Four. Hal yang sama juga terjadi pada X-Men dan Avengers, di mana Jessica Jones tidak akan muncul di salah satu sekuel film tersebut, karena dia bukan bagian dari kelompok itu, meski memiliki hubungan yang cukup dekat dengan keduanya.

Aslinya, komik Jessica Jones mengandung banyak sekali gambar adegan seks yang vulgar. Begitu vulgarnya, sehingga sangat tidak mungkin untuk diadaptasi ke layar televisi. Jadi jangan kaget jika apa yang ditayangkan di serial televisi sedikit berbeda dengan cerita di komiknya, karena menghindari protes dari para penonton.




Tanpa banyak promosi, Netflix merilis serial terbarunya via web-television berjudul Marvel's Jessica Jones (atau cukup disingkat "Jessica Jones" saja). Serial tersebut merupakan adaptasi dari karakter komik berjudul sama yang merupakan bagian dari Marvel Cinematic Universe, dan merupakan seri kedua dari kisah anggota Defenders (anggota Defenders pertama yang telah diangkat ceritanya adalah Daredevil. Untuk informasi detil serial ini, silakan di sini. ). 

Berbeda dengan kisah Superhero pada umumnya, di mana dalam setiap seri awal selalu dikisahkan kehidupan awal dan transformasi mereka menjadi superhero, maka serial ini justru mengambil cerita sedikit ke tengah, di mana dalam serial ini Jessica Jones dikisahkan telah meninggalkan kehidupan super heronya pasca menderita Post-Traumatic Stree Disorder, dan memutuskan untuk membuka Agen Detektif pribadi bernama Alias Investigations.

Tayang simultan sebanyak 13 episode di Netflix tanggal 20 November 2015 silam, serial ini mengisahkan tentang Jessica Jones (diperani Krysten Ritter), mantan superhero yang memiliki kekuatan manusia super dan ahli bela-diri, yang menjalani hidupnya sebagai Detektif Pribadi. Dalam menjalankan pekerjaannya, Jessica berjumpa dengan Kilgrave (David Tennant), seorang pria misterius dari masa lalu Jesica yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan pikiran, dan berniat membunuh Jessica.

Untuk bisa mengalahkan Killgrave, Jessica dibantu oleh Luke Cage (Mike Colter) - sahabat yang juga anggota Defenders, serta kelak adalah kekasih Jessica - yang beberapa kali menyelamatkan Jessica dari serangan Killgrave. Meski sudah berusaha ditaklukkan, tapi Killgrave sangat licin, dan selalu bisa terhindar dari jebakan Jessica dan Luke Cage. Bahkan Luke sendiri terluka para saat berhadapan dengan Killgrave.

Saat dirilis, serial ini mendapatkan respon yang sangat baik dari para penonton. Mereka memuja akting Ritter yang sangat pas dalam memerani Jessica Jones, serta akting David Tennant yang sangat kejam sebagai Killgrave. Respon yang positif ini tentu saja menjadikan serial ini berpotensi untuk diperpanjang.

Serial ini terbilang cukup ekstrim dibandingkan serial atau film superhero lain karena menampilkan adegan-adegan sensual yang vulgar, pemerkosaan, serta penganiayaan terhadap wanita. Karena itu, serial ini sangat tidak direkomendasikan untuk ditonton penonton di bawah usia 18 tahun.



DO YOU KNOW?
Pengembangan serial ini sebenarnya sudah berlangsung sejak Desember 2010 silam. Melissa Rosenberg - produser serial Jessica Jones - mengumumkan kalau dia sedang mengembangkan sebuah serial superhero berjudul AKA Jessica Jones yang diadaptasi dari komik berjudul Alias. Stasiun televisi ABC Studio dan Marvel Television telah menyatakan kesediaan mereka untuk menayangkan serial tersebut. Namun proses pengembangan skenarionya berjalan sangat lambat, sehingga rencana tayang serial ini molor terus, hingga akhirnya ABC Studio kehilangan minat terhadap serial ini dan mundur. Serial tersebut akhirnya selesai diproduksi akhir 2014, dan Netflix mengambil alih hak tayang serial ini.

Krysten Ritter sebagai Jessica Jones
Bukan hal mudah bagi Krysten Ritter untuk mendapatkan peran Jessica Jones. Meski sudah diaudisi sejak Oktober 2014 dan mendapatkan perhatian khusus dari Melissa Rosenberg, tapi bulan November 2014, Ritter kembali diaudisi bersama para artis lain (Alexandra Daddario, Teresa Palmer, Jessica de Gouw, dan Marin Ireland) untuk peran Jessica Jones. Barulah di bulan Desember 2014, Ritter resmi dinyatakan lulus dan mendapatkan peran Jessica Jones tersebut.

