Judul Film             : Space Squad
Sutradara               : Koichi Sakamoto
Pemeran                 : Yuma Ishigaki, Ryuji Sainei, Tsuyoshi Hayashi, Yousuke Itou
Tanggal tayang      :  19 Juni 2017 dan 9 Agustus 2017

Sejak "dihidupkan kembali" tahun 2012, Space Sheriff Gaban (Uchuu Keiji Gavan) telah berhasil meraih kesuksesannya kembali di abad 21 ini. Karakter tokusatsu yang pernah menjadi super hero kebanggaan anak-anak di era 1980an ini kini mendapatkan penggemar barunya di masa kini.

Setelah sukses tampil di 3 film layar lebar, kali ini Gaban muncul kembali di dwilogi film V-Cinema (Video Cinema / Direct to Video) berjudul Space Squad. Di V-Cinema ini, Gavan dipertemukan dengan kelompok super sentai Tokusou Sentai Dekaranger, atau dikenal juga dengan sebutan Special Police Dekaranger (SPD). Dekaranger adalah salah satu pahlawan super-sentai yang sangat populer di awal tahun 2000an karena menampilkan cerita super-sentai yang sangat berbeda dari biasanya. Selain sukses di Jepang, Dekaranger juga sukses di dunia, sehingga dibuat serian versi Hollywood-nya berjudul Power Rangers SPD.

Space Squad dirilis oleh Toei Company dalam bentuk DVD dan BluRay. Seri pertama - berjudul Space Squad : Gavan vs Dekaranger (スペース・スクワッド ギャバンVSデカレンジャー) - dirilis tanggal 19 Juli 2017, sedangkan seri berikutnya  - berjudul Girls in Trouble : Space Squad Episode Zero (ガールズ・イン・トラブル スペース・スクワッド) - dirilis tanggal 9 Agustus 2017. 

Space Squad : Gavan vs Dekaranger mengisahkan Geki Jumonji (Yuma Ishigaki) - Space Sheriff Gavan Generasi Masa Kini - dan Shelly (Suzuka Morita) - Rekan Sekerja Gavan - menemukan Kelompok Kriminal Antariksa Genmaku berencana melakukan tindakan kriminal. Karena itu, ketika menemukan kelompok itu sedang melakukan transaksi, Geki dan Shelly berusaha menghentikan rencana jahat Genmaku.

Rupanya transaksi itu adalah jebakan. Mad Gallant - musuh Space Sheriff Janperson - yang ingin menculik Shelly. Dalam pertarungan melawan Mad Gallant, Geki / Gavan nyaris tewas. Untungnya dia kemudian diselamatkan oleh  Fire Squad, yang tidak lain adalah bagian dari kelompok Dekaranger. Sayangnya, Shelly berhasil diculik Mad Gallant.

Geki - yang mengira Shelly tewas dibunuh Mad Gallant - berusaha mencari keberadaan musuhnya tersebut. Penyidikan Geki mengarah pada sebuah perusahaan bernama "Smile and Gentleness" yang disinyalir memiliki keterkaitan dengan Organisasi Genmaku. Dugaan Geki ternyata benar, karena Genmaku telah menyusupkan orang-orangnya di dalam perusahaan tersebut, termasuk Benikiba (Mikie Hara), mantan Space Sheriff yang memiliki ilmu ninja.

Selain itu, Lars (Hiromi Sakimoto) - Sang Direktur "Smile and Gentleness" - akhirnya diketahui adalah identitas asli dari Mad Gallant. Geki / Gavan bertarung kembali dengan Mad Gallant. Namun Gavan kembali kalah. Bahkan pedang Laser Blade milik Gavan patah. Beruntung muncullah Ichijoji Retsu (Kenji Ohba) - Space Sheriff Gavan Generasi Pertama - yang menyelamatkan Geki dan memberikan Pedang Laser Blade yang lebih kuat padanya.

Dengan senjata barunya, Geki berhasil mengalahkan Mad Gallant dan menyelamatkan Shelly.

Di akhir cerita, Geki ditujuk oleh Atasannya - Sophie (Ryoko Yuui) - untuk menjadi Pemimpin Space Squad, sebuah kelompok yang terdiri dari gabungan Space Sheriff dan Super Sentai yang bertugas menjaga kedamaian galaksi dan mengalahkan para kriminal ruang angkasa. Sebagai Pemimpin, Geki dapat memilih siapa saja anggota Space Sheriff dan Super Sentai untuk diajaknya bekerja sama memerangi kejahatan.

Sementara itu, Girls in Trouble : Space Squad Episode Zero merupakan prekuel dari Gavan vs Dekaranger.  Mengambil setting beberapa hari sebelum kejadian di seri sebelumnya, dikisahkan Lady Hellvira (Michie Tomizawa) adalah monster yang melakukan kekacauan di bumi dan menawan Sophie (Ryoko Yuui), Pemimpin Space Sheriff. Untuk menyelamatkan Sophie, maka Space Sheriff Federation mendatangkan 10 orang Polisi Wanita Terkuat di Galaksi. Tiga di antaranya adalah
 Marika Reimon / Jasmine / Deka Yellow (Ayumi Kinoshita), Koume Kodou / Umeko / Deka Pink (Mika Kikuchi), dan Shelly (Suzuka Morita).

Dari semua polisi tersebut, terpilihlah 3 orang Polisi Wanita Terkuat : Shelly, Tammy (Mayu Kawamoto), dan Maki (Minami Tsukui). Ketiga polisi ini kemudian diberangkatkan ke bumi untuk menyelamatkan Sophie.