Stephanie Maslansky ditunjuk sebagai desainer kostum untuk serial Jessica Jones. Dia juga adalah desainer yang sama untuk serial televisi Daredevil.

Visual efek serial ini dikerjakan oleh New York Shade VFX Studio, yang juga mengerjakan efek khusus serial televisi Daredevil.

Meski merupakan bagian dari Daredevil, dapat dipastikan tidak akan ada crossover antara serial Daredevil dan Jessica Jones. Hal ini dikarenakan area dan kasus yang mereka tangani sangat jauh berbeda, sehingga sangat sulit menghadirkan sosok Daredevil ke dalam serial Jessica Jones, begitu juga sebaliknya. Meski demikian, dapat dipastikan mereka akan bertemu dalam serial televisi Defenders yang akan tayang antara tahun 2017 - 2018, setelah serial Luke Cage dan Iron Fist dirilis.


Bagaimana latar belakang Jessica Jones sebenarnya? Hal-hal unik apa yang tidak Anda ketahui tentang sosok superhero ini? Temukan faktanya dengan meng-klik : Fakta Unik Serial Televisi Jessica Jones.
Wa... tahun 2016 tinggal beberapa saat lagi. Ga terasa...

Tentunya untuk menyambut tahun 2016 yang cemerlang, ada banyak film yang wajib untuk kita nantikan kehadirannya. Kira-kira film apa saja ya yang wajib kita tunggu? Berikut ini adalah 12 film pilihan yang akan rilis dalam Semester (6 bulan) Pertama yang wajib kita tunggu kehadirannya tahun depan.

JANUARI
1. 13 HOURS : THE SECRET SOLDIERS OF BENGHAZI
Tanggal Rilis           : 15 Januari 2016
Sutradara                 : Michael Bay
Pemeran                  : James Badge Dale, John Krasinski, Max Martini, Tobi Stephens

Meski film ini tidak ada hubungannya dengan aksi teroris yang terjadi di Paris dan menelan korban 170 orang beberapa waktu, tapi film ini patut kita tunggu kehadirannya karena memiliki kemiripan cerita dengan aksi teroris di negara tersebut.

Diangkat dari kisah nyata (yang dibukukan dalam buku 13 Hours karya penulis Mitchell Zuckoff), film ini mengisahkan tentang 6 anggota keamanan Amerika Serikat yang bertahan di dalam ruang persembunyian Diplomat di Benghazi, Libya, pasca penggempuran teroris radikal ke gedung diplomat pada tanggal 11 September 2012.

Gempuran hebat yang kelak dikenal dengan sebutan The Battle of Benghazi itu menewaskan Duta Besar Amerika Serikat J. Christopher Stevens dan Staf Managemen Pelayanan Informasi Sean Smith, seorang anggota CIA, serta melukai puluhan staf diplomat dan anggota keamanan lainnya.


2. KUNG FU PANDA 3
Tanggal Rilis                :  29 Januari 2016
Sutradara                      : Jennifer Yuh Nelson dan Alessandro Carloni
Pengisi Suara               : Jack Black, Angelina Jolie, Dustin Hoffman, Jackie Chan, Lucy Liu

Lima tahun pasca diriliskan Kung Fu Panda 2 (2011), sekuel teranyar film animasi kocak ini akhirnya tayang juga. Masih menggunakan pengisi suara yang sama seperti 2 seri sebelumnya, seri ini akan mengisahkan Po (Jack Black), yang akan berjumpa dengan ayah biologisnya dan berpetualangan dengan sang ayah ke tempat persembunyian rahasia para panda. Meski bergabung dengan sejenisnya, Po justru merasa asing dan tidak dapat beradaptasi dengan para panda yang lain. Di sana, Po diperkenalkan dengan Mei Mei (Kate Hudson), seekor panda perempuan, yang ternyata sejak kecil telah dijodohkan dengan Po.

Sementara itu, Kai (J.K. Simmons), seekor mahluk supranatural, meneror China dan mencuri kekuatan untuk mengalahkan para ahli kung fu China. Dan ketika ancaman mahluk itu sedang mengarah ke tempat persembunyian para panda, Po segera bertindak dan melatih para panda bela diri untuk melawan Kai. Tapi sepertinya tidak mudah, karena semua panda di sana sangat ceroboh dan sulit diatur. Namun dengan semangat juang pantang menyerah, akhirnya Po berhasil melatih para panda menjadi sekelompok pendekar Kung Fu Panda yang pantang menyerah menghadapi Kai.