Namun kemudian Jasmine dan Umeko menyadari ada yang salah pada Maki. Dari penyidikan mereka, Maki ternyata sudah tewas dibunuh oleh Benikiba. Dan Benikiba menyamar sebagai Maki untuk membunuh Sophie. Beruntung Jasmine dan Umeko datang dan menyelamatkan Sophie.


Cerita apa saja di balik pembuatan V-Cinema Space Squad? Siapakah sebenarnya Space Sheriff Gavan dan Tokusou Sentai Dekaranger (Special Police Dekaranger)? Nantikan ulasan lengkapnya di Bagian 2 dari Space Squad...




Judul Drama        : The King in Love
Ditayangkan        : MBC
Pemeran               : Im Si Wan, Im Yoon Ah, Hong Jong Hyun
Tanggal tayang    : 17 Juli - 19 September 2017
Total episode        : 40 (35 menit / episode)

Sebuah drama historikal Korea baru-baru ini tayang di jaringan televisi MBC. Kisahnya merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Kim Yi Ryung yang diterbitkan tanggal 19 Agustus 2011 (Penerbit : Paranmedia) dan menjadi salah satu novel drama terlaris di masa itu.

Serial ini mengambil latar di masa Dinasti Goryeo (918 - 1392), di mana pada masa itu hiduplah seorang Pangeran bernama Wang Won (Im Si Wan) yang sangat berambisi untuk menjadi Penguasa Kerajaan. Dia memiliki seorang sahabat bermainnya sejak kecil bernama Wang Rin (Hong Jong Hyun), yang sangat setia dan mendukung rencananya. Wang Rin menjadi pelindung Wang Won dan selalu berjuang untuk mewujudkan impian sahabatnya tersebut.

Satu ketika, mereka berkenalan dengan Eun San (Im Yoon Ah), gadis cantik yang merupakan anak dari sebuah keluarga kaya di negara tersebut. Eun San dengan cepat diterima dan menjadi sahabat Wang Won serta Wang Rin. Dari sekedar bersahabat, ternyata muncul rasa suka di hati Wang Won dan Wang Rin pada Eun San. Keduanya diam-diam mencintai gadis cantik itu. Akankah persahabatan Wang Won dan Wang Rin akan tetap bertahan di saat mereka berdua bersaing merebut hati Eun San?



ABOUT "WANG WON"
Meski kisah The King in Love hanyalah fiktif belaka, namun karakter Wang Won benar-benar ada dalam sejarah Korea Selatan.

Wang Won - yang bergelar Chungseon of Goryeo (고려 충선왕 - Raja Goryeo) - adalah Raja ke-26 dari Dinasti Goryeo di Korea. Dia menjadi penguasa Korea antara tahun 1298 - 1313. Aslinya, Wang Won adalah keturunan Mongol dan memiliki nama Mongol Ijirbuqa (益知禮普花  - yang berarti "Si Kerbau Kecil").  Wang Won adalah anak sulung dari Raja Chungryeol (bergelar Chungyeol of Goryeo) dan ibunya adalah Ratu Jangmok, yang tidak lain adalah anak dari Khubilai Khan, Penguasa Kerajaan Mongolia, di wilayah Tiongkok Utara.

Semasa hidupnya Wang Won adalah Pangeran Kerajaan yang dikenal lebih menyukai kaligrafi dan melukis, ketimbang Politik. Dan meski merupakan keturunan Raja Goryeo, namun dia lebih suka tinggal di Beijing, ibukota Tiongkok.

Wang Won memiliki empat orang istri : Tiga istri Korea dan satu istri dari Tiongkok. Ada pun ketiga istri Korea-nya adalah Putri Jo In Gyu, Putri Hong Mun Gye, dan Putri Seo Won Hu. Sedangkan istri dari Tiongkok bernama Putri Botapsilin, anak dari Gammala dan cucu dari Yesun Temur. Yesun Temur sendiri adalah cucu dari Khubilai Khan.

Meski keturunan dari Raja Mongolia, namun Putri Botapsilin mendapat perlakukan khusus dari Wang Won, dan diangkat sebagai Permaisuri Kerajaan di Goryeo bergelar Maha Ratu Gyeguk (계국대장공주 - The Grand Princess Gyeguk). Dalam sejarah Korea, Putri Botapsilin merupakan keturunan Kerajaan Mongolia kedua yang pernah menjadi Ratu di Kerjaan Korea. Ada pun wanita keturunan Kerajaan Mongolia Pertama yang menjadi Ratu Kerajaan Korea (Goryeo) adalah Ratu Jangmok, yang tidak lain adalah Ibu dari Wang Won.

Judul TV Seri      : Zoo
Jaringan               : CBS
Pemeran              : James Wolk, Kristen Connolly, Nonso Anozie, Billy Burke
Tanggal tayang   : 30 Juni 2015 - sekarang

Bosan dengan film zombie yang mengejar manusia dan menguasai dunia? Nah, coba tontonan "alternatif" yang lebih seram : Zoo.

Zoo adalah serial televisi yang sudah tayang sejak 2015 silam, dan kini telah menginjak Season Ketiga. Diadaptasi dari novel berjudul sama karya Novelis James Patterson dan Michael Ledwidge, serial ini mengisahkan tentang para binatang di seluruh dunia yang tiba-tiba bertingkah sangat agresif dan mengancam hidup manusia.

Sebuah perusahaan produsen makanan ternak bernama Reiden Global, baru-baru ini merilis sebuah produk makanan hewan yang dengan cepat menjadi makanan ternak yang sangat populer di dunia. Tanpa mereka sadari, kandungan makanan tersebut terkontaminasi pestisida, dan mengubah perilaku para hewan.