FEBRUARI
3. DEADPOOL
Tanggal rilis               : 15 Februari 2016
Sutradara                    : Tim Miller
Pemeran                     : Ryan Reynolds, Morena Beccarin, Ed Skrein, T.J. Miller, Gina Carano

Meski secara pribadi saya merasa skeptis dengan kualitas film ini (terutama setelah melihat trailer filmnya yang sudah dirilis beberapa bulan silam), tapi dengan melihat respon para penonton yang justru sangat antusias menyambut super hero terbaru Marvel Comics ini, maka akhirnya saya putuskan untuk memilih film ini sebagai salah satu film "wajib tonton" di bulan Februari 2016 mendatang.

Wade Wilson (Ryan Reynolds), mantan anggota kesatuan khusus Amerika Serikat, menderita kanker stadium parah. Untuk bisa sembuh dari penyakitnya, dia setuju menjadi kelinci percobaan proyek pemerintah. Setelah menerima suntikan serum, wajah Wilson berubah mengerikan, dan pikirannya sedikit terganggu. Meski begitu, dia punya kemampuan untuk menyembuhkan diri, dan kemampuan bela dirinya meningkat cukup drastis.

Dengan kemampuannya ini, Wilson bertranformasi menjadi Deadpool, Senjata Perang yang mengejar  orang-orang yang telah menghancurkan hidupnya. Apakah Deadpool adalah pahlawan, atau justru musuh yang harus dimusnahkan? Tidak jelas.


4. ZOOLANDER 2
Tanggal rilis         : 12 Februari 2016
Sutradara              : Ben Stiller
Pemeran                : Ben Stiller, Owen Wilson, Christine Taylor, Will Ferrell, Penelope Cruz

Empat belas tahun yang lalu, tepatnya tahun 2001, Zoolander menjadi salah satu film komedi yang disutradarai dan diperani Ben Stiller paling sukses di masa itu. Awalnya hanya sebagai film pendek untuk acara Fashion Awards yang diselenggarakan oleh stasiun televisi VH1, Zoolander kemudian dikembangkan menjadi sebuah film komedi yang sangat menghibur. Film yang dibuat dengan bujet US$ 20 juta itu, berhasil meraup keuntungan finansial hinga U$ 60 juta. Meski demikian, film tersebut sempat dikritik karena dianggap menghina Negara Malaysia (karena alur cerita mengisahkan tentang upaya Zoolander menghentikan rencana pembunuhan terhadap Perdana Menteri Malaysia dalam sebuah ajang peragaan busana dunia).

Mencoba mengulang kesuksesan di masa lalu, maka Stiller merilis kembali sekuel dari film komedi populernya ini. Dengan tetap duduk sebagai Sutradara sekaligus Pemeran Utama, Stiller akan kembali berperan sebagai Derek Zoolander, Top Model Pakaian Pria. Bersama rekan yang juga mantan saingannya Hansel McDonald (Owen Wilson), mereka kembali terjun ke dunia fashion yang sudah lama mereka tingalkan. Dan dunia fashion masa kini ternyata sudah sangat jauh berbeda dengan masa kejayaan mereka dulu. Akankah kedua Top Model "gaek" itu dapat mengangkat nama mereka kembali di dunia fashion?



MARET
5. LONDON HAS FALLEN
Tanggal Rilis           : 4 Maret 2016
Sutradara                 : Babak Najafi
Pemeran                   : Gerald Butler, Aaron Eckhart, Morgan Freeman

Tahun 2013 silam, Olympus Has Fallen menjadi salah satu film eksyen-thriller super seru yang sangat sukses. Film yang mengetengahkan tentang perjuangan Mike Banning (Butler) sebagai anggota Secret Service yang menyelamatkan Presiden Benjamin Asher (Eckhart) yang disandera para teroris di dalam Gedung Putih. Dibuat dengan dana US$ 70 juta, film ini meraup keuntungan hingga US$ 161 juta. Film ini pun mendapatkan sambutan yang sangat positif dari para kritikus dunia, serta respon yang sangat baik dari penonton di dunia.