Kejadian pertama terjadi di Botswana, ketika sekelompok singa jantan menyerang para turis yang melakukan wisata safari di tempat itu. Sikap agresif kelompok singa jantan tersebut menarik perhatian Zoologis Jackson Oz (James Wolk) karena tidak lazim para singa jantan berburu secara berkelompok. Biasanya perburuan dilakukan singa betina yang dipimpin oleh 1 singa jantan.

Sementara itu di Los Angeles, seorang penjaga kebun binatang Los Angeles Zoo diterkam oleh singa yang sudah dirawatnya sejak kecil. Tindakan sadis singa ini mendapat perhatian dari Jurnalis Jamie Campbell (Kristen Connolly). Sejak awal Campbell sudah curiga kalau tindakan singa tersebut berhubungan dengan pakan hewan yang baru-baru diluncurkan Reiden Global. Sebelumnya dia sudah pernah merilis beberapa tulisan di blog pribadinya yang mengulas tentang kecurigaannya terhadap Reiden Global. Tulisan itu sangat negatif sehingga Campbell mendapat teguran atasannya.

Ketika singa tersebut kabur dari kebun binatang lalu menyerang penduduk sehingga terpaksa ditembak mati polisi, Campbell memutuskan untuk melakukan penyidikan. Dia bertemu dengan Dr. Mitch Morgan (Billy Burke), seorang Patologis yang kemudian mengotopsi singa yang menyerang penduduk tersebut. Dia menemukan adanya perubahan massa otak dan sistem pencernaan pada hewan tersebut.

Sementara itu, di Botswana, Jackson Oz menemukan fakta kalau singa yang menyerangnya tidak saja memiliki insting untuk berburu, tetapi juga menguasai dunia. Bagaimana mungkin hewan memiliki naluri seperti itu?

Dan sebelum Oz, Campbell, dan Morgan menemukan jawabannya, para hewan di seluruh dunia telah berubah agresif dan menyerang manusia. Tujuan mereka jelas : Mendominasi dunia dan menguasai manusia, sama seperti saat mereka dikuasai manusia.

Siapa yang akan menang?



ABOUT "ZOO"
Novel Zoo adalah salah satu novel terlaris New York Times. Dirilis bulan September 2012, novel karya James Patterson dan Michael Ledwidge ini langsung menjadi novel yang sukses luar biasa di Amerika Serikat.

Secara garis besar, novel ini mengisahkan tentang perubahan perilaku para hewan di dunia dan mengancam eksistensi manusia. Karakter utama dalam novel ini adalah Jackson Oz, seorang Ekologis dan Biologis, yang menemukan serangkaian data tentang perubahan perilaku hewan tersebut. Namun datanya tidak pernah digubris oleh para ahli.

Belakangan apa yang ditemukannya menjadi kenyataan. Setelah kekasihnya tewas dibunuh dan dimakan oleh simpanse peliharaannya, dunia dikejutkan dengan perlawanan yang dilakukan para binatang terhadap manusia. Dalam 5 tahun, hewan berhasil menguasai dunia, dan manusia terjebak dan bersembunyi di bunker. Presiden Amerika - dengan bantuan Jackson Oz - kemudian mencari cara untuk melakukan perlawanan terhadap para hewan, sekaligus mencari penyebab perubahan perilaku hewan tersebut.

Novel ini banyak sekali mengangkat konsep struktur kimia yang disinyalir mampu mengubah perilaku mahluk hidup. Selain produk obat-obatan, kondisi iklim dan radiasi (terutama radiasi sinyal ponsel), diyakini sebagai penyebab perubahan perilaku mahluk hidup masa kini yang jauh lebih agresif.

Menjawab kesuksesan novel dan serial televisi Zoo, maka pada tanggal 7 Juni 2016, James Patterson - yang bekerja sama dengan Max DiLallo - merilis sekuel berjudul Zoo 2. Berbeda dengan Zoo, maka Zoo 2 merupakan cerita pendek. Jika pada novel Zoo dikisahkan hewan mengalami perubahan perilaku akibat kontaminasi pestisida, maka di Zoo 2, dikisahkan manusia "terinfeksi" dan mengalami perubahan perilaku. Perubahan ini menjadi awal dari evolusi manusia selanjutnya.





Judul Serial               : Criminal Minds
Jaringan Televisi       : tvN
Pemeran                    : Lee Joon Ki, Moon Chae Won, Son Hyun Joo
Total Episode            : 20
Tanggal tayang          : 26 Juli - 28 September 2017

Sejak minggu lalu, Korea Selatan diramaikan dengan sebuah serial televisi super-keren berjudul Criminal Minds. Jika Anda juga sering menonton serial televisi Hollywood, sepertinya sudah dapat menduga kalau serial ini ada hubungannya dengan serial televisi Criminal Minds yang masih tayang di jaringan televisi Negara Paman Sam tersebut.

Yep... memang benar. Serial televisi Korea Criminal Minds ini merupakan remake dari dari serial televisi berjudul sama tersebut. Berbeda dengan serial televisi Hollywood - di mana setiap episode teridiri dari cerita yang berdiri sendiri - maka dalam versi Korea ini setiap episode memiliki keterkaitan cerita satu dengan yang lain, sehingga tidak mungkin ditonton secara terpisah. Terlebih lagi di akhir setiap episode selalu dibuat menggantung, sehingga menimbulkan penasaran penonton untuk menunggu episode selanjutnya.

Criminal Minds mengisahkan tentang sekelompok tim investigasi khusus yang merupakan bagian dari Divisi Kepolisian Korea Selatan National Criminal Investigation (NCI). Kelompok ini merupakan tim yang bertugas mempelajari perilaku para kriminal agar dapat mengetahui karakter dan metode kejahatan yang dilakukannya. Dengan demikian, kepolisian mampu mendeteksi gerak-gerik sang pelaku dan mencegahnya melakukan tindak-kejahatan lagi.

Secara umum, serial Criminal Minds terbilang cukup seru dan menegangkan. Jadi, daripada diceritain alurnya, mungkin lebih baik Anda menontonnya sendiri ya...



ABOUT : CRIMINAL MINDS
Seperti yang saya tulis di atas, serial Korea Criminal Minds merupakan remake dari salah satu serial televisi Hollywood paling populer saat ini berjudul Criminal Minds.  Serial tersebut merupakan kreasi Jeff Davis dan pertama kali tayang tanggal 22 September 2005 di Jaringan Televisi CBS.

Criminal Minds mengangkat cerita sebuah Tim Penyidik bernama Behavioral Analysis Unit (BAU) yang merupakan bagian dari NCAVC (National Center of the Analysis of Violent Crime (NCAVC) dan merupakan salah satu divisi dari FBI (Federal Bureau of Investigation).

Tim BAU adalah tim khusus yang menggunakan berbagai ilmu dan pengetahuan perilaku (Behavioral Science) dalam mengungkap sebuah kasus kejahatan. Lewat teknik tersebut, mereka dapat mengetahui gerak-gerik dan rencana pelaku kriminal, sehingga mampu mencegah tindakan kejahatan berikutnya yang akan dilakukan sang pelaku.

Sejak pertama kali ditayangkan hingga hari ini, serial Criminal Minds menjadi salah satu serial televisi paling populer di dunia, bersaing ketat dengan serial NCIS. Saat ini, serial Criminal Minds telah tayang sebanyak 316 episode yang terbagi dalam 13 Season.

Selain Criminal Minds, CBS juga merilis spin-off serial tersebut, yaitu Criminal Minds : Suspect Behavior (ditayangkan 16 Februari -6 September 2011) dan Criminal Minds : Beyond Borders (ditayangkan sejak 16 Maret 2016 - hari ini).

Sayangnya, serial Criminal Minds : Suspect Behavior kurang mendapatkan respon yang positif dari penonton, sehingga harus berakhir setelah tayang 8 episode.

Sedangkan Criminal Minds : Beyond Borders mendapatkan respon yang sangat positif, sehingga kini masih tayang dan telah masuk Season Kedua.



Akhirnya bulan Agustus tiba. Banyak film bagus masih mengantri untuk ditonton ni. Awal bulan saja sudah digeber dengan film-film keren....

Nah, buat yang penasaran, berikut ini adalah film-film keren yang akan dirilis Agustus 2017 ini...


1. THE DARK TOWER (Rilis : 4 Agustus 2017)
Sutradara            : Nikolaj Arcel
Pemeran              : Idris Elba, Matthew McConaughey, Tom Taylor, Abbey Lee Kershaw

The Dark Tower meruipakan serial novel horror-thriller-fiksi ilmiah karya Stephen King yang cukup populer di Amerika Serikat. Serial novel ini mengisahkan petualangan Roland Deschain, anggota terakhir dari ksatria kerajaan (dikenal dengan sebutan Gunslingers) yang hidup di masa koboi, serta merupakan keturunan terakhir dari ksatria legendaris Arthur Eld. Petualangan Roland selalu dipenuh dengan aksi tembak-tembakan khas Amerika kuno, namun juga dipadukan dengan unsur sihir.

Seri pertama novel tersebut (The Dark Tower : Gunslingers) pertama kali dirilis tahun 1982, dan segera menjadi salah satu novel fiksi klasik yang disukai penggemar. Hingga hari ini, serial The Dark Tower telah dirilis hingga 7 seri (dan 1 cerita panjang).

Film The Dark Tower yang akan ditayangkan tanggal 4 Agustus 2017 mendatang bukanlah adaptasi dari salah satu novel Stephen King, namun merupakan lanjutan dari seri terakhir serial The Dark Tower, yaitu The Dark Tower VII : Dark Tower. Meski demikian, bagi yang belum pernah membaca novel The Dark Tower masih tetap bisa mengikuti alur ceritanya, karena cerita masing-masing novel (termasuk film) terbilang berdiri sendiri dan tidak saling berhubungan. Yang punya keterkaitan hanyalah tokoh utamanya saja, yaitu Roland Deschain.

Dikisahkan seorang anak berusia 11 tahun bernama Jake Chambers (Tom Taylor) secara tidak sengaja menemukan pintu ke dimensi Dunia Pertengahan (Mid-World). Di dunia tersebut, Jake berjumpa dengan seorang Gunslingers terakhir bernama Roland Deschain (Idris Elba) yang sedang melakukan perjalanan ke "Dark Tower" yang terletak di Ujung Dunia. Keduanya kemudian saling bahu-membahu untuk menuntaskan misi mencapai "Dark Tower" dan mencegah kehancuran dunia.



2. KIDNAP (rilis : 4 Agustus 2017)
Sutradara        : Luis Prieto
Pemeran         : Halle Berry, Lew Temple, Sage Correa, Chris McGinn

Film super-seru ini merupakan film yang wajib ditunggu juga ni. Dalam film ini Halle Berry berperan sebagai seorang ibu yang berjuang mati-matian demi menyelamatkan anak semata wayangnya yang diculik oleh seorang penculik sadis.