Dan kini, sekuelnya siap untuk dirilis di awal Maret 2016. Dikisahkan kalau Perdana Menteri Ingris meninggal secara tiba-tiba. Para Pemimpin dunia turut berduka-cita dan datang ke London untuk mengikuti prosesi penguburan sang Perdana Menteri. Namun di tengah suasana duka itu, para teroris justru menyebar ketakutan di London dan menyandera semua pemimpin dunia di Rumah Duka.

Dalam kondisi itu, Presiden Menjamin Asher (Eckhart) dan Agen Rahasia kepercayaannya, Mike Baning (Butler), serta dibantu Agen MI6 (diperani Charlotte Riley), bahu-membahu untuk menghabisi para teroris, menyelamatkan para pemimpin dunia dari penyanderaan, serta menghentikan tindak kriminal para teroris yang berniat menghancurkan London.


6. BATMAN V. SUPERMAN : DAWN OF JUSTICE
Tanggal Rilis           : 25 Maret 2016
Sutradara                 :  Zack Snyder
Pemeran                   : Ben Aflleck, Henry Cavill, Amy Adams, Jesse Elsenberg, Laurence Fishburne

Ini adalah film yang paling dinantikan oleh banyak fans film superhero. Betapa tidak? Karena untuk pertama kalinya Batman akan bertemu - bahkan berhadapan langsun sebagai lawan - Superman. Keren ga tuh?

Tidak banyak yang bisa diungkap dari alur cerita film ini, karena dirahasiakan. Namun dari sumber yang saya peroleh, film ini akan mengisahkan adanya kesalah-pahaman antara Superman (Hery Cavill) dan Batman (Ben Affleck), yang kemudian memaksa mereka berdua harus bertarung di Metropolis.

Dalam film ini, Lex Luthor (Jesse Eisenberg) akan menjadi antagonis sebenarnya yang mengadu-domba kedua superhero dunia itu. Sementara itu General Zod (Michael Shannon) yang sebelumnya sudah dikalahkan oleh Superman, kini muncul lagi untuk membalas dendam.

Dalam pertarungan ini, kedua superhero itu juga dibantu oleh sahabat-sahabat superhero mereka : Wonder Woman (Gal Gadot), Aquaman (Jason Momoa), dan Cyborg (Ray Fisher).



APRIL 
7. RINGS
Tanggal Rilis           : 1 April 2016
Sutradara                 :  F. Javoer Gutierrez
Pemeran                   :  Matilda Lutz, Alex Roe, Johnny Galecki

Ini adalah seri ketiga dan merupakan sekuel dari film The Ring (2002) dan The Ring Two (2005), yang merupakan adaptasi dari film horor legendaris Jepang Ringu.
Meski film sekuel, namun film ini menggunakan cerita yang sama sekali baru, dan nyaris tidak behubungan dengan film sebelumnya. Dikisahkan 13 tahun pasca kejadian The Ring Two, Gabriel (Johnny Galecki), seorang profesor diminta bantuannya untuk menolong Holt (Alex Roe) dan Julia (Matilda Lutz) yang diduga mengalami kejadian yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah.

Penyidikan yang dilakukan Gabriel ternyata membawanya pada kutukan Samara yang mengancam jiwa pasangan tersebut. Kini kutukan itupun mengancam hidup Gabriel, dan dia hanya punya waktu 7 hari untuk menghancurkan kutukan tersebut.


8. THE HUNTSMAN : WINTER'S WAR
Tanggal Rilis           : 22 April 2016
Sutradara                 :  Cedric Nicolas-Troyan
Pemeran                   : Chris Hemsworth, Charlize Theron, Emily Blunt, Nick Frost

Tahun 2012 silam, film Snow White and The Huntsman menjadi salah satu film box-office yang cukup fantastis. Film yang mengisahkan cerita Putri Salju (tapi dari sudut yang berbeda) ini dibuat dengan baya US$ 170 juta, dan meraup keuntungan finansial hingga US$ 396 juta. Sukses itulah yang kemudian membuat produser film tersebut memutuskan untuk membuat kelanjutannya.

Setelah skenario dibuat dan disempurnakan selama 2 tahun oleh David Koepp (penulis skenario Jurassic Park, Mission Impossible, dan Spider-Man), Craig Mazin , Evan Spilliotopoulos (penulis skenario film Hercules), dan Frank Darabont (kreator serial televisi The Walking Dead), maka akhirnya film ini pun tuntas juga dibuat dan dapat dirilis tahun depan.