Karla Dyson (Halle Berry) adalah seorang pramusaji yang mengajak anaknya bermain-main di sebuah taman. Ketika perhatiannya teralihkan oleh telepon, tiba-tiba anaknya sudah menghilang. Dia berhasil menemukan anaknya dibawa kabur oleh seorang wanita.

Terjadilah kejar-kejaran yang cukup seru sepanjang film. Mampukah Karla menyelamatkan anaknya dari tangan penculik? Siapakah gerangan penculik tersebut, dan mengapa dia menculik anak Karla?

Sekilas film ini memiliki kemiripan dengan film box-office Halle Berry sebelumnya, yaitu The Call (2013). Bedanya dalam film The Call, Berry berperan sebagai Petugas Telepon 911 yang memandu seorang wanita yang diculik dan berada di dalam bagasi mobil, sedangkan di film Kidnap, Halle Berry berperan sebagai ibu yang berjuang menyelamatkan anaknya yang diculik. Keduanya menampilkan konsep cerita yang sama : Sepanjang film menampilkan kejar-kejaran. Akankah Kidnap berhasil menjadi box-office seperti halnya The Call? Kita lihat saja nanti....



3. WIND RIVER (Rilis : 4 Agustus 2017)
Sutradara        : Taylor Sheridan
Pemeran         :  Jeremy Renner, Elizabeth Olsen

Jeremy Renner dan Elizabeth Olsen dipertemukan kembali dalam sebuah film. Tetapi mereka tidak akan berperan sebagai Hawkeye dan Scarlett Witch seperti yang mereka lakukan di franchise film The Avengers, melainkan mereka akan berperan sebagai manusia biasa.

Dalam film thriller mencekam ini, Renner berperan sebagai Petugas Perlindungan Satwa Liar dan Ikan Cory Lambert. Satu ketika Lambert menemukan sesosok mayat yang terjerat dalam sebuah jebakan hewan di tengah Hutan Konservasi Wind River. Karena diduga sebagai korban pembunuhan, maka Lambert menghubungi pihak berwajib.

FBI menanggapi laporan Lambert. Tapi karena mengangap kasus ini sebagai kasus "renceh", maka mereka mengutus Agen Jane Banner (Olsen) - seorang agen baru di kesatuan tersebut - untuk menyidiki kasus ini.

Malangnya, Banner tidak mempertimbangkan kondisi cuaca, sehinga saat menyidiki kasus tersebut, dia dan Lambert terjebak dan terisolasi dalam badai salju. Dalam kondisi itu, mereka segera menyadari kalau ada sekelompok orang yang berniat menghabisi mereka karena sudah terlibat terlalu detil ke dalam rencana jahat kelompok tersebut. Dan dimulailah pertarungan hidup dan mati kedua agen itu menghadapi kelompok kriminal yang bersembunyi di tengah badai salju.



4.  ANNABELLE : CREATION (Rilis : 11 Agustus 2017)
Sutradara       : David F. Sandberg
Pemeran        : Stephanie Sigman, Talitha Bateman, Anthony LaPaglia, Miranda Otto

Empat tahun silam, film The Conjuring dinyatakan sebagai Film Horor Terseram tahun 2013. Film itu menjadi salah satu film terlaris di masa itu. Setahun kemudian, dibuatlah spin-off dari The Conjuring berjudul Annabelle. Film tersebut bercerita tentang kisah boneka terkutuk bernama Annabelle. Sama seperti The Conjuring, film Annabelle pun sukses secara finansial dan didaulat sebagai Film Horor Terseram tahun 2014.

Nah, bulan ini akan muncul sekuel Annabelle berjudul Annabelle : Creation. Film ini merupakan prekuel dari film Annabelle, yang akan mengisahkan latar belakang boneka terkutuk tersebut.

Sekitar puluhan tahun sebelum kejadian di film Annabelle yang pertama, hiduplah seorang pembuat boneka bernama Samuel Mullins (Anthony LaPaglia) dan istrinya, Esther (Miranda Otto). Dua belas tahun sebelumnya, anak mereka yang bernama Bee / Annabelle Mullins (Samara Lee) meninggal. Untuk mengenang anak mereka, Samuel membuat boneka yang diberi nama Annabelle, sesuai nama anaknya itu.

Satu ketika, mereka menerima para anak rumah yatim-piatu karena rumah yatim mereka ditutup Pemerintah. Rupanya kehadiran anak-anak yatim itu mengundang kecemburuan pada arwah Annabelle. Dia pun merasuki boneka yang dibuat ayahnya, lalu melakukan serangkaian teror. Dan dimulailah teror mengerikan yang dilakukan Boneka Annabelle, yang pada akhirnya membuat dia menjadi legenda.

Film ini sebelumnya sudah ditayangkan di LA Film Festival tanggal 19 Juni 2017 dan mendapatkan respon yang sangat baik dari para kritikus film. Akankah film Annabelle : Creation akan melampaui kesuksesan film pertamanya?



6. THE NUT JOB 2 : NUTTY BY  NATURE (Rilis : 11 Agustus 2017)
Sutradara        :  Carl Brunker
Pengisi Suara  : Will Arnett, Maya Rudolph, Jackie Chan, Katherine Heigl

Tahun 2014 silam, film The Nut Job menuai prestasi yang luar biasa. Sebagai film animasi produksi Korea Selatan, film ini meraih sukses yang luar biasa di Amerika Serikat, sehingga membukukan film ini sebagai salah satu film animasi terlaris di tahun itu.

Kini, sekuelnya akan tayang bulan ini. Masih tetap diisi oleh pengisi suara yang sama, film ini akan melanjutkan petualangan Surly (Will Arnett), si Tupai Ungu yang kini sudah menetap di Taman Liberty. Saat sudah menikmati ketenangan tingal di taman tersebut, Surly dan para penghuni taman dikejutkan dengan rencana Walikota Oakton City (Bobby Moynihan) yang berencana mengusur Taman Liberty dan menggantikannya menjadi tempat bermain anak-anak.

Meski idenya mulia, tetapi hal ini mengakibatkan para hewan harus kehilangan tempat tinggal mereka. Untuk mencegah rencana Walikota, Surly kemudian mempersatukan para penghuni taman. Selain mendapat dukungan dari para penghuni taman, Surly pun dibantu oleh Mr Feng (Jackie Chan) - Pemimpin Geng Tikus - yang juga memendam kebencian pada sang Walikota.



7.  GOOD TIME (Rilis : 11 Agustus 2017)
Sutradara         : Ben dan Josh Safdie
Pemeran           : Robert Pattinson, Barkhad Abdi, Jennifer Jason Leigh

Apa jadinya jika rencana yang sudah disusun rapi, ternyata hancur berantakan gara-gara satu hal kecil? Semakin hal itu diperbaiki, kekacauannya justru semakin besar dan semakin rumit. Inilah yang ingin ditampilkan duo Sutradara Bersaudara Ben dan Josh Safdie di film drama-thriller

Constantine (Robert Pattinson) dan Nick Nikas (Barkhad Abdi) adalah dua bersaudara yang baru-baru ini melakukan perampokan di bank. Namun perampokan yang mereka lakukan gagal. Meski Constantine berhasil melarikan diri, tetapi Nick tertangkap polisi.

Constantine kemudian menyusun rencana untuk menyelamatkan saudaranya tersebut. Rencana sudah sedemikian baik dia persiapkan. Tetapi untuk bisa menyelamatkan Nick bukan perkara mudah, karena polisi pun sudah mempersiapkan jebakan untuk menangkap Constantine.

Film seru ini mendapatkan respon dan apresiasi yang sangat positif dari kritikus film dunia. Bahkan film Good Time mendapat kesempatan untuk berkompetisi di ajang Cannes Film Festival 2017.



8. THE HITMAN'S BODYGUARD (Rilis : 18 Agustus 2018)
Sutradara          : Patrick Hughes
Pemeran            : Ryan Reynolds, Samuel L. Jackson, Gary Oldman, Elodie Yung, Salma Hayek

Film komedi-aksi ini sangat layak untuk ditonton ni. Kisahnya terbilang unik dan gokil :  Agen Perlindungan Saksi Mata Michael Bryce (Ryan Reynolds) mendapatkan tugas untuk melindungi dan membawa saksi mata sebuah kasus pembunuhan internasional dari Amerika Serikat ke Inggris.

Di luar dugaan, ternyata orang yang harus dilindunginya tidak lain adalah Darius Kincaid (Samuel L. Jackson), seorang Pembunuh Bayaran paling kejam sekaligus musuh bebuyutan Bryce. Meski membenci Darius, mau-tidak mau Bryce harus melindungi Darius dan membawanya ke Inggris untuk mengikuti persidangan.

Vladislav Dukhovich (Gary Oldman) ingin Darius dihabisi sebelum tiba di Ingris, agar tidak menjadi saksi mata yang dapat membuat Vladislav dijebloskan ke penjara. Karena itu, dia menugasi orang-orang kepercayaannya untuk menghabisi Darius dan Bryce. Maka terjadilah pertarungan dan kejar-kejaran maut yang super seru.


Judul Film               : Detective Conan - Crimson Love Letter
Sutradara                 : Kobun Shizuno
Pengisi Suara          : Minami Takayama, Wakana Yamazaki, Rikiya Koyama, Ryo Horikawa
Tanggal tayang       : 15 April 2017

Film ini merupakan film animasi layar lebar ke-21 Detektif Conan Edogawa yang tayang beberapa bulan lalu di Jepang. Berbeda dengan versi serial televisinya, biasanya film layar lebar Detektif Conan selalu menampilkan cerita yang jauh lebih seru dengan menegangkan. Wajar jika menjadi daya tarik yang selalu dinanti para fansnya.

Jika di seri layar lebar sebelumnya, Aoyama Gosho - Penulis dan Kreator komik Detektif Conan - ikut dalam pembuatan skenario, maka di film ini dia sama sekali tidak terlihat dalam pembuatannya. Skenario dibuat oleh Takahiro Okura, dan sepenuhnya merupakan cerita yang sama sekali baru (bukan merupakan adaptasi atau pengembangan dari cerita di komik Detektif Conan).

Dalam film ini dikisahkan diawali dengan penganugrahan penghargaan Satsuki Cup kepada Tim Sepakbola Hyakunin Isshu. Acara tersebut diadakan di dalam Stasiun Televisi Nichiuri dan disiarkan secara langsung. Heiji Hattori (Ryo Horikawa) dan Kazuha Toyama (Yuko Miyumura) - dua orang sahabat Conan dari Osaka - menghadiri acara tersebut.

Baru beberapa saat acara berlangsung, tiba-tiba bom meledak. Berntung saat itu Conan berada tidak jauh dari lokasi kejadian, sehingga dapat menyelamatkan kedua sahabatnya. Sementara itu, semua anggota tim Hyakunin Isshu tewas dalam aksi bom sadis tersebut.

Pasca ledakan bom, Conan bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Momiji Ooka yang mengaku sebagai "Tunangan Heiji". Pengakuan Ooka membuat Conan mencurigainya. Terlebih saat Conan melihat rekaman CCTV, Momiji Ooka ternyata berada di lokasi saat ledakan bom terjadi.