The Huntsman mengisahkan petulangan Eric The Huntsman (Chris Hemsworth), jauh sebelum dia bertemu Putri Salju / Snow White, Dikisahkan Ratu Ravenna (Theron) mengambil alih kerajaan keluarganya dan mengusir adiknya, Freya (Blunt), dari kerajaan. Sakit hati diperlakukan kakaknya demikian, Freya - yang memiliki kemampuan untuk membekukan musuhnya - segera membentuk pasukan Huntsmen untuk mengalahkan Ravenna.

Freya berhasil mengalahkan, bahkan membunuh Ravenna. Tapi ketika tanpa sengaja dia membangkitkan kakaknya tersebut, Ravenna justru membunuh Freya dan mengutuki tanah kerajaan mereka menjadi tempat yang dipenuhi oleh kekuatan jahat. Dan terjadilah perang hidup-mati antara pasukan iblis Ratu Ravenna dengan para huntsman yang akan menentukan nasib dan masa depan manusia.



MEI
9. CAPTAIN AMERICA : CIVIL WAR
Tanggal Rilis           : 6 Mei 2016
Sutradara                 : Anthonny Russo dan Joe Russo
Pemeran                  : Chris Evans, Robert Downey Jr, Scarlett Johansson, Jeremy Renner

Ini juga salah satu film superhero yang paling ditunggu tahun ini, karena untuk pertama kalinya akan menampilkan konfrontasi berdarah Captain America dan Iron Man.


Diadaptasi dari cerita komik Civil War (2006) karya Mark Millar, film ini melanjutkan cerita Avengers : Age of Ultron, di mana pasca pertarungan dengan Ultron berakhir, Tim Avengers mengalami perpecahan setelah Tony Starks (Robert Downey Jr) keberatan dengan gaya kepemimpinan Captain America (Chris Evans) dan memutuskan untuk keluar dari kelompok. 

Dalam perseteruan Captain America dan Iron Man ini, hadir pula karakter Winter Soldier (Sebastian Stan), Black Widow (Scartlett Johansson), Bullseye (Jeremy Renner), Sharon Carter / Agent 13 (Emily VanCamp), Falcon (Anthony Mackie), Black Panther (Chadwick Boseman), Vision (Paul Bettany), Scarlet Witch (Elizabeth Olsen), Ant-Man (Paul Rudd), Crossbones (Frank Grillo), dan... Spider-Man (Tom Holland). Wow.... !!!!


10. THE ANGRY BIRDS MOVIE
Tanggal Rilis           : 20 Mei 2016
Sutradara                 :  Fergal Reilly, Clay Kaytis
Pemeran                   :  Jason Sudeikis, Josh Gad, Danny McBride, Maya Rudolph, Bill Hader

Film yang diadaptasi dari permainan paling populer di dunia ini merupakan hasil kolaborasi perusahaan Amerika - Finlandia. Dibuat dengan format 3D, film ini mengisahkan tentang kehidupan para burung Angry Birds yang tinggal di sebuah pulau yang indah. Namun ketenangan hidup mereka terusik dengan kehadiran pasukan Babi (The Pigs) yang ingin menguasai pulau tersebut.

Demi mencegah rencana jahat para Babi, 4 ekor Angry Birds - yang terdiri dari Red (Jason Sudeikis), Chuck (Josh Gad), Bomb (Danny McBride), dan Matilda (Maya Rudolph) - bersatu melawan pasukan Babi itu.

Dibuat dengan dana US$ 80 juta, film ini menghabiskan dana tambahan US$ 100 juta untuk promosi dan marketing, di mana biaya tersebut dibagi 2 antara perusahaan Amerika Serikat (Sony Picture Imageworks) dengan Finlandia (Rovio Entertainment). Dengan biaya sebesar itu, film The Angry Birds menjadi film produksi Finlandia yang paling mahal yang pernah dibuat. Sebelumnya, film termahal yang pernah diproduksi Finlandia adalah film Big Game (2014) yang menghabiskan dana sebesar US$ 9 juta.



JUNE
11. WARCRAFT 
Tanggal Rilis           : 10 Juni 2016
Sutradara                 : Duncan Jones
Pemeran                  : Travis Fimmel, Paula Patton, Ben Foster,Dominic Cooper, Daniel Wu

Para penggemar game sudah pasti kenal dengan game legendaris ini. Ya, Warcraft adalah video game real-time strategy paling populer sepanjang masa. Dirilis pertama kali pada tanggal 23 November 1994, game ini telah menjadi game paling sukses di dunia dan telah dirilis sebanyak 14 seri. Selain game, Warcraft juga telah dirilis pula dalam bentuk permainan kartu (World of Warcraft Trading Card Game), novel, komik, dan manga. Di tahun 2016 mendatang, film yang diadaptasi dari game ini akhirnya dirilis. Film Warcraft akan menceritakan latar belakang konflik antara Manusia dan Orcs. yang menjadi awal perang mereka di game Warcraft.