Guna memecahkan kasus peledakan stasiun televisi tersebut, Conan dan Heiji bahu-membahu menyidiki kasus tersebut. Dan di luar dugaan, mereka mendapati fakta yang jauh lebih mengerikan terkait peledakan bom dan latar-belakang kelam Tim Sepakbola Hyakunin Isshu.

Film ini telah tayang di Jepang tanggal 15 April 2017 silam, dan meraup penghasilan cukup fantastis (US$ 60.12 juta). Meski demikian, perolehan film ini masih jauh di bawah film Detektif Conan sebelumnya - Detective Conan : The Darknest Nightmare (名探偵コナン 純黒の悪夢), tayang 16 April 2016 - yang meraup keuntungan US$ 66.28 juta dan merupakan seri Detektif Conan dengan penghasilan terbesar saat ini.

Meski demikian, dengan melihat animo penggemar Detektif Conan di Jepang - serta dunia - saat perilisan film ini, tidak heran jika kita masih akan dapat menonton seri-seri film layar lebar Detektif Conan berikutnya.



PENGISI SUARA "CONAN EDOGAWA"
Karena karakter Conan Edogawa adalah anak laki-laki bertubuh kecil, maka ada sebagian orang berpendapat kalau pengisi suaranya adalah seorang anak laki-laki berusia 10 tahun. Jika Anda berpikir demikian, maka Anda keliru. Karena kenyataannya, pengisi suara Conan Edogawa adalah seorang gadis cantik bernama Minami Takayama.
Conan Edogawa (kiri) dan Minami Takayama (kanan)

Yep, Minami Takayama adalah pengisi suara Conan Edogawa sejak tahun 1996 hingga hari ini. Dia mengisi suara karakter ini baik di serial televisi (anime) hingga film layar lebar. Untuk suara Shinnici Kudo (versi dewasa Conan Edogawa), pengisi suaranya adalah Kappei Yamaguchi.

Minami Takayama adalah Aktris Pengisi Suara, Penyanyi, dan Penulis Lagu. Lahir tanggal 5 Mei 1964, dia mengawali karirnya sebagai Seiyu (Pengisi Suara Anime). Anime pertama di mana Minami mengisi suara adalah di serial televisi Mister Ajikko (1987), di mana dia mengisi suara sebagai Yoichi Ajiyoshi. Setelah itu, dia banyak mengisi suara untuk anime yang lain sperti Little Lord Fauntleroy (1988), Oishinbo (1988), Dash! Yankuro (1989), Ranma 1/2 (1989), City Hunter (1989), Yu Yu Hakusho (1994), dan lain-lain.

Selain menjadi Seiyu, tahun 1990 Minami mencoba mengasah kemampuan bernyanyinya dengan menjadi vokalis grup indie Re-X Band. Minami kemudian memutuskan menjadi penyanyi solo dan merilis album pertamanya, Endless Communication (1992). Saat proses pembuatan album, Minami berkenalan dengan Shina Nagano, seorang penulis lagu yang juga membuatkan lagu untuk album Minami.
Two-Mix Band (Minami dan Shina)

Tahun 1995, Minami dan Shina kemudian membuat band duo Es Connexion, yang kemudian berganti nama menjadi Two-Mix. Grup ini tergolong cukup populer di masa itu. Lagu-lagu mereka banyak digunakan sebagai theme-song untuk beberapa anime terkenal, seperti Gundam Wing dan Detective Conan. Bahkan, karakter Two-Mix pernah muncul dalam dua episode Detective Conan (The 3 "K" of Osaka Case Part 1 and 2, Episode 238 - 239, ditayangkan tanggal 18 dan 25 Juni 2001). Dalam episode tersebut, selain mengisi soundtrack, Minami dan Shina juga ditampilkan dalam karakter anime. Mereka mengisi suara mereka sendiri dalam episode tersebut.

Tahun 1996, Minami mendapat kesempatan untuk mengisi suara Conan Edogawa dana serial anime Detective Conan. Serial tersebut meraih kesuksesan yang sangat luar biasa, sehingga sejak itulah Minami terus dipercaya mengisi suara karakter Detektif Super tersebut. Proyek ini mempertemukan Minami dn Aoyama Gosho, sang kreator Detective Conan, yang kemudian membuat mereka berdua menjalin hubungan intim.
Two-Mix dalam serial televisi Detective Conan (Episode 238 - 239)

Pada tanggal 5 Mei 2005, Minami dan Aoyama Gosho pun menikah. Sayangnya, pernikahan mereka tidak berlangsung lama. Tanggal 10 Desember 2007, mereka memutuskan untuk bercerai. Meski sudah berpisah dengan Gosho, Minami tidak berhenti mengisi suara Detective Conan. Dia terus mengisi suara karakter tersebut hingga hari ini.

Selain itu, secara simultan, Minami juga sibuk dengan proyek Seiyu yang lain, di mana dia juga turut ambil bagian dalam mengisi suara di serial-serial anime seperti Pocket Monsters Best Wishes! (2011), Digimon Xros Wars : Toki wo Kakeru Shounen Hunter-Tachi (2011), One Punch Man (2015), Danganronpa 3 : The End of Kibogamine Gakuen (2016), dan lain-lain.

Tidak hanya mengisi suara, Minami juga mendapat kesempatan bermain film live-action tokusatsu, yaitu Tokusou Sentai Dekaranger (2004). Di Episode 41, Minami tampil dan berperan sebagai Assassinian Jingi.



Judul Film      : The Door
Sutradara        : Gao Bo
Pemeran          : Wang Zi Zi, Peng Cing Ci, Cheng Yu Mi, Tong Yu
Tanggal rilis    : 2 Juni 2017

Tidak semua film adalah film bagus. Dan tidak semua review haruslah review film yang bagus. Yang jelek juga boleh dong saya review. Nah, kali ini saya akan bahas film - yang menurut saya - merupakan Film Terburuk Sepanjang tahun 2017 (mudah-mudahan ada yang lebih buruk lagi daripada film ini).

Film produksi Tiongkok ini sebenarnya menampilkan cerita yang cukup menarik dan sudah mampu bikin penasaran sejak menit-menit awal :

Tiga tahun silam, sebuah Rumah Produksi Film membuat film horor berjudul The Door dengan setting di sebuah pabrik. Dalam sebuah adegan - yang menampilkan Pemeran Utama film tersebut digantung lalu dibakar - terjadi kesalahan fatal yang mengakibatkan kebakaran besar di pabrik tersebut. Semua orang melarikan diri, tetapi lupa menyelamatkan Pemeran Utama film yang sedang tergantung. Akibatnya sang Pemeran Utama pun tewas dalam kebakaran tersebut.

Sejak kejadian itu - menurut kabar burung - arwah sang Pemeran Utama gentayangan di dalam pabrik dan menuntut balas siapa saja yang ada di pabrik tersebut. Karena kuatir menjadi korban dari arwah tersebut, maka para pekerja tidak berani bekerja di pabrik itu lagi. Alhasil, pabrik pun tutup beberapa hari setelah kejadian tersebut.

Tiga tahun kemudian, Rumah Produksi yang dulu memproduksi The Door berniat menuntaskan film tersebut. Selain karena tanggung jawab moral terhadap publik (lantaran film tersebut telah dipublikasikan cukup gencar), Rumah Produksi berharap dengan penuntasan shooting film The Door, maka Arwah sang Pemeran Utama dapat tenang dan tidak mengganggu orang lagi.

Maka proses shooting pun dimulai dengan mengulang bagian saat sang Pemeran Utama digantung dan dibakar. Yang berada di lokasi shooting adalah Pencatat Adegan, Pemeran Utama dan Asisten Sutradara, 3 orang staf stasiun televisi (Reporter, Kameramen, dan Sound-Man), serta Sopir dan Anaknya. Total ada 8 orang.

Sebelum shooting dilakukan, Pencatat Adegan pergi membeli makan malam. Tetapi dia tidak pulang-pulang. Lalu terdengarlah suara wanita menyanyi, dan dimulailah kengerian tanpa henti di malam itu. Satu persatu orang yang ada di dalam pabrik tewas dengan cara yang sadis. Yang masih hidup berusaha melarikan diri, tetapi tidak bisa keluar dari pabrik.Akhirnya mereka memiliki menghadapi teror dengan segala kemampuan mereka.

Benarkah pelakunya adalah Arwah Pemeran Utama film yang tewas 3 tahun lalu? Atau ada orang yang sengaja membunuh mereka?

Sepertinya sebuah film yang menarik, bukan?

Keliru.

Justru sebaliknya : Film ini merupakan film yang buruk sekali. Semuanya serba tanggung dan terkesan dibuat tanpa perhitungan yang matang. Hal ini terasa sekali dengan perubahan "intonasi" yang terus-menerus terjadi sepanjang film sehingga menimbulkan kesan tidak konsisten dan dibuat dengan sangat terburu-buru. Di awal-awal, film ini dibuat dengan teknik "Found Footage Video", tetapi kemudian berubah menjadi normal (mungkin karena Sutradara baru sadar kalau ada beberapa bagian film yang tidak mungkin dibuat dengan teknik itu karena dapat merusak kejutan di film).

Keseluruhan cerita pun dibuat dengan plot yang sangat tidak masuk akal. Belum lagi ditambah dengan adegan-adegan "flashback" yang terlalu dipaksakan, sehingga merusak imajinasi dan "nalar" penonton.

Bayangkan saja : Bagaimana mungkin seseorang dapat berpindah tempat dengan sedemikian cepat dari satu bagian pabrik ke bagian yang lain tanpa suara dan tanpa terlihat orang lain? Lalu bagaimana pun mobil yang tadinya terparkir di luar pabrik, tiba-tiba bisa masuk ke dalam pabrik? Untuk bisa menjawab pertanyaan itu, maka Sutradara pun "menyisipkan" adegan flashback yang menjelaskan hal itu.

Namun semua penjelasan itu nantikan akan menjadi mubazir dan sia-sia setelah Anda menonton bagian akhir film ini. Dijamin, Anda akan menggerutu, mengunyah-ngunyah kertas, jedukin kepala ke tembok, sambil meracau, "Ngapain capek-capek mikir kalau akhir filmnya bakal seperti ini?"

Buat Anda yang menyukai film horor maupun thriller-psikologi, film ini adalah film yang sangat mengecewakan, meski sebenarnya punya konsep cerita yang sangat baik. Ketegangan yang sudah dibangun sejak awal film menjadi sangat mubazir dan jadi terkesan terlalu dipaksakan. Meski memang di akhir cerita menjadi jelas dan masuk akal, namun jika kita bicara film ini secara keseluruhan, The Door masuk kategori film yang buruk.

Jika Anda hanya mencari hiburan tanpa perlu banyak mikir (yang penting asyik nonton film penuh kejutan), film ini bisa masuk kategori "OK-lah.....". Tetapi jika Anda penonton yang sangat "Smart" dan mencari tontonan yang "smart" pula, jangan habiskan waktu Anda menonton film ini.



OlderStories Home