Di suatu masa, manusia hidup dalam di Planet Azeroth. Tapi kedamaian manusia terancam dengan kehadiran pasukan Orc dari Planet Draenor. Saat itu, Planet Draenor sedang berada dalam kehancuran, sehingga memaksa Orc untuk mencari tempat baru pengganti planet mereka. Orc menggunakan Portal lintas planet bernama Dark Portal untuk masuk ke Planet Azeroth.

Pasukan manusia dipimpin Anduin Lothar (Travis Fimmel) dan pasukan Orc pimpinan Durotan (Toby Kebbell) bersiap ke medan perang guna mempertahankan eksistensi bangsanya. Bangsa manakah yang akan punah dalam perang dasyat itu : Manusia atau Orc?


12. INDEPENDENCE DAY : RESURGENCE
Tanggal Rilis           : 24 Juni 2016
Sutradara                 : Roland Emmerich
Pemeran                  : Jeff Goldblum, Bill Pullman, Judd Hirsch, Vivica A. Fox, Brent Spiner

Tahun 1996 silam, film Independence Day merupakan film epik fiksi-ilmiah yang super keren. Film yang mengisahkan pertarungan manusia melawan Alien yang berusaha menguasai dunia ini sangat fenomenal dan ikonik, terutama adegan saat piring terbang raksasa Alien menutupi kota-kota di seluruh dunia. Meski banyak adegan ga masuk akalnya, tetapi film karya sutradara Roland Emmerich ini menjadi film box-office di seluruh dunia, dan menjadikan Emmerich sebagai salah satu sutradara paling berpengaruh di Hollywood pada masa itu.

Dua puluh tahun pasca perilisan film itu, sekuelnya kini muncul. Masih diperani Jeff Goldblum dan Bill Pullman sebagai pemeran utama, Independence Day : Resurgence ini mengisahkan tentang kondisi bumi pasca penyerbuan Alien 20 tahun silam. Setelah perang melawan Alien berakhir, manusia mulai mengembangkan teknologi pertahanan yang lebih canggih, dengan menggunakan informasi yang mereka peroleh dari puing pesawat Alien. Namun mereka tidak mengetahui kalau sesaat sebelum pesawat induk Alien dihancurkan, pasukan Alien sempat mengirimkan pesan permintaan bantuan ke planetnya.

Pesan itu kemudian direspon pasukan Alien yang mengirimkan tentaranya lebih banyak lagi untuk menyerang bumi. Para Alien pun mempersenjatai mereka dengan senjata yang lebih canggih, dan memungkinkan untuk menghancurkan ras manusia. Mengetahui kehadiran musuhnya, manusia pun bersiap lagi untuk menghadapi perang dunia melawan Alien.

Ide pembuatan sekuel film Independence Day sebenarnya sudah mencuat cukup lama, terutama saat film tersebut menjadi film box-office (dibuat dengan dana US$ 75 juta, film ini meraup keuntungan hingga US$ 817 juta). Bahkan saat serangan teroris ke Amerika Serikat tanggal 11 September 2001, produser film Dean Devlin makin berhasrat membuat sekuel film ini, agar dapat membangkitkan semangat patriotisme masyarakat Amerika Serikat kembali. Meski demikian, hingga tahun 2004, skenario sekuel Independence Day tidak pernah tuntas.

Tanggal 24 Juni 2011, Devlin memberikan konfirmasi kalau dia dan Roland Emmerich telah berhasil membuat konsep sekuel Indenpende Day. Sekuel tersebut rencananya akan dibuat dalam 2 seri sekaligus, di mana kedua sekuel itu akan menjadi film yang saling berhubungan dan dibuat dalam waktu yang bersamaan. Kedua sekuel itu awalnya diberi judul ID Forever Part 1 dan ID Forever Part 2 (ID merupakan singkatan dari "Independence Day"). Dan saat seri pertama selesai dibuat, tanggal 22 Juni 2015, film tersebut diganti judulnya menjadi Independence Day : Resurgence.

Sebagai informasi, Will Smith yang awalnya bermain di film Independence Day pertama, dipastikan tidak akan muncul dalam 2 sekuel Independence Day karena "terlalu mahal".
NewerStories OlderStories Home